Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Covid-19 dengan Kepatuhan Melaksanakan 3M Utari Maulina; Maulida Nurfazriah Oktaviana; Sumarman Sumarman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 2 (2022): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i2.158

Abstract

Perilaku adalah semua manifestasi biologis individu dalam berinteraksi dengan lingkungan, mulai dari perilaku yang paling terlihat hingga yang tidak terlihat, dari yang dirasakan hingga yang tidak dirasakan. Desa tentang perilaku pencegahan COVID-19 dengan metode 3m (memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas). Hasil penelitian dilakukan terhadap 94 responden pada Juli 2021 di Dusun Karangharjo RT 02 RW 07 Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore Banyuwangi. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner setelah data terkumpul peneliti membahas tentang perilaku masyarakat terkait COVID-19 dengan menerapkan perilaku 3m di Dusun Karangharjo RT 01 RW 07 Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore Banyuwangi dan pada tabel 4.6 menunjukkan bahwa 94 responden dalam sebaran frekuensi tingkat perilaku masyarakat Dalam pencegahan COVID-19, hasilnya berkategori baik (58,8%) sebanyak 56 warga, berkategori buruk (41,2%). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti mengenai Deskripsi Perilaku Masyarakat Dalam Melaksanakan Pencegahan Covid-19 Dengan Metode 3M, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Gambaran Perilaku Masyarakat Dalam Melaksanakan Pencegahan Covid-19 Dengan Menerapkan Metode 3M dikategorikan baik, ada 56 warga (58,8%).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Body Shaming pada Remaja Citra Ashara Supraba; Maulida Nurfazriah Oktaviana; Rizki Yulia Purwitaningtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 2 (2022): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i2.170

Abstract

Perlakuan body shaming merupakan suatu hal dialami individu ketika kekurangan di pandang sebagai sesuatu yang negatif oleh orang lain dari bentuk tubuhnya. Hal ini merupakan kekerasan verbal karena ucapan yang menyakitkan atau tidak menyenangkan dari orang lain seperti dipermalukan di depan public yang berdampak gangguan psikis pada korban body shamingBerdasarkan hasil penelitian dari 50 siswa dan siswi yang menjadi responden, yang mengalami body shaming sangat tinggi 1 siswa (2%), mengalami body shaming tinggi 33 siswa (66%) dan yang mengalami body shaming sedang 16 siswa (32%), sedangkan yang mengalami kecemasan sangat berat sebanyak 38 siswa (76%), mengalami kecemasan berat dengan persentase (24%). 3 siswa diantaranya mengalami stres sangat berat 12 siswa (6%), mengalami stress berat 19 siswa (38%), mengalami stres sedang 27 (54%), mengalami stres ringan 1 siswa (2%) dan 13 (26%) siswa diantaranya mempunyai kepercayaan diri sangat tinggi, 37 (74%) Siswa mempunyai kepercayaan diri tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi kecemasan, tingkat stres, kepercayaan diri dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi body shaming pada remaja. Pada penelitian ini jumlah responden sebanyak 50 orang dan pengambilan sampel metode total sampling dengan instrumen berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden. Dari hasil analisa data chi-Square dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kecemasan dengan body shaming, tidak ada hubungan antara tingkat stres dan kepercayaan diri dengan body shaming.Saran untuk penelitian selanjutnya dapat menganalisis faktor lainnya yang berhubungan dengan body shaming pada remaja.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang ASI Eksklusif dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi di Dusun Tlogosari Desa Jambewangi Maulida Nurfazriah Oktaviana; Sayektiningsih Sayektiningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 7 No 1 (2020): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.919 KB) | DOI: 10.55500/jikr.v7i1.94

