Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Kebebasan Berorganisasi Melalui Metode Card Sort pada Siswa Kelas V SDN 2 Kopang Tahun Pelajaran 2016/2017 Murdi Murdi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.752 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i1.239

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kenyataan bahwa masih rendahnya hasil  belajar mata pelajaran PKn pada siswa kelas V SDN 2 Kopang. Oleh karena itu guru di harapkan untuk mencoba suatu metode yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran yang memungkinkan dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa adalah metode Card Sort. Penelitian ini bertujuan untuk Hasil Belajar PKn Materi Kebebasan Berorganisasi dengan Metode Card Sort  pada Siswa Kelas V SDN 2 Kopang Tahun Pelajaran 2016/2017. Masalah utama yang ingin di jawab dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Kebebasan Berorganisasi dengan Metode Card Sort  pada Siswa Kelas V SDN 2 Kopang Tahun Pelajaran 2016/2017?. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode Card Sort. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Kopang tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah ssiswa 19 orang terdiri atas 9 laki dan 10 perempuan. Data penelitian ini di ambil melalui pemberian tes formatif untuk mengetahui hasil belajar siswa, dengan materi pokok memahami kebebasan berorganisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di peroleh bahwa dengan menggunakan metode Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas V SDN 2 Kopang tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini di tunjukkan dari ketuntasan belajar siswa. Jumlah siswa yang mencapai nilai KKM pada siklus I sebanyak 10 siswa (52,6%),dan siklus II sebanyak 18 siswa (94,73%). Sedangkan pencapaian nilai rata-rata kelas pada siklus I adalah 71,66, pada siklus II adalah 88,0. Mencermmati  hasil penelitian tersebut maka metode card sort dappat dijadikan sebagai salah satu  refrensi dalam pembelajaran PKn sesuai dengan materi yang akan diajarkan
Perancangan Sistem Monitoring Arus dan Tegangan Listrik Rumah Tangga Berbasis ESP32 Murdi Murdi; Dwi Sari Ida Aflaha
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Juli Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v4i3.6671

Abstract

This study aims to design and implement a household electrical current and voltage monitoring system based on the ESP32 microcontroller. The system integrates an ACS712 current sensor and a ZMPT101B voltage sensor to acquire electrical parameters, while the ESP32 processes the sensor data and displays the results through an LCD and an Internet of Things (IoT) platform, ThingSpeak, for remote monitoring. An experimental quantitative approach was used. The system was tested by comparing sensor measurements with a Sanwa CD800a digital multimeter under household electrical load conditions. Measurement error was calculated from the absolute difference between sensor and multimeter readings relative to the multimeter value. The voltage test consisted of ten measurements and produced an average error of 3.82%, with the highest error of 13.64% and the lowest of 0.90%. The current test consisted of fifteen measurements using 100 W, 133 W, and 300 W loads and produced an average error of 6.30%, with the highest error of 11.11% and the lowest of 2.21%. Calculated power ranged from 85.72 W to 285.02 W and increased consistently with the applied load. The integrated system successfully displayed local measurements and transmitted data through IoT, with a response time of approximately 1–3 seconds. These findings indicate that the developed prototype can provide real-time household electrical monitoring with practical measurement performance, while further sensor calibration is recommended to improve accuracy.