Bullying merupakan permasalahan yang berdampak terhadap regulasi emosi dan distres psikologis pada remaja, khususnya perempuan yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap gangguan emosional. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas intervensi butterfly hug berbasis visual imagery terhadap regulasi emosi dan distres psikologis pada remaja perempuan korban bullying. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental pretest-posttest control group design dengan melibatkan 30 remaja perempuan korban bullying yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Intervensi diberikan dalam empat sesi tatap muka yang dipadukan dengan empat sesi latihan mandiri. Regulasi emosi diukur menggunakan Difficulties in Emotion Regulation Scale-18 (DERS-18), sedangkan distres psikologis diukur menggunakan Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21). Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-test, regresi linear sederhana, dan Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi butterfly hug berbasis visual imagery belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap regulasi emosi (p=0,446), tetapi berpengaruh signifikan dalam menurunkan distres psikologis (p=0,042). Perubahan regulasi emosi memberikan kontribusi sebesar 21% terhadap penurunan distres psikologis, namun belum signifikan secara statistik (p=0,086). Analisis effect size menunjukkan efek kecil pada regulasi emosi (d=0,282) dan efek besar pada distres psikologis (d=0,805). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi butterfly hug dan visual imagery lebih efektif sebagai strategi stabilisasi emosional untuk menurunkan distres psikologis dibandingkan meningkatkan regulasi emosi pada remaja perempuan korban bullying