Patma Tuasikal
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Biak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN MULTICULTURALISME DALAM MENCEGAH CULTURE SHOCK DI ERA PANDEMIC COVID 19 Patma Tuasikal
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3535

Abstract

Rendahnya pendidikan multiculturalisme pada dunia persekolah mengakibatkan rendahnya kompotensi budaya, keterampilan budaya serta pengetahuan budaya yang berpengaruh pada sikap dan perilaku masyarakat ketika dihadapkan pada kehidupan baru secara tiba-tiba. ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi gejala sosial era Covid 19 menimbulkan culture shock karena segala aktifitas dilakukan dari rumah (Stay at Home). Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literature serta penyataan 30 peserta didik Kelas X SMK Kesehatan Biak Papua bahwa selama 3 bulan masa pandemic covid 19 mereka mengali culture shock pada fase recovery yaitu fase penyesuain disebabkan aktifitas yang dilakukan secara berulang pada satu titik yang sama yaitu melakukan semua pekerjaan dari rumah, bahkan sekolah dari rumah. sedangkan analisi dalam tulisan menggunakan analisis berdasarkan content isi. Hasil temuan menunjukan culture shock terjadi disebabkan Pendidikan multicultural menganai (1) Kompotensi budaya hanya mengarah pada pengembangan praktek kesenian daripada kompotensi interksi, adaptasi serta komunikasi budaya (2) Perilaku budaya, hanya mengarah pada aktivitas aktif dalam pelaksanaan kegiatan kebudayaan, sehingga perilaku mengenai gender, warna kulit serta menghargai sesama individu tidak dilaksanakan dengan baik, (3) Keterampilan budaya hanya terarah pada peningkatan kesenian setempat sehinggan mengabaikan keterampilan komunikasi, interaksi dan penyesuain dalam hubungan kerjasama, serta rendahnya pemanfaat sumber daya alam setempat untuk dalam peningkatan ekonomis
PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI BUDAYA SEKOLAH Ika Setyorini; Danang Prasetyo; Sukron Mazid; Patma Tuasikal
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 8 No. 2 (2021): May
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v8i2.1812

Abstract

Penguatan karakter kebangsaan dilakukan melalui pembiasaan budaya positif disekolah secara efektif melalui pembinaan sehingga mencerminankan nilai religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai, dan tanggung jawab. Artikel ini bertujuan untuk mengambarkan penguatan nilai karakter kebangsaan melalui budaya sekolah. Penulisan artikel menggunakan studi kepustakaan atau library research, dengan menggunakan metode penelitian diskriptif-kritis dengan memberikan penekanan pada kekuatan analsis dari sumber dan data yang diperoleh dari teori dan naskah yang diterjemahkan dengan berlandasan tulisan yang mengarah pada topik utama penelitian ini. Hasil kajian analisis menunjukan bahwa penguatan karakter kebangsaan melalui budaya sekolah yaitu (1) perlu dilakukan secara konsitensi melalui aksi nyata (best practice), (2) adanya interkasi oleh seluruh elemen warga sekolah, (3) perlu membangun kolaborasi, dan kerjasama dengan warga masyarakat, warga sekolah dan lingkungan sekitar, (4) membangun kesepakatan dalam lingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat.