Nurus Sa'adah
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Youth’s Favorite Activities During the Covid-19 Pandemic at SMA X Lampung Selatan Fairuz Salsabila; Nurus Sa'adah
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol 5, No 2 (2021): July - December 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisme.v5i2.4818

Abstract

COVID-19 is not over yet. This long-lasting pandemic certainly impacts teenagers, including the intensity of the use of gadgets in adolescents to increase and trigger boredom to trigger stress in adolescents. To overcome this, the thing that teenagers do is do their favorite activities. In this study, the author explains teenagers' favorite activities in class XI IPA at SMA X South Lampung during the pandemic concerning the theory of symbolic interaction. This research uses descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The study's result shows that the dominant and favorite activity of teenagers during the COVID-19 pandemic is playing with their gadgets by browsing social media such as Instagram, Facebook, youtube, and others. There are other favorite activities, which are physical activities such as volleyball, soccer, and marathons in addiction, as well as activities that contain religious elements such as reading the Qur'an and reading Islamic novels. Thus, teenagers' favorite activities are essential and for teenagers so that they can develop their potential. COVID-19 belum berakhir. Pandemi yang berlangsung lama ini tentu membawa dampak bagi remaja, di antaranya intensitas penggunaan gawai pada remaja menjadi meningkat dan memicu timbulnya rasa bosan hingga memicu terjadi stress pada remaja. Untuk mengatasi hal tersebut, hal yang dilakukan remaja yakni melakukan kegiatan favoritnya. Dalam penelitian ini penulis menjelaskan kegiatan favorit apakah yang dilakukan remaja kelas XI IPA 5 di SMA X Lampung Selatan pada masa pandemi dalam kaitannya dengan teori interaksi simbolik. Adapun metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang dominan dan menjadi favorit remaja pada masa pandemi COVID-19 ini ialah bermain dengan gawainya dengan menelusuri media sosial seperti instagram, facebook, youtube, dan lainnya. Di samping itu masih ada kegiatan favorit lain, yakni kegiatan fisik atau berolahraga seperti olahraga volly, sepak bola dan marathon. serta kegiatan yang mengandung unsur keagamaan seperti membaca Al-Qur’an dan membaca novel Islami. Dengan demikian, kegiatan favorit remaja merupakan hal yang penting dan bagi remaja sehingga mereka mampu mengembangkan potensi dirinya.
Gambaran Kesepian pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring Mutiara Cahya Noviani; Nurus Sa'adah
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.11563

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dengan adanya pembelajaran jarak jauh (daring) di masa pandemi Covid-19. Proses pembelajaran di Perguruan Tinggi yang menggunakan daring dalam kurun waktu hampir tiga tahun ini menimbulkan rasa kesepian pada mahasiswa karena tidak dapat berinteraksi secara langsung baik dengan dosen ataupun teman-temannya. Oleh sebab itu, tujuan utama penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap gambaran kesepian selama pembelajaran daring pada mahasiswa di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, dan kemudian teknik menganalisa data menggunakan mereduksi data dan disajikan, kemudian menarik kesimpulan dari data yang sudah diverifikasi. Hasil analisis dari penelitian ini adalah: Kesepian yang dialami oleh mahasiswa memiliki beberapa karakteristik perilaku dan berfikir yang ditandai dengan perasaan sedih, murung, tidak bersemangat, merasa tidak berharga, yang berpusat pada kegagalan, tentunya hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti mahasiswa mengalami kesulitan untuk melakukan interaksi sesama individu lainnya dalam proses pembelajaran secara daring.
URGENSI BIMBINGAN KARIER DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN KARIER PESERTA DIDIK DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG Tri Diyah Lestari; Nurus Sa'adah
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v7i2.11309

