Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Geomine

Pemodelan Pemenuhan Kebutuhan Batubara Untuk Pembangkit Listrik Di Kalimantan Timur Nijusiho Manik; Nur Asmiani
Jurnal Geomine Vol 7, No 1 (2019): Edisi April 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.044 KB) | DOI: 10.33536/jg.v7i1.339

Abstract

Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu wilayah yang masih mengalami kekurangan pasokan listrik. Pembangkit tenaga listrik di Kalimantan Timur hingga tahun 2012 sebagian besar sumber energi primernya berasal dari minyak bumi yang semakin hari cadangannya semakin terbatas. Sementara dari total kapasitas pembangkit tenaga listrik di Kalimantan Timur hingga tahun 2012 baru 21,16% yang menggunakan batubara sebagai energi primernya, padahal batubara merupakan salah satu cadangan energi fosil dan tersebar di wilayah Kalimantan Timur dengan total cadangan sebesar 12.018 juta ton. Sementara itu diperkirakan pada masa mendatang, kebutuhan energi listrik akan meningkat sebagai dampak pertumbuhan ekonomi serta penduduk. Oleh karena itu diperlukan kesiapan energi alternatif seperti batubara sebagai pengganti minyak bumi dan gas bumi untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik tersebut. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kebutuhan listrik di Provinsi Kalimantan Timur agar dapat memproyeksikan kebutuhan listrik pada tahun 2020. Metodologi dalam penelitian ini adalah membuat model kebutuhan energi listrik yang dibangun berdasarkan model ekonometrik. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data potensi sumberdaya dan cadangan batubara, pertumbuhan ekonomi daerah, jumlah pelanggan, dan harga listrik. Hasil penelitian dengan simulasi model ekonometrik dengan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 3,38% per tahun menunjukkan bahwa pada tahun 2022, kebutuhan listrik di Kalimantan Timur sebesar 4.995,37 GWh dengan laju pertumbuhan kebutuhan listrik rata-rata sebesar 7,6%.