Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisa Strategi Marketing Mix Menggunakan Konsep 4p (Price, Product, Place, Promotion) pada PT. Haluan Riau AHMAD MAS'ARI; Muhammad Ihsan Hamdy; Mila Dinda Safira
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217 KB) | DOI: 10.24014/jti.v5i2.8997

Abstract

Keberadaan media massa sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Seiring dengan perkembangan industri media, berbagai strategi dilakukan oleh setiap perusahaan media agar dapat bertahan dan menjawab tantangan di tengah persaingan yang semakin tajam. Surat kabar Harian Umum Haluan Riau adalah sebuah surat kabar harian lokal yang diterbitkan oleh PT. Inti Kharisma Mandiri Riau. Demi tercapainya tujuan tersebut, perusahaan harus memiliki inisiatif strategi pemasaran agar mampu meningkatkan volume penjualan. Bauran pemasaran (Marketing Mix) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi volume penjualan dalam suatu perusahaan. Rangkaian marketing mix meliputi produk, harga, promosi, dan distribusi mempunyai pengaruh besar terhadap volume penjualan. Pengembangan produk dilakukan dengan cara membuat model dan desain lebih comfortable dan pemberian logo pada surat kabar Harian Umum Haluan Riau. Dalam menetapkan harga produk, PT. Haluan Riau mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kondisi perekonomian, persaingan antar surat kabar, dan biaya yang dikeluarkan. PT. Haluan Riau melakukan pendistribusian secara langsung dan secara tidak langsung. PT. Haluan Riau juga melakukan strategi promosi dengan membuat periklanan, baik bersifat offline maupun online, personal selling, dan melakukan hubungan masyarakat dengan cara menjadi sponsor di berbagai lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan.
Usulan Perbaikan Sistem Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Sistem Administrasi Gudang Online (AGO) Menggunakan Standar ISO/IEC 9126 di PT. PLN (Persero) Rayon Duri Muhammad Ihsan Hamdy; Rika Rahmat Putri
Jurnal KomtekInfo Vol. 6 No. 1 (2019): Komtekinfo
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.43 KB) | DOI: 10.35134/komtekinfo.v6i1.43

Abstract

In building a system, it was needed a quality guarantee. A system could be stated well qualified, if it met the user needs. The quality could be measured from various points of views. One point of views to measure the software quality was focusing on user satisfaction (user based). To know the quality of a system, it was needed a quality analysis of its system. There was a lack of service when online warehouse administration system used to manage the warehouse material inventory in PT. PLN (Persero) Duri Rayon was used. This research aimed at finding proposed improvements for increasing the service quality percentage of online warehouse administration system based on ISO/IEC 9126 standard. The methods of collecting the data were using interview and questionnaire to know user complaints to the user. Maturity Model and Delay approaches were used to process the data. In testing the reliability level, online warehouse administration system was on the first level (the system was computerized, but it was not standardized yet). In testing the delay, all the delays in input were on good category and it could beunderstandable. Based on the levels of maturity and delay, the test showed that there was a need to improve and maintenance the online warehouse administration system to increase the performance of system service quality for users. so that the existence of repairs and maintenance systems can increase 26% to 41% the percentage of the quality of an information technology system.
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PABRIK COCO FIBER DAN COCOPEAT MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING DAN ALGORITMA BLOCPLAN Anna Gustika Efendi; Muhammad Ihsan Hamdy; Fitriani Surayya Lubis; Muhammad Isnaini; Nazaruddin Nazaruddin
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v5i3.2754

Abstract

Meranti Islands is one of the coconut producing areas in Indonesia. Based on BPS data in 2021, coconut production in the area is around 29.26 tons. The high production of coconut has made the local government plan to build a small and medium industrial center to process the coconut. A small and medium industrial center that will be built requires a layout design for cocofiber and cocopeat factories. This study aims to provide the best proposed layout for the factory. The methods used are Systematic Layout Planning (SLP) and Blocplan Algorithm. The resulting 3 alternative layouts of SLP method and 20 alternative layouts of blocplan algorithm are then selected to determine the most efficient alternative layout based on the smallest material handling cost. The results showed that the alternative layout of the SLP method results had a smaller inter-departmental distance than the blocplan alternative layout, which was around 89.51 m with a total material handling distance of 326.58 m for cocofiber and cocopeat products. This research shows that designing the layout of cocofiber and cocopeat factory facilities is more effective using the SLP method than Blocplan, because SLP considers more supporting factors.
EVALUASI POSTUR DAN MANUAL HANDLING PEKERJA DI UNIT PANDAI BESI RONI MENGGUNAKAN METODE WORKPLACE ERGONOMIC RISK ASSESMENT (WERA) DAN OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) Kemal Farmizan Farmizan; Nofirza Nofirza; Muhammad Ihsan Hamdy; Melfa Yola; Misra Hartati
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.3065