Abstract

Pemberian ASI berarti memberikan zat-zat gizi yang bernilai gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan syaraf dan otak, memberikan zat-zat kekebalan terhadap beberapa penyakit dan mewujudkan ikatan emosional antara ibu dan bayinya. Tujuan penelitian ini yaitu bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang ASI Ekslusif dengan pemberian ASI Ekslusif pada bayi.Metode dalam penelitian ini menggunakan desain korelasional cross sectional design untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu menyusui dengan pemberian ASI pada bayinya dengan memakai simple random sampling pada anggota KP-ASI di Dusun Tlogosari sebanyak 42 orang. Analisis bivariat untuk mengetahui hubungan kedua variabel independent dan dpendent dengan menggunakan uji chi square. Hasil analisis yang didapatkan nilai p value 0,040 lebih kecil dari α = 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini bermakna bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian ASI di Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kab. Banyuwangi. Penelitian ini diharapkan mampu membangkitkan semangat ibu-ibu menyusui untuk senantiasa memberikan ASI secara eksklusif pada anaknya.
Kesadaran dan Sikap Santri dalam Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Nadia Azkal Uyun; Firdawsyi Nuzula; Maulida Nurfazriah Oktaviana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14123

Abstract

The Covid-19 pandemic is a health problem that has received special attention from the government. The pesantren environment is one of the areas of concern in the spread of the Covid-19 virus because daily activities are carried out in groups. Breaking the chain of transmission of Covid-19 can be prevented with high awareness and a positive attitude in implementing health protocols. So research is needed that aims to analyze the relationship between awareness and attitudes of students with the implementation of the Covid-19 health protocol at the Manbaul Ulum Berasan Muncar Islamic Boarding School, Banyuwangi. This study used a cross-sectional design involving 130 respondents selected by simple random sampling technique, in May 2022. Data was collected by filling out a questionnaire. The results of the analysis show a p value of 0.000, both for awareness and attitude factors. It was concluded that awareness and attitude are related to the implementation of health protocols by the students.Keywords: Covid-19; health protocol; attitude; awareness ABSTRAK Pandemi Covid-19 menjadi masalah kesehatan yang mendapat perhatian khusus oleh pemerintah. Lingkungan pesantren menjadi salah satu atensi dalam penyebaran virus Covid-19 karena aktivitas setiap hari dilakukan secara berkelompok. Pemutusan rantai penularan Covid-19 dapat dicegah dengan kesadaran yang tinggi dan sikap yang positif dalam penerapan protokol kesehatan. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran dan sikap santri dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Berasan Muncar Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional yang melibatkan 130 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling, pada bulan Mei 2022. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner, lalu dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p 0,000, baik untuk faktor kesadaran maupun sikap. Disimpulkan bahwa kesadaran dan sikap berhubungan dengan penerapan protokol kesehatan oleh para santri.Kata kunci: Covid-19; protokol kesehatan; sikap; kesadaran
Hubungan Penerapan Vulva Hygiene dengan Insiden Keputihan pada Remaja Putri Gema Ellvina Dwi Ahmadi; Maulida Nurfazriah Oktaviana; Siswoto Hadi Prayitno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 10 No 1 (2023): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v10i1.179

Abstract

Masalah yang sekarang terjadi pada wanita dalam kesehatan reproduksinya salah satu nya adalah keputihan. Remaja sering kali beranggapan kalau keputihan merupakan hal yang wajar. Keputihan dikatakan tidak normal jika disertai dengan perubahan warna serta jumlah yang tidak normal. Keluhannya disertai dengan gatal dan nyeri bagian punggung bawah. Dampak dari keputihan bisa mengakibatkan bau tidak sedap dan infeksi pada organ genetalia. Peneliti ini bertujuan untuk menganalis hubungan penerapan vulva hygiene dengan insiden keputihan pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian secara cross-sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling pada remaja putri sejumlah 70 responden. Data diperoleh menggunakan kuesioner dengan uji chi-square. Hasil uji .000<0,05, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara penerapan vulva hygiene dengan insiden keputihan pada remaja putri. Penerapan vulva hygiene menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya keputihan. Vulva hygiene dengan benar sangat berpengaruh dalam kebersihan alat reproduksi pada wanita karena vulva merupakan organ kelamin bagian luar, secara otomatis kebersihan akan berpengaruh pada kondisi organ kelamin bagian dalam. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan vulva hygiene dengan insiden keputihan pada remaja putri kelas XI. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang penerapan vulva hygiene dengan baik dan benar sehingga dapat mencegah terjadinya keputihan.
Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Baru Keperawatan Firdawsyi Nuzula; Maulida Nurfazriah Oktaviana
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Vol.3 No.2, April 2023
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v3i2.231

