Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDIO TUTORIAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS HASIL BELAJAR PAI DI MAN SUNGAI LUENG Nurbaiti; Muhaini; Lathifah Hanum
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model pembelajaran audio tutorial dalam meningkatkan kualitas hasil belajar PAI di MAN Sungai Lueng dan model pembelajaran audio tutorial terhadap kualitas hasil belajar PAI di MAN Sungai Lueng. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian metode campuran (mixed method). Penelitian mixed method (metode campuran) berfokus pada pengumpulan dan analisis data serta memadukan antara data kuantitatif dan data kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah guru PAI dan siswa yang berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan wawancara. Teknik analisis data kualitatatif yaitu memberikan gambaran hasil wawancara, sedangkan analisis data kuantitatif memberikan gambaran hasil penyebaran angket setelah di analisis. Kesimpulan dari penelitian ini antara lain:1) Terdapat pengaruh secara signifikan antara penerapan model pembelajaranaudio tutorial (X) terhadap peningkatan kualitas hasil belajar PAI di MAN Sungai Lueng (Y) secara signifikan sangat tinggi. Dari hasil penelitian dengan menggunakan penyebaran angket maka jika dianalisis yaitu hasil t hitung berjumlah 0, 89 sedangkan t tabel 0, 683 artinya angka tersebut memiliki pengaruh sangat tinggi. 2) Penerapan model pembelajaran audio tutorial pada proses pembelajaran bidang studi PAI di MAN Sungai Lueng sudah berjalan sesuai dengan prosedur. Hal ini terbukti dengan meningkatnya kualitas hasil belajar siswa pada bidang studi PAI dibandingkan cara guru mengajar menggunakan metode ceramah atau lainnya
Institutionalizing Kindness as a Systemic Value in Acehnese Madrasahs: A Bourdieusian Analysis of Religious Cultural Reconstruction Lathifah Hanum; Nur Asma; Saidatul Khairiah; Winda Novianti
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.8275

Abstract

This qualitative case study investigated how Acehnese madrasahs systemically cultivate kindness (rahmah) through religious-cultural practices, bridging gaps between individual virtue ethics and institutional habituation in Islamic education. Data from observations, interviews, and document analysis across three madrasahs in Langsa, Aceh, reveal four key mechanisms: (1) the 5S framework (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) routinizing empathetic interactions; (2) ritualized practices (e.g., congregational prayers, Quranic recitation) as moral rehearsals; (3) student-led community service fostering peer mentorship; and (4) Sharia-aligned policies embedding kindness in governance. These mechanisms form an embodied pedagogy where kindness transitions from abstract ideal to habitual behavior via repetition, teacher modeling, and cultural reinforcement. The study integrated Bourdieu’s habitus (embodied dispositions) and Lickona’s moral knowing-feeling-doing framework, demonstrating their synergy with Islamic epistemologies such as Sunnah-based rituals and maqasid al-shariah (objectives of divine law). While challenges like ritualism persist, reflective practices and peer accountability mitigate superficial compliance. The research offered a scalable model for institutionalizing kindness in Islamic education, emphasizing contextually rooted, policy-practice coherence. Thus, this study contributes to both theoretical discourse and practical application by demonstrating how culturally grounded, systemic approaches within Aceh’s Sharia-based context can effectively translate abstract ethical principles into tangible, lived expressions of virtue. 
Strengthening the Role of PKK Members in Maintaining Family Health in Jomblangan Village Ai Sumirah Setiawati; Ratri Ciptaningtyas; Sri Panca Setyawati; Kurnia Indriyanti Purnama Sari; Lina Maulidiana; Marina Pakaya; Lathifah Hanum; Bambang Sugiharto; Widhiya Ninsiana; Lilik Yulianingsih
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mtvz8z78

Abstract

The role of PKK members is crucial in promoting health at the family and community levels in Indonesia. This community service project aimed to strengthen the role of 17 PKK members in Jomblangan Village through structured health education and empowerment training. Utilizing a participatory action approach, the program focused on five thematic areas: balanced nutrition, stunting prevention, hygiene and sanitation, maternal and child health, and home-based first aid. Data were collected through pre- and post-tests, observation, and focus group discussions. The average knowledge score increased by 29%, and participants demonstrated behavioral changes such as improved dietary practices, regular growth monitoring, and proper hygiene habits. Qualitative data also revealed enhanced motivation and willingness to share knowledge within the community. The findings confirm that PKK members, when equipped with appropriate knowledge and skills, can become effective grassroots health promoters. The program proved effective, acceptable, and replicable, providing a scalable model for similar communities. Continuous mentoring and digital engagement are recommended for long-term sustainability.