Ahmad Yusron
universitas muhammadiyah cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH LAPANGAN KELUARAGA BERENCANA TERHADAP KESADARAN IBU HAMIL DAN PASCAMELAHIRKAN PADA PROGRAM KELUARGA BERENCANA Ahmad Yusron; Prayoga Ibrahim
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2023): Volume 17 No 02 Juli- Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v17i2.5232

Abstract

Indonesia menempati posisi keempat negara dengan jumlah penduduk yang banyak di dunia dengan jumlah penduduk 275,7 juta pada tahun 2022. Besarnya jumlah penduduk akan mendatangkan masalah kependudukan yakni ketimpangan antara pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mengantispasi hal tersebut Pemerintah Indonesia membuat program yakni Keluarga Berencana dan Petugas lapangan Keuarga Berencana (PLKB). PLKB memiliki tanggung jawab untuk menciptakan kesadaran masyarakat pada program keluarga berencana. Di anatara penedekatan PLKB dalam menciptakan kesadaran adalah dengan membangun komunikasi efektif. Atas hal tersbut dibuat rumusan penelitian yakni bagaimana pengaruh komunikasi efektitif PLKB terhadap kesadaran ibu hamil dan pasca melahirkan pada program keluarga berencana. Hasil penelitian, nilai rata-rata kemampuan komunikasi PLKB adalah 3,70 yang menunjukkan kemampuan yang baik. Nilai rata-rata variable kesdaran masyarakat adalah 4,03 yang menunjukkan bahwa kesadaran sasaran program Keluarga Berencana adalah baik. Hasil perhitungan regresi mendapati hasil nilai t hitung adalah 4.849 dan nilai tabel 1.69236. dengan demikian nilai t hitung lebih besar dari nilai tabel yang berarti Ho ditolak H1 diterima. Hal ini berarti, terdapat pengaruh antara kemampuan komunikasi PLKB terhadap kesadaran kelompok sasaran program Keluarga Berencana, dengan besaran nilai R Square yakni 0,416 atau nilai pengaruhnya sebesar 41,6%. yang berarti nilai pengaruhnya kecil.
IMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI DIGITAL MANAGEMENT SURAT MENYURAT DALAM MONITORING SURAT MASUK SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN CIREBON Sri Fatimah; Rochmat Hidayat; Ahmad Yusron
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024): Volume 18 No 01 Januari-Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i1.6076

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dari penelitian ini kemudian dianalisis secara kualitatif dengan meninjau semua data yang dikumpulkan didukung oleh hasil wawancara dengan pendekatan teori yang dikemukakan oleh Edward III untuk mengetahui bagaimana penerapan implementasi yang dapat dilihat dari faktor komunikasi, sumber daya, disposisi atau petugas pelaksana, dan struktur birokrasi. Begitupun untuk melihat pengontrolan aplikasi digitalnya melalui kegiatan monitoring yang dikemukakan oleh Mercy yaitu pemantauan kepatuhan dan pematauan kinerja. Hasil penelitian untuk implementasinya yaitu pertama, komunikasi sudah berjalan dengan baik dan berurutan walaupun masih adanya kekurangan untuk informasi kejelasan. Kedua, sumber daya sudah cukup memadai dari segi sumber daya manusia dan lembaganya, serta untuk sumber anggaran dan peralatan belum mencukupi. Ketiga, disposisi atau sikap pelaksana sudah berjalan dengan baik berdasarkan keputusan pimpinan untuk proses recrutmen dan bentuk insentifnya masih berupa penilaian tambahan pimpinan saja. Keempat, struktur birokrasinya sudah memiliki Standard Operasionation Prosedure (SOP) dan fragmentasinya sesuai dengan tugas yang telah ditentukan tetapi masih adanya kekurangan. Adapun hasil monitoring dalam pengontrolan aplikasi digitalnya yaitu pertama, pemantauan kepatuhan sudah berjalan dengan baik dan pesat tetapi masih bersifat internal belum eksternal. Kedua, pemantauan kinerjanya tidak dilakukan setiap saat, serta menuntut para pegawai untuk meningkatkan kinerjanya agar pengontrolan ini dapat terus berjalan sesuai yang diharapkan. Berdasarkan dari pembahasan teori implementasi dan monitoring tersebut mendapatkan hasil bahwa kedua teori ini saling berhubungan dalam program aplikasi digital Management Surat Menyurat untuk surat masuk Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon. Karena jika program aplikasi digital hanya dilihat dari implementasinya saja maka masih kurang cukup, untuk itu perlu adanya teori monitoring agar adanya pengontrolan dalam program aplikasinya supaya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.