Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS DAN UKURAN DEWAN DIREKSI TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA) Kartika Dewi Sri Susilowati; Triesti Candrawati; Aang Afandi
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 4, No 2 (2018): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4958.103 KB) | DOI: 10.31328/jim.v4i2.560

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan ukuran dewan direksi pada pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Sampel sejumlah 17 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2014 dan 2015 dengan kriteria selalu mempublikasikan laporan keuangannya, selalu melaporkan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dan selalu memiliki keuntungan selama periode observasi. Dengan menggunakan analisis Partial Least Square (PLS) menggunakan PLS Smart Software, hasilnya menunjukkan pengaruh yang signifikan dari Ukuran terhadap CSR. Dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,292 dan positif, dapat dikatakan semakin besar ukuran perusahaan semakin tinggi pula CSR. Analisis juga menunjukkan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara ROA pada CSR. Dengan nilai koefisien jalur positif sebesar 0,471, dapat diartikan bahwa peningkatan ROA juga akan meningkatkan CSR. Begitu juga sebaliknya, jika ROA rendah, maka akan menyebabkan CSR ikut menurun. Di sisi lain, tidak ada pengaruh yang signifikan antara jumlah Direksi terhadap CSR. Dengan nilai positif dari koefisien jalur untuk 0162, dapat diartikan bahwa peningkatan dalam ukuran Dewan Direksi juga akan meningkatkan CSR. Analisis PLS juga menunjukkan bahwa ROA, Ukuran dan DK memiliki pengaruh pada CSR dengan daya prediksi keseluruhan model untuk 0,435, atau 43,5%, sedangkan 56,5% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak termasuk dalam persamaan model. Kata Kunci: CSR, ROA, Direksi.
Pendampingan Penguatan UMKM Aneka Keripik Desa Tulusbesar Dengan Diversifikasi Produk, Kemasan Premium, dan Pemasaran Online Untuk Daya Saing Ludfi Djajanto; Diana Nurindrasari; Rokhimatul Wakhidah; Yulis Nurul ‘Aini; Triesti Candrawati; Andi Asdani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak Melalui Integrasi Program Pengabdian dan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor ekonomi terpenting yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja di desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang. Obyek pengabdian kepada masyarakat ini adalah UMKM Aneka keripik desa Tulusbesar. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM Aneka keripik ini antara lain yaitu: (1) dari aspek bidang produksi terkait proses produksinya secara manual, belum ada penerapan IPTEK. (2) dari aspek bidang manajemen menyangkut masih menerapkan manajemen tradisional. (3) dari aspek manajemen pemasaran terkait dengan pengemasan yang sangat sederhana dan tanpa disertai merk. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan metode partisipatif. Solusi yang diberikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan serta pemberian bantuan mesin otomatis dan peralatan yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi sesuai dengan kesepakatan dengan mitra dan ditunjang dengan implementasi dari hasil penelitian pengusul terkait pemasaran. Adapun beberapa solusi pemecahan masalah di mitra meliputi (1) memberikan pelatihan dan pendampingan cara melakukan inovasi produk dan diversifikasi produk yang dikembangkan dengan produk lainnya yang bervariasi sesuai selera konsumen, (2) memberikan bantuan mesin otomatis dan peralatan yang menunjang proses produksi, (3) pelatihan bidang manajemen usaha, (4) melatih cara mendesain beberapa model keemasan, pelabelan, dan merk untuk hasil produk yang akan dijual agar lebih menarik, dan (5) melatih pengembangan penjualan dan promosi yang efektif melalui pemasaran secara online melalui beberapa media sosial seperti Instagram dan Whatsapp. Hasil pengabdian pada masyarakat ini mampu membantu menyelesaikan permasalahan UMKM dan meningkatkan pendapatan serta daya saing. Sebaiknya diperkuat jejaring antar-UMKM dan perangkat desa untuk menjaga keberlanjutan program serta memperluas skala dampak pemberdayaan masyarakat.