Yan Fuadi
UNIVERSITAS BALIKPAPAN

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemeliharaan Water Sprinkler System pada Tangki Minyak D-20 13-A di Area Oil Movement Utara PT XYZ Balikpapan Nahdlatul Tri Sinto Arifin; Komeyni Rusba; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1003

Abstract

Pemeliharaan sistem water sprinkler merupakan komponen penting dalam menjaga keandalan proteksi kebakaran pada fasilitas tangki penyimpanan minyak, terutama di lingkungan kilang yang memiliki tingkat risiko tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pemeliharaan Water Sprinkler System pada Tangki D-20 13-A di Area Oil Movement Utara PT XYZ. Pengumpulan data dilakukan melalui inspeksi lapangan, wawancara dengan personel Emergency and Insurance, analisis checklist, serta partisipasi langsung selama kegiatan Praktik Kerja Industri. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemeliharaan telah dilaksanakan sesuai prosedur, mencakup inspeksi visual, pengujian fungsi, pemeriksaan valve, pengecekan kondisi pipa, dan verifikasi terhadap standar NFPA 15 dan NFPA 25. Namun, ditemukan beberapa permasalahan seperti korosi pada bagian pipa, penurunan performa sprinkler di area tertentu, serta kurang optimalnya dokumentasi inspeksi. Secara keseluruhan, kegiatan pemeliharaan yang dilakukan berkontribusi pada peningkatan kesiapan sistem proteksi aktif dan mendukung manajemen keselamatan kebakaran di area tangki. Pengabdian ini menegaskan pentingnya pemeliharaan preventif, korektif, serta inspeksi rutin untuk meminimalkan potensi bahaya kebakaran di fasilitas kilang minyak.
Potensi Bahaya Dan Pengendalian Risiko Sistem Conveyor Terhadap Keselamatan Kerja Di PT Kaltim Prima Coal Alifah Fitriana; Iwan Zulfikar; Sudarsono Lingga; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1011

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah aspek krusial dalam industri pertambangan batu bara, yang memiliki risiko bahaya tinggi terhadap pekerja. Pengabdian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, menilai, dan menentukan kontrol risiko bahaya pada sistem Overland Double Conveyor (OLC) di PT Kaltim Prima Coal (KPC), yang merupakan fasilitas vital untuk pengangkutan batu bara. Metode pengabdian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui penerapan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Data dikumpulkan dari bulan September hingga November 2025 melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara dengan personel K3 dan operator OLC. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan adanya potensi bahaya mekanis (terjepit roller dan pulley, lilitan belt), elektris (sistem grounding, instalasi kabel), dan lingkungan (tumpahan batu bara, debu). Penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas berada pada kategori risiko Rendah hingga Sedang (Low to Medium Risk). Hal ini dikarenakan perusahaan telah efektif menerapkan pengendalian risiko, terutama melalui rekayasa teknik (engineering control) seperti pemasangan guarding dan perangkat keselamatan (pull cord switch, emergency stop button), serta kontrol administratif (SOP, LOTO, inspeksi rutin). Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi HIRADC secara berkelanjutan di PT KPC telah berhasil meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada operasi sistem conveyor.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pengoperasian Shiploader Di Jetty Ekspor PT Dermaga Perkasapratama Ahmad Zulfikar; Iwan Zulfikar; Rakhmadtullah Rakhmadtullah; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1017

Abstract

Pengabdian ini telah menganalisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pengoperasian shiploader di Jetty Ekspor PT. Dermaga Perkasapratama sebagai upaya untuk mengendalikan risiko kecelakaan kerja di area pelabuhan batubara. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk menilai efektivitas pelaksanaan sistem manajemen K3, tingkat kepatuhan operator terhadap prosedur kerja, serta kinerja perangkat keselamatan dalam mendukung operasi shiploader. Pengabdian dilakukan secara deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petugas HSE, dan dokumentasi kegiatan praktik kerja lapangan (PKL). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan K3 telah dijalankan sesuai dengan standar ISO 45001:2018 dan peraturan pemerintah yang berlaku. Inspeksi rutin, pelaksanaan toolbox meeting, serta penerapan Standard Operating Procedure (SOP) terbukti mampu menurunkan potensi bahaya dan meningkatkan kesadaran keselamatan kerja operator. Penggunaan safety device seperti emergency stop, limit switch, dan sistem alarm berfungsi secara optimal dalam mencegah kegagalan operasi. Secara keseluruhan, sistem manajemen K3 di PT. Dermaga Perkasapratama telah berjalan efektif dan mendukung pencapaian kondisi kerja aman menuju target zero accident.
Peran Traffic Sign Di Area Pit Bs 05 Sebagai Jalur Lalu Lintas Di Area Kerja Pertambangan PT Pamapersada Nusantara Basten Saleko; Iwan Zulfikar; M. Septian Galan W; Yan Fuadi
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1034

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan efektivitas traffic sign sebagai media pengendalian risiko keselamatan di area Pit BS 05 PT Pamapersada Nusantara. Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar rambu masih dalam kondisi baik, namun ditemukan pula rambu yang pudar, miring, rusak, dan hilang sehingga tidak lagi mampu menyampaikan pesan keselamatan secara optimal. Melalui pendekatan partisipatif, pekerja dilibatkan langsung dalam proses inspeksi, pendataan, dan penentuan prioritas perbaikan berbasis risiko. Kegiatan ini juga mencakup pelatihan mengenai standar pemasangan rambu, kebutuhan visibilitas, penggunaan material reflektif, dan prosedur pemeliharaan. Temuan menunjukkan bahwa penyebab utama penurunan kualitas rambu adalah kurangnya inspeksi rutin dan sistem pemeliharaan yang belum berjalan efektif. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi pemasangan rambu baru pada titik kritis, perbaikan posisi rambu, pengecatan ulang, peningkatan material reflektif, serta penerapan jadwal inspeksi bulanan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pekerja terhadap pentingnya rambu keselamatan, memperbaiki kondisi visual signage, dan mendukung penguatan budaya K3 dalam operasi pertambangan.