Abstract

Status darurat bencana pandemi covid-19 di Indonesia terhitung mulai Maret 2020. Protokol kesehatan yang disosialisasikan meliputi social distancing, physycal distancing, gerakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Upaya ini  dilakukan  guna mengurangi mata rantai infeksi virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Tujuan dari PKM adalah 1) menambah  pengetahuan tentang protokol kesehatan, 2) meningkatkan keterampilan penerapan protokal kesehatan, 3) Memiliki keterampilan dalam pencegahan dan penyebaran covid-19. Metode pelatihan/workshop memberikan pendidikan kesehatan peningkatan pengetahuan, praktek langsung dalam aplikasi protokol kesehatan di normal era Sasaran PKM seluruh mahasiswa Semester satu Prodi D-III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida Krikilan. Hasil pengetahuan pre-test mahasiswa tentang protokol kesehatan rata-rata hasil didapatkan cukup 75%, pengetahuan post-test mahasiswa tentang protokol kesehatan baik 75%. Perilaku pencegahan pre-test mahasiswa tentang protokol kesehatan positif 70%, dan perilaku pencegahan post-test mahasiswa tentang protokol kesehatan positif 92%. Saran selanjutnya perlu adanya tindak lanjut dan monitoring perilaku mahasiswa terkait protokol kesehatan pencegahan 3M.
TRIGGER FACTORS OF LONG COVID (POST-COVID SYNDROME) Firdawsyi Nuzula; Maulida Nurfazriah Oktaviana
UNEJ e-Proceeding 2023: 5th International Agronursing Conference (5th IANC) In Conjunction with 1st International Post
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Coronavirus disease 2 (SARS-Cov-2) is still a significant concern for the world because of the problem of infectious diseases that can cause severe acute respiratory disease with or without symptoms to be life-threatening. Even though it can be cured, in some cases, prolonged, persistent symptoms will appear after Covid, or is called Long Covid. The occurrence of long Covid can be seen from the persistence of residual symptoms after an acute infection occurs for more than 4 weeks This study aims to identify the trigger factors for Long Covid. Methods: Research design with a cross-sectional design. The sample is all covid survivors with residual symptoms willing to complete a questionnaire on Google form of 122 samples. Results: The results of the bivariate analysis showed that the BMI factor variable had a value of p=0.750, many sequelae p=0.000, treatment p=0.046, early symptoms p=0.000, active smokers p=0.981, passive smokers p = 0.328, and comorbidities p = 0.052. The initial symptom variable is the most dominant precipitating factor compared to other variables where the logistic regression test obtains OR = 2.103. Discussion: Symptom variable had the most dominant influence compared to the other variables, namely the number of sequelae and treatment. Thus among the other variables, it can be concluded that the initial symptom variable has the most dominant influence on the occurrence of Long Covid. explains that someone infected with covid in the first week with many symptoms tends to be at risk of experiencing long Covid syndrome.
Game Online terhadap Minat dan Prestasi Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Nadia Yuliandra; Firdawsyi Nuzula; Maulida Nurfazriah Oktaviana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 10 No 2 (2023): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v10i2.200

Abstract

Penggunaan Game Online dapan memberikan dampak yang positif dan negative bagi siswa. Dengan berbagai kemudahan dan kecanggihan Game online dalam berbagai model permainan, fitur dan gambar yang menarik. Sebaliknya, jika para siswa tidak bisa mengngontrol penggunaan dalam bermain game online akan menyebabkan kecanduan da dampak buruk bagi dirinya, salah satunya adalah bisa mempengaruhi minat belajar dan prestasi belajar pada siswa tersebut. Metode yang digunakan adalah metode analitik korelatik melalui pendekatan kuantitatif dengan rencana cross sectional. Populasi pada penelitian iadalah sebanyak 106 anak beserta dengan orang tua, dan jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 53 responden, dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner tentang game online, minat belajar dan prestasi belajar. Teknik analisis yang digunakan adalah Spearman Rank. Berdasarkan hasil uji korelasi menggunakan Spearman Rank dengan bantuan SPSS didapatkan bahwa X1 tarif signifikan nilai (p) dengan angka 0,078 > 0,05 dan X2 tarif signifikan Sign.(2- tailed) sebesar 0,599 > 0,05. Yang berarti Ha ditolak dan H0 diterima yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan