Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi Usaha Kecil Untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan Di Desa Puntik Tengah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Dewi Maharani; Ikhwatun Hasanah
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Ihsan (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v2i1.5144

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang unsur penunjang dan penggerak perekonomiannya dari usaha kecil. Usaha kecil merupakan usaha yang banyak dijalankan oleh masyarakat. Sebagian besar usaha yang dibangun  untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pemerintah Indonesia dengan berbagai kebijakan ekonomi berusaha mengembangkan dan memberdayakan usaha kecil sebagai salah satu penopang perekonomian secara nasional, menyediakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai wirausaha.
Pengembangan Media Interaktif Berbasis Videoscribe Terhadap Pemahaman Literasi Keuangan untuk Anak TK Aisyiah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin Noor Baiti; Ikhwatun Hasanah
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/prymerly.v6i1.2179

Abstract

In this era of globalization, the development of science and technology is growing rapidly in education. One of them is the development of learning media. This study aims to develop video scribe media which is audio, visual and motion media that is interactive and can attract children's attention in understanding learning. This media is shown to provide an understanding of financial literacy to children from an early age. Where financial literacy education is important for early childhood so that they are accustomed to managing finances well in the future. In Indonesia, financial literacy education is still quite low, both in the family and at school. Financial literacy is part of accounting. Many people think that it is difficult to understand, especially for early childhood. Therefore this research was developed as a solution to provide a deeper understanding for young children of financial literacy through video scribe media. This research uses Research & Development (R&D) research from Sivasailam Thiagarajan called 4-D namely Define, Design, Develop and Dissemination. The research subject was Kindergarten in Anjir Muara District, Barito Kuala Regency. The result of the research is the compilation of video scribe media. This media can be used to make it easier for teachers and children to understand financial literacy. Children are able to manage and manage money, save on the use of goods and energy, and make wise decisions as priorities for fulfilling needs.
MITIGASI USAHA INDUSTRI KREATIF DAN PELAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL MENENGAH (SAK EMKM) Ikhwatun Hasanah; Lisda Aisyah; Masrina; Pahriati
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini diinisiasi untuk mengatasi tantangan fundamental yang dihadapi oleh pelaku industri kreatif di Indonesia, yaitu kurangnya pemahaman tentang manajemen risiko dan akuntabilitas pelaporan keuangan. Tahap awal kegiatan ini difokuskan pada sosialisasi edukasi yang komprehensif, khususnya terkait Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Tujuannya adalah membangun fondasi pengetahuan yang kuat agar peserta memahami urgensi mitigasi risiko serta pentingnya penyusunan laporan keuangan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan edukatif partisipatif, program ini berhasil menumbuhkan kesadaran bahwa tata kelola keuangan yang baik adalah kunci keberlanjutan bisnis. Dengan mengadopsi pelaporan keuangan yang akuntabel dan terstandardisasi, para pelaku usaha akan memiliki landasan yang jauh lebih kokoh untuk mengakses permodalan dari lembaga keuangan, menjalin kemitraan strategis, dan mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan ekosistem industri kreatif yang lebih sehat, berdaya saing tinggi, dan inovatif di seluruh Indonesia.