Fenomena perundungan (bullying) di tingkat sekolah dasar memerlukan perhatian serius karena dampaknya yang signifikan terhadap kesehatan mental dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter sebagai upaya preventif pencegahan bullying di SDN Cipayung 01. Fokus penelitian diarahkan pada strategi integrasi nilai-nilai karakter dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan budaya sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif bagi seluruh warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan di lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru kelas, dan perwakilan siswa, serta analisis dokumen terkait program pembinaan karakter di SDN Cipayung 01. Analisis data dilakukan melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter di SDN Cipayung 01 dilakukan melalui pembiasaan positif, seperti kegiatan keagamaan, literasi karakter, dan pengawasan aktif pada jam istirahat. Strategi pencegahan bullying juga diintegrasikan melalui penanaman nilai empati dan tanggung jawab dalam setiap mata pelajaran. Meskipun demikian, masih ditemukan tantangan berupa pengaruh negatif dari lingkungan luar sekolah dan media sosial yang terbawa ke lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan pendidikan karakter sebagai instrumen pencegahan bullying yang efektif di sekolah dasar..