Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Efektifitas Pendidikan Kesehatan dengan Video Informatif terhadap Perilaku Proteksi Covid-19 pada Penderita HIV-AIDS Susmiati Susmiati; Indah Jayani; Wahyu Sukma Samudera
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.948

Abstract

Populasi HIV-AIDS merupakan salah satu kelompok rentan pada pandemi covid-19. Perilaku pencegahan yang tidak tepat dan tidak konsisten beresiko tinggi terhadap penularan covid-19. Upaya peningkatan pengetahuan ditingkatkan agar perilaku proteksi terhadap penularan covid-9 positif. Video informatif merupakan media yang yang cukup inovatif dan menarik yang dapat digunakan sebagai edukasi kesehatan terutama dalam pandemi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengunakan media video informatif terhadap perilaku proteksi covid-19 pada penderita HIV-AIDS. Desain penelitian adalah pra eksperimen dengan pendekatan crossectional menggunakan satu kelompok perlakuan yang diukur pada pre dan post intervensi. Sampel pada penelitian ini adalah 34 penderita HIV-AIDS di wilayah Kediri yang diambil menggunakan teknik purpossive sampling. Pengumpulan data dilakukan setelah pengurusan perizinan ke Dinas Kesehatan Kota Kediri kemudian ke komunitas dukungan sebaya Orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Data dikumpulkan setelah penderita HIV-AIDS menandatangani informed consent dan menandatangani surat persetujuan responden Analisa data menggunakan uji wilcoxon didapatkan Asymp Sig (2-tailed) bernilai 0,000 < α=0,005 (z=-5.353b). Dapat disimpulkan ada perbedaan perilaku proteksi covid-19 pada penderita HIV/AIDS di wilayah Kediri anta
Differences in the Effectiveness of Giving Carrot and Red Ginger Juice Against Menstrual Pain in Adolescents Eva Dwi Ramayanti; Arif Nurma Etika; Indah Jayani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v2i4.161

Abstract

Dysmenorrhoea is menstrual pain which is characterized by lower abdominal pain that occurs before menstruation and during menstruation. Dysmenorrhoea if not treated immediately will affect the mental and physical function of the individual, so it must be treated immediately with pharmacological or non-pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy, namely herbal treatments such as carrot juice and red ginger cooking water. Carrots contain beta carotene and vitamin E which can reduce the increased production of prostaglandin hormones. Meanwhile, red ginger contains the chemical gingerol which can block prostaglandins so that it can reduce menstrual pain. The purpose of this study was to determine the difference in the effectiveness of giving carrot juice and red ginger to menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescents. Pre-experimental research design of two groups pre test-post test. Data collection tool with pain scale questionnaire. Data analysis was performed univariate with frequency distribution and bivariate with Wilcoxon test with computerized assistance. The sample in this study were 36 respondents who were taken using purposive sampling. The group giving red ginger boiled water was more effective in dealing with menstrual pain in adolescents than giving carrot juice.
Differences in the Effectiveness of Giving Carrot and Red Ginger Juice Against Menstrual Pain in Adolescents Eva Dwi Ramayanti; Arif Nurma Etika; Indah Jayani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v2i4.161

Abstract

Dysmenorrhoea is menstrual pain which is characterized by lower abdominal pain that occurs before menstruation and during menstruation. Dysmenorrhoea if not treated immediately will affect the mental and physical function of the individual, so it must be treated immediately with pharmacological or non-pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy, namely herbal treatments such as carrot juice and red ginger cooking water. Carrots contain beta carotene and vitamin E which can reduce the increased production of prostaglandin hormones. Meanwhile, red ginger contains the chemical gingerol which can block prostaglandins so that it can reduce menstrual pain. The purpose of this study was to determine the difference in the effectiveness of giving carrot juice and red ginger to menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescents. Pre-experimental research design of two groups pre test-post test. Data collection tool with pain scale questionnaire. Data analysis was performed univariate with frequency distribution and bivariate with Wilcoxon test with computerized assistance. The sample in this study were 36 respondents who were taken using purposive sampling. The group giving red ginger boiled water was more effective in dealing with menstrual pain in adolescents than giving carrot juice.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan dengan Video Informatif terhadap Perilaku Proteksi Covid-19 pada Penderita HIV-AIDS Susmiati Susmiati; Indah Jayani; Wahyu Sukma Samudera
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.948

Abstract

Populasi HIV-AIDS merupakan salah satu kelompok rentan pada pandemi covid-19. Perilaku pencegahan yang tidak tepat dan tidak konsisten beresiko tinggi terhadap penularan covid-19. Upaya peningkatan pengetahuan ditingkatkan agar perilaku proteksi terhadap penularan covid-9 positif. Video informatif merupakan media yang yang cukup inovatif dan menarik yang dapat digunakan sebagai edukasi kesehatan terutama dalam pandemi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengunakan media video informatif terhadap perilaku proteksi covid-19 pada penderita HIV-AIDS. Desain penelitian adalah pra eksperimen dengan pendekatan crossectional menggunakan satu kelompok perlakuan yang diukur pada pre dan post intervensi. Sampel pada penelitian ini adalah 34 penderita HIV-AIDS di wilayah Kediri yang diambil menggunakan teknik purpossive sampling. Pengumpulan data dilakukan setelah pengurusan perizinan ke Dinas Kesehatan Kota Kediri kemudian ke komunitas dukungan sebaya Orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Data dikumpulkan setelah penderita HIV-AIDS menandatangani informed consent dan menandatangani surat persetujuan responden Analisa data menggunakan uji wilcoxon didapatkan Asymp Sig (2-tailed) bernilai 0,000 < α=0,005 (z=-5.353b). Dapat disimpulkan ada perbedaan perilaku proteksi covid-19 pada penderita HIV/AIDS di wilayah Kediri anta