Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Tuberkulosis “TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh)” Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.494 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i1.338

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberkulosis. TB dapat menetap di semua bagian tubuh. Kita paling sering mendengar tentang TB paru. Kuman TB akan membuat makin banyak kuman yang dapat merusak bagian tubuh misalnya di paru – paru. Ketika paru – paru mengalami kerusakan maka seseorang yang terinfeksi kuman TB tidak dapat bernafas dengan baik. TB dapat disembuhkan dengan regimen pengobatan yang baik. Jika seseorang tidak menerapkan regimen pengobatan dengan baik dapat menyebabkan kematian akibat TB. TB paru berbahaya bagi orang lain karena dapat menyebar dengan mudah ke setiap orang. (WHO, A guide TB treatment supporters, 2002). Tiap pasien TB paru potensial dapat menularkan penyakitnya pada 15 orang pasien baru per tahun (Wandwalo,2000). Pendidikan kesehatan TOSS TB dilakukan melalui penyuluhan ke kader kesehatan di kelurahan Mulyasari. Populasi dan sampel dalam pengabdian ini adalah seluruh kader di kelurahan Mulyasari sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk pertanyaan untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Analisis data menggunakan ujiPaired-Samples T Test. Media yang digunakan adalah lembar brosur tentang TOSS TB.Hasil dari kegiatan ini adalah semua kader berjenis kelamin perempuan, dengan rentang usia 21-50 tahun. Latar belakang pendidikan kader 65 % lulusan SMA dan 35% lulusan SMP.Hasil analisis ujiPaired-Samples T Testdidapatkan nilai p Value 0,000 yang artinya ada pengaruh penyuluhan yang dilakukan terhadap pengetahuan kader tentang TOSS TB. Kesimpulannya pendidikan kesehatan kepada kader memiliki pengaruh yang baik dalam peningkatan pengetahuannya, sehingga diharapkan dapat membentuk msayarakat peduli TB yang pada akhirnya mampu membantu menurunkan angka kejadian TB. Kata Kunci : kader, pendidikan kesehatan, tuberkulosis
GAMBARAN PELAKSANAAN PENILAIAN ALDRETE SCORE PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RECOVERY ROOM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Aida Sri Rachmawati
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v1i2.55

Abstract

ABSTRAKDampak yang ditimbulkan dari tindakan post operatif di ruang perioperatif cukup serius sehingga diperlukan observasi atau penilaian terhadap kondisi fisik dan psikologis pasien sampai pengaruh anestesi berkurang dan kondisi umum stabil. Penilaian tersebut dapat  dilakukan menggunakan  Aldrete Score. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penilaian Aldrete Score pada pasien post operasi di ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan prospektif. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 12 orang perawat anestesi. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran pelaksanaan penilaian Aldrete Score pada pasien post operasi di ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya tahun 2016 sebanyak 7 responden (58,3%) yang melakukan sesuai dengan prosedur penilaian di Ruang Recovery Room, dan 5 responden (41,7%) yang tidak melakukan. Berdasarkan hasil  tersebut  diharapkan  perawat  melaksanakan  asuhan  keperawatan  kepada pasien post operasi, hendaknya perawat melakukan observasi dan evaluasi kondisi pasien dengan menggunakan Aldrete Score untuk meningkatkan pelayanan keperawatan profesional.Kata kunci                  : aldrete score, post operasi, recovery room
PENGARUH TERAPI MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN Aida Sri Rachmawati; Imam Baehaki
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.95 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i2.1337

Abstract

Angka kejadian penyakit hipertensi cukup tinggi di masyarakat, dan dapat menimbulkan dampak yang cukup serius.Terapi farmakologis dan non farmakologis dilakukan sebagai upaya penatalaksanaan hipertensi. Terapi non farmakologis menggunakan murottal surah Ar-Rahman merupakan salah satu terapi yang dapat menurunkan tekanan darah.Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pencarian artikel dilakukan dengan mengakses jurnal dari internet dengan search engine Google Schoolar dan Portal Garuda, terdiri dari 119 populasi di dapat 7 jurnal full text yang sesuai kriteria inklusi dan eklusi. Hasil menunjukan murottal surah Ar-Rahman terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi Murottal surah Ar-Rahman dapat menurunkankan hormon-hormon stres dan mengaktifkan hormon endorphine, mengalihkan perhatian dari rasa takut, cemas dan tegang , menimbulkan perasaan rileks sehingga dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Literature review ini diharapkan dapat menjadi referensi dan menambah wawasan pada penelitian selanjutnya yang akan meneliti terkait penatalaksanaan pasien hipertensi
Pengaruh Penerapan Posisi Semi Fowler Terhadap Penurunan Sesak Napas Dalam Memenuhi Kebutuhan Oksigenasi Pada Penderita Tuberkulosis Paru Aida Sri Rachmawati; Shinta Isyahul Sholihah
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.236 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.3151

Abstract

Tubercolosis Paru merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan yang disebabkan oleh Mycobakterium Tuberculosis. Penyakit ini dapat menimbulkan permasalahan salah satunya mengganggu kebutuhan oksigenasi, tindakan non farmakologi yaitu terapi posisi semi fowler 30-45°. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh penerapan posisi semi fowler terhadap penurunan sesak napas pada penderita TB Paru. Metode penelitian ini menggunakan studi literature review terhadap 3 artikel jurnal dan 1 artikel asuhan keperawatan dengan mengintegrasikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Hasil literature review pengkajian ditemukan data adanya sesak napas, penggunaan otot bantu pernapasan, terdapat cuping hidung. Masalah keperawatan yaitu pola napas tidak efektif. Perencanaan keperawatan menggunakan posisi semifowler untuk menurunkan sesak napas. Implementasi berdasarkan SOP dilakukan selama 3 hari yaitu 2x sehari dalam waktu 25-30 menit. Evaluasi menunjukan adanya penurunan sesak napas setelah dilakukan tindakan posisi semi fowler. Kesimpulan asuhan keperawatan dengan penerapan posisi semi fowler terbukti efektif untuk menurunkan sesak napas pada pasien TB Paru. Saran diharapkan posisi semi fowler dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi dalam asuhan keperawatan pada penderita TB Paru dengan masalah oksigenasi.