Nur Fatwa
Program Pascasarjana Kajian Timur Tengah, Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INDEKS LITERASI WAKAF GENERASI MILENIAL Astika Rahmah Ghanny; Nur Fatwa
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Tabarru' : Islamic Bangking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2021.vol4(1).6884

Abstract

Indeks literasi wakaf sebagai alat ukur yang digunakan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang wakaf secara komprehensif dan akurat. Adanya gagasan indeks literasi wakaf memiliki peran penting bagi para peneliti untuk memiliki alat ukur dalam menilai tingkat pemahaman wakaf di masyarakat. Hasil pengukuran tingkat pemahaman generasi milenial wakaf yang diukur menggunakan alat ukur indeks literasi wakaf, ditemukan bahwa generasi milenial di Jakarta memiliki skor 36,71% (kategori rendah) dari 100 responden survei di Provinsi DKI Jakarta.
FINTECH SYARIAH SEBAGAI FAKTOR PENDORONG PENINGKATAN INKLUSIVITAS USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI INDONESIA Alen Suci Marlina; Nur Fatwa
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2021.vol4(2).7804

Abstract

Kehadiran financial technology (fintech) syariah sebagai lembaga keuangan yang kredibel diharapkan mampu membantu permasalahan yang seringkali dihadapi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa fintech syariah berperan sebagai faktor pendorong dalam meningkatkan inklusivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Kehadiran industri fintech syariah dapat mengatasi permasalahan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, terutama terkait kebutuhan pembiayaan, kemudahan proses transaksi, perluasan akses pasar, dan kemudahan dalam penyusunan laporan keuangan.