Assyari Abdullah
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Kebijakan Digitalisasi Penyiaran di Indonesia Assyari Abdullah
ARISTO Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.803 KB) | DOI: 10.24269/ars.v8i1.2263

Abstract

The purpose of the study is to see how broadcasting digitalization policies in Indonesia after the shaking of the status of broadcast digitalization after the Supreme Court's decision. This research uses a qualitative descriptive method with a case study approach to explore the issues and problems that exist around the digitalization of broadcasting in Indonesia. The practice of broadcasting digitalization in Indonesia does not have clear regulations after Ministerial Regulation 22/2011 has been revoked. So that policies and regulations in managing broadcast digitalization are unclear. Simulcast Public Broadcasting Institutions (LPPs) and Private Broadcasting Institutions (LPS) have conducted trials in the field of broadcast digitalization. TVRI as a Public Broadcasting Institution (LPP) already has TVRI Digital Broadcasting Channel -1, TVRI Digital Broadcast -2, TVRI Digital Broadcast -3, TVRI Digital Broadcast -4 and TVRI Digital-HD Broadcasting. Private Broadcasting Institutions (LPS) that conduct trials are Nusantara TV, Inspira TV, Kompas TV, Gramedia TV, Tempo TV, Net TV, CNN TV, Muhammadiyah TV, Merahputih TV, Badar TV, and Persada TV. The government and all stakeholders must seriously oversee the revision of the broadcasting law that accommodates broadcast digitalization.
IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING BANGBELI APPS DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGGUNA DI KALANGAN UMKM Sri Rizki Nasyrullah; Assyari Abdullah
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 5 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i5.13824

Abstract

Tren pemasaran beralih dari konvensional (offline) menjadi digital (online). Konsep digital marketing bagi para pelaku usaha yaitu dapat memasarkan produknya dari mana saja dan kapan saja melalui internet. Fokus masalah yang diangkat, yaitu: (1) bagaimana implementasi digital marketing aplikasi Bangbeli dalam meningkatkan jumlah pengguna di kalangan UMKM (2) bagaimana kendala dan manfaat implementasi digital marketing aplikasi Bangbeli dalam meningkatkan jumlah pengguna dikalangan UMKM. Untuk mengungkapkan persoalan tersebut penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik dalam pengumpulan data malalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori digital marketing. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi digital marketing yang dilakukan oleh Bangbeli yaitu membentuk mengoptimalkan penggunan search engine optimization melalui Google Analytics dan Google Keyword Planner serta melakukan branding dengan konten yang dibagikan dikemas dengan visualisasi yang menarik perhatian seperti konten yang informatif dan memiliki pesan yang persuasif dan menjalin hubungan dengan pelanggan secara fast response (cepat tanggap) di media sosial. Strategi tersebut dapat membangun dan mempengaruhi brand awareness pada konsumen atau calon konsumen sehingga mereka familiar dengan eksistensi merek (brand) dari Aplikasi Bangbeli.
Public Opinion Toward Viral YouTube Content: Machine Learning–Based Sentiment Analysis of Comments on the MrBeast Channel Nabilah Angielara; Assyari Abdullah; Rohayati Rohayati
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 4 No. 1 (2026): The 7th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media, particularly YouTube, has become a primary space for the public to express opinions and respond to various forms of digital content. User comments on viral videos can represent audience perceptions and sentiments; Therefore, analyzing comment data is essential to more systematically understand trends in public opinion. This study aims to examine public opinion toward viral content on the MrBeast YouTube channel through a machine learning–based sentiment analysis approach. The data were obtained from a MrBeast YouTube comments dataset available on Kaggle. The dataset was processed through text preprocessing stages, including data cleaning, text normalization, and the removal of irrelevant words. The text was then transformed into numerical features using Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), before sentiment classification was performed using machine learning algorithms to categorize comments into three classes: positive, neutral, and negative. The results show that the sentiment distribution consists of 63.09% positive sentiment, 35.50% neutral sentiment, and 1.41% negative sentiment. These findings indicate that the majority of audience comments on MrBeast's content tend to be positive, reflecting strong public acceptance of viral content on the channel. This study is expected to contribute to the development of data-driven public opinion analysis on social media and to serve as a reference for future research in sentiment analysis, digital communication, and viral content studies.