Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KOTA KENDARI Nur Intan; Abdul Kadir; Rahman Tandi
Journal Publicuho Vol 2, No 4 (2019): November - January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.786 KB) | DOI: 10.35817/jpu.v2i4.9933

Abstract

This study used a descriptive qualitative research method with the technique of determining informants by purposive sampling. The technique of data collection is done by collecting primary data (interviews and observations) and collecting secondary data (literature studies and documentation). While the data analysis technique uses qualitative data analysis techniques.The results of this study indicate that the current waste management strategy at the Kendari City Environment and Forestry Service is quite maximal in overcoming waste generation. This can be seen from the strategic planning carried out by the Kendari City Environment and Forestry Service in the implementation of being able to increase the waste reduction target in carrying out its vision and mission of realizing Kendari which is clean and beautiful. While for operational planning at the Kendari City Environment and Forestry Service, it is still not optimal, it is faced with a related obstacle, namely the lack of technical staff available in their respective fields. This lack of a workforce can result in increasing volumes of waste every day because the population is not proportional to the number of employees, especially workers who handle the waste.
EKSISTENSI LEMBAGA ADAT WAPULAKA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH Ayusni Ayusni; Jabal Nur; Nur Intan; Heryanti Heryanti
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Volume 12, Issue 1, February 2023
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v12i1.1548

Abstract

This study aims to determine the existence and the role of Wapulaka Customary Institution in settling land disputes in Bahari Village, Sampolawa District, South Buton Regency. This study is a normative empirical research with field research taking place in Bahari I, II and III villages also known as Wapulaka villages through observation and interview methods. The results of study indicate that in settling community land disputes, the existence of Wapulaka customary institutions is still significant, especially in assisting the village government. The role of functionaries of traditional institutions determines a successful dispute resolution where the Sara Adati Wapulaka is the reference. The settlement of land disputes is carried out by Wapulaka customary institutions through deliberations where Sara Adati Wapulaka acts as a mediator so that the disputing parties can reach an agreement and peace.
EKSISTENSI LEMBAGA ADAT WAPULAKA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH Ayusni Ayusni; Jabal Nur; Nur Intan; Heryanti Heryanti
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 12 No 1 (2023): Volume 12, Issue 1, February 2023
Publisher : Laboratory of Anthropology Department of Cultural Science Faculty of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v12i1.1548

Abstract

This study aims to determine the existence and the role of Wapulaka Customary Institution in settling land disputes in Bahari Village, Sampolawa District, South Buton Regency. This study is a normative empirical research with field research taking place in Bahari I, II and III villages also known as Wapulaka villages through observation and interview methods. The results of study indicate that in settling community land disputes, the existence of Wapulaka customary institutions is still significant, especially in assisting the village government. The role of functionaries of traditional institutions determines a successful dispute resolution where the Sara Adati Wapulaka is the reference. The settlement of land disputes is carried out by Wapulaka customary institutions through deliberations where Sara Adati Wapulaka acts as a mediator so that the disputing parties can reach an agreement and peace.
Sosialisasi Hukum Tentang Hak Pilih Sebagai Hak Fundamental: Menumbuhkan Kesadaran Kritis Pemilih Pemula La Ode Muhammad Taufiq Afoeli; Fuad Nur; Risman Setiawan; Lade Sirjon; La Ode Muhamad Sulihin; Jumiati Ukkas; Nur Intan; Isnayanti; Yan Fathahillah Purnama; Muhammad Ramadhan Kiro; Lapatuju; La Ode Muhammad Saleh Saputra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/g8q4qe43

Abstract

Kegiatan sosialisasi hukum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan menumbuhkan kesadaran kritis pemilih pemula di SMA Negeri 10 Kendari mengenai hak pilih sebagai hak fundamental dalam pemilihan umum termasuk pada pemilihan kepala daerah. Pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi Indonesia, namun seringkali menghadapi tantangan seperti kurangnya pengetahuan tentang proses pemilu dan kerentanan terhadap manipulasi politik. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan sosialisasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta sosialisasi. Sosialisasi ini tidak hanya berhasil mengedukasi siswa tentang hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model untuk meningkatkan kesadaran politik pemilih pemula di wilayah lain.
PENINGKATAN PEMAHAMAN HUKUM MASYARAKAT DALAM PENETAPAN BATAS TANAH DI KELURAHAN LALODATI Rahman Hasima; Sahrina Safiuddin; Heryanti Heryanti; Muh. Jufri Dewa; Nur Intan; Fitriah Faisal
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penetapan batas tanah di Kelurahan Lalodati terjadi karena belum sepenuhnya memahami prosedur penetapan batas tanah, kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai penetapan batas tanah, kurangnya kesadaran para pihak yang berkepentingan dalam penetapan batas tanah, dan banyak terjadi sengketa dalam penetapan batas tanah.Penyuluhan hukum ini dilaksanakan di Desa Taruna Kabupaten Aceh Barat. Tujuannnya adalah meningkatkan pemahaman hukum masyarakat dalam penetapan batas tanah di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari sehingga dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah. Metode yang digunakan selama proses kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi: metode ceramah dipilih untuk memberikan penjelasan langsung mengenai materi penyuluhan hukum terkait dengan peningkatan pemahaman hukum masyarakat dalam penetapan batas tanah, dan metode tanya jawab yang memungkinkan masyarakat menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang materi penyuluhan.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan hukum di Kelurahan Lalodati dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari terkait dengan penetapan batas tanah sehingga masyarakat yang dirugikan dengan masalah penetapan batas tanah dapat menempuh jalur hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ditunjukkan dengan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan hukum dari awal sampai akhir mengenai penetapan batas tanah yang ditujukan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta pada sesi tanya jawab.