Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN MIPA

Deskripsi Kesulitan Belajar Siswa Kelas XI MIPA SMAN 2 Solok Selatan Pada Materi Hidrolisis Garam Salmar Pepteti; Latisma DJ
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar dan mengungkapkan faktor penyebab kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Solok Selatan pada materi Hidrolisis Garam. Penelitian ini bertujuan untuk dapat membantu guru memberikan solusi terbaik dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didiknya, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai sebagai mana mestinya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen tes diagnostik berupa essay terstruktur kimia yang sudah valid dan teruji reliabilitasnya. Selain itu, pada penelitian ini juga dilakukan pemberian angket/kuisioner untuk mengetahui penyebab kesulitan belajar siswa, baik dari faktor internal maupun faktor eksternalnya. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa pada materi asam basa di kelas XI MIPA 1 SMA 2 Solok Selatan berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 62,5% dengan-faktor penyebab kesulitan belajar berupa materi penghambat yaitu stoikiometri sebesar (5,36%), persamaan reaksi larutan (18,75%), dan asam basa (49,11%). Faktor penyebab internal berupa minat belajar sebesar (59,2%), bakat (48,2%), motivasi (69,6%), serta kebiasaan belajar yang kurang baik sebesar (56,7%). Sementara itu faktor penyebab eksternal yang berpengaruh berupa aspek cara mengajar guru sebesar (55,7%), singkatnya waktu pelajaran kimia (51,8%), dan fasilitas sekolah sebesar (71,4%). Faktor lingkungan yang berpengaru berupa lingkungan keluarga sebesar (64,1%) dan lingkungan sosial sebesar (62,2%).
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Guided Inquiry Learning dan Guided Discovery Learning pada Materi Larutan Penyangga di SMAN 1 Tigo Nagari Julia Helfira; Latisma Dj
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada materi Larutan Penyangga menggunakan model pembelajaran guided inquiry learning dan guided discovery learning. Populasi merupakan seluruh siswa kelas XI Mipa Sman 1 Tigo nagari dengan jumlah populasi 125 siswa dan sampel 63 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design diperluas. Desain penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen I dan eksperimen II. Kelas eksperimen I diajarkan dengan model guided inquiry learning dan kelas eksperimen II diajarkan dengan model guided discovery learning. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan nontes. Metode tes yang digunakan adalah soal tes hasil belajar kognitif siswa dan metoded nontes berupa observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh setelah penelitian dilakukan uji N-gain, uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar siswa dikelas eksperimen I (54) lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen II (46). Data yang diperoleh normal dan homogen, selanjutnya dilakukan uji hipotesis sehingga diperoleh thitung (2,65) > ttabel (1,99962) pada α = 0,05 menunjukkan hipotesis diterima. Dapat disimpulkan bahwa model guided inquiry learning lebih dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan model guided discovery learning.