Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberdayaan Petani di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda dalam Budidaya Sayuran Hidroponik Darwis Suleman; Ahmad Zaini; Prima Endang Susilowati; Dirvamena Boer
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v11i1.1140

Abstract

Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda merupakan salah satu daerah pemasok sayur untuk Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan. Selama ini petani bertanam sayur dengan mengandalkan musim hujan, namun karena perubahan iklim terkadang curah terlalu tinggi atau sebaliknya kekeringan sehingga penanaman sayuran terhambat. Metode yang digunakan untuk mengatasi kendala tersebut adalah melalui pelatihan tentang teknik budidaya tanaman secara hidroponik atau budidaya tanaman tanpa tanah. Pelatihan dilaksanakan di Balai Desa Pombulaa Jaya yang diikuti oleh 38 orang petani. Pelatihan dilakukan dalam bentuk presentasi dan dilanjutkan dengan diskusi dan demonstrasi tentang pembuatan instalasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan antusias petani untuk mengikuti pelatihan cukup tinggi karena belum ada institusi yang memberikan sosialisasi dan pelatihan tentang teknik budidaya tanaman secara hidroponik. Pelatihan ini meningkatkan pengetahuan petani tentang teknik budidaya tanaman secara hidroponik atau tanpa tanah, meningkatkan keterampilan petani tentang cara pembuatan instalasi hidroponik dan cara pembuatan larutan hara untuk tanaman hidroponik. Diharapkan teknik bertanam sayur secara hidroponik merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi kendala perubahan iklim yang dapat mengganggu aktifitas petani dalam budidaya tanaman sayur-sayuran.
POLIMORFISME PRIMER RAPD PADA TANAMAN JAMBU METE ASAL TIGA KABUPATEN DI SULAWESI TENGGARA Mirza Arsiaty Arsyad; I Irwan; Dirvamena Boer; Yuni Fitri Cahyaningsih; Siti Halimah Larekeng; I Iswanto
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v11i2.888

Abstract

Southeast Sulawesi is one of the largest producers of cashew commodities in Indonesia, which has an essential meaning in the world of trade. Determination of the polymorphism of a primer is the first step in conducting genetic diversity studies to obtain genetic information about a species. This study aims to determine the polymorphic RAPD primers to be used in the analysis of the genetic diversity of cashew in three districts in Southeast Sulawesi. The study used 20 RAPD primers to amplify cashew DNA samples and obtained three RAPD primers (OPA-15, OPP-08, and OPC-11 primers) which showed polymorphic bands in the DNA samples used. The three RAPD primers obtained have the potential to be used in genetic studies of cashew originating from Southeast Sulawesi.
PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) YANG DIBERI PUPUK KANDANG SAPI PADA LAHAN KERING MASAM Suleman Darwis; Suaib Suaib; Dirvamena Boer; Dewi Nurhayati Yusuf
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 3 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, SEPTEMBER 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i3.5435

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu sumber karbohidrat penting dan bahan baku industri. Saat ini produktifitas ubi jalar di Sulawesi Tenggara masih rendah, karena sebagian besar ubi jalar di tanam pada tanah yang kurang subur. Oleh karena itu, pemberian pembenah tanah menjadi solusi alternatif perbaikan tanah marjinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar. Penelitian dilaksanakan di lahan petani, Desa Sindang Kasih Kabupaten Konawe Selatan, mulai Maret sampai dengan Juli 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari: tanpa pupuk kandang sapi (kontrol), 2 t ha-1, 4 t ha-1, dan 6 t ha-1 pupuk kandang sapi. Pemberian pupuk kandang sapi 2 t ha-1 secara signifikan meningkatkan panjang batang, jumlah cabang, jumlah umbi layak jual tanaman-1, diameter umbi tanaman-1, panjang umbi tanaman-1, berat umbi tanaman-1, dan hasil umbi ha-1 dibandingkan kontrol, dengan hasil umbi tertinggi 14,54 t ha-1 dicapai pada perlakuan pupuk kandang sapi 4 t ha-1. Aplikasi pupuk kandang sapi 4 t ha-1 dan pupuk SP-36 sebagai pupuk dasar direkomendasikan kepada petani untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil ubi jalar di Sulawesi Tenggara.
Bimbingan teknis pembuatan bokashi berbasis komba-komba sebagai campuran media tanam budidaya sayuran untuk mewujudkan urban farming: Technical Guidance on bokashi production based on komba-komba as a mixed planting medium for vegetable cultivation to realize urban farming Andi Nurmas; Robiatul Adawiyah; Makmur Jaya Arma; Norma Arif; Sarawa Sarawa; Dirvamena Boer
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v2i2.5948

Abstract

Urban expansion has led to a significant decline in agricultural land and green open spaces. Urban farming emerges as an alternative approach by optimizing and managing limited open areas among urban structures. Urban farming initiatives conducted by the Flamboyan Dasawisma Group in Padaleu Village, Kambu District, Kendari City, provide green vegetables as a nutritional source, enhance environmental quality, and support efforts to mitigate the impacts of global warming. This Community Service Program (PKM) aims to improve community knowledge and skills while increasing awareness of the importance of utilizing household yard spaces to achieve family food security and environmental sustainability through urban farming practices. The program was implemented through educational outreach to community groups about the benefits and application of urban farming, followed by hands-on mentoring in establishing an urban farming garden as a demonstration model for the Padaleu Village community. The findings reveal a positive response from members of the Flamboyan Dasawisma Group, along with strong expectations for the program's continued support. This community service initiative is anticipated to provide tangible benefits to the local community, particularly the Flamboyan Dasawisma Group, by reducing household expenditures. Furthermore, community members demonstrated high enthusiasm for cultivating vegetables using the urban farming system.
Teknologi pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar air cucian beras pada tanaman sayuran organik di pekarangan: Technology for making liquid organic fertilizer (LOF) based on washed rice water for organic vegetable plants cultivation in the yard Andi Nurmas; Robiatul Adawiyah; Makmur Jaya Arma; Norma Arif; Sarawa Sarawa; Dirvamena Boer
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v1i3.4882

Abstract

The problems of members of the Manggarai Women’s Farmers Group in Padaleu Village, Kambu District, Kendari City are (1) so far no party has socialized the adverse effects of using inorganic fertilizers and the trend of public awareness of consuming organic food ingredients so that farmers are directed to use organic fertilizers. (2) the target audience has not received an explanation about LOF, including the basic ingredients, benefits, how to make it, and its application to vegetable plants in the yard. This activity aims to (1) Improve the knowledge of Women Farmer Group members about the adverse effects of using inorganic fertilizers, (2) Provide understanding to the community about using rice washing water as a basic ingredient for LOF, and (3) Increase knowledge about LOF methods, materials and applications. This activity begins with direct observation in the field to discover the problem and determine the method used in the activity—next, socialization with members of the Women’s Farmers Group. The method used is a combination of counseling and technical guidance as follows: (1) Socialization through delivering materials, lectures and discussions regarding the negative impacts of inorganic fertilizers used on humans, soil and the environment; the importance/benefits of LOF and what basic ingredients can be used in making LOF; and benefits of LOF, and (2) Making liquid organic fertilizer based on rice washing water with the help of EM-4 to be applied to organic vegetable plants in the yard. LOF is fermented for 2 weeks, resulting in a 60 L volume. Applying LOF based on rice washing water can increase the growth and yield of vegetable plants in the yard.