Pendahuluan. Masalah emosi dan perilaku pada remaja merupakan masalah yang cukup serius, selain memiliki dampak terhadap perkembangan, gangguan emosi dan perilaku pada remaja juga dapat menurunkan produktivitas serta kualitas hidup mereka (Sari Pediatri, 2017). Masalah ini dapat disebabkan oleh salah satu faktor yakni kehidupan di kota besar yang penuh dengan tuntutan dan tekanan bagi perkembangan dan pertumbuhan remaja (Sari Pediatri, 2017). Tuntutan tersebut bisa didapatkan dari gaya hidup yang berubah seiring dengan kemajuan teknologi sebagai contoh yaitu gadget. Tujuan Penelitian. Menganalisis hubungan Gadget Addiction terhadap emosi dan perilaku remaja kelas VIII SMP Negeri 1 Peterongan, Jombang. Metode Penelitian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan metode kuantitatif, dan desain penelitian yang digunakan adalah Croos-sectional. Variabel dependen adalah emosi dan perilaku sedangkan variabel independennya adalah gadget addiction. Dengan jumlah populasi semua siswa kelas VIII yang menggunakan gadgaet di SMP Negeri 1 Peterongan, Jombang sejumlah 210 siswa. Teknik Sampling yang digunakan Purposive sampling. Data responden yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 84 responden. Uji Analisa data dilakukan dengan Uji Spearman Rho. Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan mengalami gadget addiction tinggi dengan emosi dan perilaku abnormal sejumlah 41 responden (48,9%) Berdasarkan hasil uji statistik Spearman Rho menunjukkan nilai (р=0,000) hal ini menunjukkan bahwa (р<0.05) yang menunjukkan ada hubungan gadget addiction terhadap emosi dan perilaku remaja. Kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang cukup tinggi antara gadget addiction terhadap emosi dan perilaku remaja di kelas VIII SMPN 1 Peterongan Jombang dimana sebagian besar responden mengalami gadget addiction tinggi hal ini yang menyebabakan emosi dan perilaku responden sebagian besar responden dalam kategori borderline. Saran. Menggurangi penggunaan gadget yang berlebihan sehingga menggunakan gadget sebijak mungkin dalam belajar, dan dapat memusatkan pikiran. Kata kunci : gadget addiction, emosi dan perilaku, remaja