Abstract

Unit Pandai Besi Roni merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat alat perkakas dari besi atau yang lainnya, yang beralamatkan di Simpang Manga, Kec. Kelayang, Kab. Indragiri Hulu. Aktivitas yang diamati sebanyak 3 aktivitas dari 3 stasiun kerja. Kegiatan produksi masih menggunakan metode tradisional dan terdapat banyak aktivitas material secara manual, sehingga pastinya banyak sekali postur kerja yang tidak ergonomis. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mengevaluasi postur kerja dan manual handling menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assesment (WERA) dan Ovako Work Posture Analysis System (OWAS). Berdasarkan hasil penelitian dengan metode WERA, stasiun pembakaran dikategorikan level resiko medium mendekati low, stasiun pembentukan dan finishing dikategorikan level resiko medium mendekati high. Maka dari itu diperlukan metode OWAS agar mempermudah dalam melakukan penelitian lebih lanjut. Sedangkan hasil penelitian dengan metode OWAS, stasiun kerja dengan level risiko medium pada stasiun finishing, stasiun kerja dengan level risiko tinggi pada stasiun pembentukan. Usulan perbaikan yang diberikan adalah me-redesign ukuran meja pada stasiun pembentukan.
PERBAIKAN SISTEM KERJA DENGAN EVALUASI MANUAL HANDLING DI UNIT PANDAI BESI SODIK MENGGUNAKAN METODE LOADING ON THE UPPER BODY ASSESSMENT (LUBA) Syawaluddin Syawal; Nofirza Nofirza; Muhammad Ihsan Hamdy; Anwardi Anwardi; Harpito Harpito,; Nazaruddin Nazaruddin
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.3066

Abstract

Pandai besi dicirikan oleh proses produksi manual yang sering kali melibatkan waktu duduk dan berdiri yang lama. Keterlibatan dalam waktu yang lama dalam aktivitas ini dengan postur kerja yang tidak alamiah berpotensi membahayakan pekerja. Penelitian ini berusaha untuk menilai postur kerja dengan menggunakan metode Loading Upper On The Body Assessment (LUBA), yang bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko ergonomi di Pandai Besi Sodik dan memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan pengukuran risiko ergonomi. Metode LUBA secara khusus mengevaluasi postur tubuh bagian atas selama bekerja.Setelah dilakukan analisis data, tiga aktivitas diklasifikasikan dalam kategori II, yang menandakan perlunya investigasi lebih lanjut dan perubahan korektif, meskipun tidak dengan segera. Selain itu, empat aktivitas dikategorikan sebagai III, yang membutuhkan tindakan perbaikan segera melalui desain ulang tempat kerja atau metode kerja. Perbaikan yang diusulkan meliputi perancangan tempat pembakaran untuk meningkatkan keselamatan pekerja dan membangun area pembentukan besi untuk meminimalkan cedera. Penyesuaian desain ini bertujuan untuk mengurangi risiko cedera dan mendorong postur kerja yang ergonomis.
RANCANG BANGUN INOVASI PROSES PEMISAH LARUTAN KELAPA PADA PEMBUATAN VCO MENGGUNAKAN BAHAN ALAMI Adrian Fakhri; Anwardi; Muhammad Ihsan Hamdy; Muhammad Nur; Harpito
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v7i1.3982

Abstract

Peniltian ini mengeksplorasi penerapan metode Rancang Bangun untuk mencari inovasi pada proses pemisah larutan kelapa dalam pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) menggunakan ampas kelapa, dengan fokus pada proses fermentasi saat memisahkan blondo, VCO, dan air. Metode ini terdiri dari 6 tahap: Identifikasi masalah, Analisis Kebutuhan, Perancangan Konseptual, Pengembangan Alat dan Uji Coba, Evaluasi, Pemeliharan dan Perbaikan, Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan ampas kelapa dalam proses fermentasi sebagai inovasi untuk efisiensi waktu proses fermentasi. Hasil peniltian ini menunjukkan bahwa menggunakan ampas kelapa dalam proses fermentasi pembuatan VCO sebagai sumber panas dapat meningkatkan efisiensi waktu sebesar 50%. Dengan hasil ini bisa meningkatkan produksi pembuatan VCO pada Usaha Kedai Pak Sutan dengan memanfaatkan ampas kelapa sebagai sumber panas dan juga ramah lingkungan.