Abstract

The confusion experienced by learners in determining career continuity due to a lack of knowledge of the acquired career is the underlying problem of this research. This research aims to how the implementation of career guidance and its importance of it in increasing the career knowledge of learners at MAN 1 Bandar Lampung. Researchers use qualitative research methods in the form of field research, which is descriptive. The data source in this study is 3 BK personnel and 6 learners who are certainly actively participating in career guidance activities. As for the data collection technique in this study, namely with observation methods, interviews, and documentation. Then for data analysis used is an interactive analysis of milles and Huberman models consisting of data reduction steps, presentation of data, and withdrawal of conclusions. Based on the results of research shows that the implementation of career guidance in improving career knowledge at the beginning of the stage of material preparation, information services, and evaluation. Increasing the career knowledge of learners makes them able to plan and take steady career decisions.
Youth’s Favorite Activities During the Covid-19 Pandemic at SMA X Lampung Selatan Fairuz Salsabila; Nurus Sa'adah
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol 5, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.537 KB) | DOI: 10.30983/humanisme.v5i2.4818

Abstract

COVID-19 is not over yet. This long-lasting pandemic certainly impacts teenagers, including the intensity of the use of gadgets in adolescents to increase and trigger boredom to trigger stress in adolescents. To overcome this, the thing that teenagers do is do their favorite activities. In this study, the author explains teenagers' favorite activities in class XI IPA at SMA X South Lampung during the pandemic concerning the theory of symbolic interaction. This research uses descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The study's result shows that the dominant and favorite activity of teenagers during the COVID-19 pandemic is playing with their gadgets by browsing social media such as Instagram, Facebook, youtube, and others. There are other favorite activities, which are physical activities such as volleyball, soccer, and marathons in addiction, as well as activities that contain religious elements such as reading the Qur'an and reading Islamic novels. Thus, teenagers' favorite activities are essential and for teenagers so that they can develop their potential. COVID-19 belum berakhir. Pandemi yang berlangsung lama ini tentu membawa dampak bagi remaja, di antaranya intensitas penggunaan gawai pada remaja menjadi meningkat dan memicu timbulnya rasa bosan hingga memicu terjadi stress pada remaja. Untuk mengatasi hal tersebut, hal yang dilakukan remaja yakni melakukan kegiatan favoritnya. Dalam penelitian ini penulis menjelaskan kegiatan favorit apakah yang dilakukan remaja kelas XI IPA 5 di SMA X Lampung Selatan pada masa pandemi dalam kaitannya dengan teori interaksi simbolik. Adapun metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang dominan dan menjadi favorit remaja pada masa pandemi COVID-19 ini ialah bermain dengan gawainya dengan menelusuri media sosial seperti instagram, facebook, youtube, dan lainnya. Di samping itu masih ada kegiatan favorit lain, yakni kegiatan fisik atau berolahraga seperti olahraga volly, sepak bola dan marathon. serta kegiatan yang mengandung unsur keagamaan seperti membaca Al-Qur’an dan membaca novel Islami. Dengan demikian, kegiatan favorit remaja merupakan hal yang penting dan bagi remaja sehingga mereka mampu mengembangkan potensi dirinya.
UPAYA MENGEMBANGKAN KREATIFITAS DAN KETERAMPILAN DALAM MENUNJANG KARIR SISWA SMA DI SLB G DAYA ANANDA Nurhasanah Nurhasanah; Nurus Sa'adah; Gusmira Wita
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 8, No 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v8i1.3423

Abstract

Manusia tidak terlepas dari yang namanya karir begitu juga untuk individu yang memiliki keterbatasan khusus, namun terkadang dalam dunia kerja seringkali anak berkebutuhan khusus dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana cara mengembangkan kreatifitas dan keterampilan anak berkebutuhan khusus di SLB-G Daya Ananda dalam menunjang karir siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Informan pada penelitian ini ialah seluruh siswa SMA di SLB-G Daya Ananda dengan jumlah 12 orang siswa serta 1 orang guru kelas yang mengelola galeri hasil karya siswa. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa cara meningkatkan kreativitas dan keterampilan ABK di SLB-G Daya Ananda adalah dengan cara mengajarkan mereka beberapa kegiatan berupa menjahit, melukis, mewarnai, membuat kerajinan tangan, dan lain sebagainya. Nantinya, hasil dari karya yang telah mereka buat akan di letakkan di galeri khusus supaya bisa dibeli oleh donatur-donatur yang datang, selain itu juga akan dipromosikan oleh guru-guru serta akan dijual di dalam acara-acara expo.