Aluh Hartati
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SIKAP KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN EMPATI SISWA Aluh Hartati; Nunung Astriningsih
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Edisi April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v5i1.2901

Abstract

Sejak dilahirkan individu senantiasa membutuhkan pergaulan dengan orang lain dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya seperti makanan, minuman dan sebagainya. Jika idividu berhasil dalam memenuhi kebutuhannya, maka dia merasa puas, dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kebutuhan ini akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Dalam mengikuti proses belajar mengajar kemandirian sangat penting bagi siswa untuk memiliki sikap tanggung jawab karena dengan memiliki kemandirian dalam belajar siswa dapat memperbaiki kekurangan yang dimilikinya. Empati adalah suatu kemampuan seseorang untuk dapat mengerti perasaan dan emosi orang lain, dan juga kemampuan membayangkan diri sendiri di tempat orang lain dan menghayati pengalaman orang, kemandirian belajar merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk mengedalikan emosi dalam melakukan aktivitas belajar dengan cara melatih diri sendiri tanpa bergantung pada orang lain untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang mempunyai kebebasan dalam membuat keputusan serta mampu bertanggung jawab atas tindakannya, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tingkat Hubungan antara Sikap Kemandirian Belajar dengan Empati Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 24 Mataram Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Sikap Kemandirian Belajar dengan Empati Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 24 Mataram Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020, Jumlah populasi sebanyak 29 siswa, metode dalam pengumpulan data menggunakan metode angket sebagai metode pokok, observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pelengkap. Analisis data menggunakan rumus product moment. Bedasarkan hasil analisis data dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh hasil penelitian yaitu nilai rxy lebih besar dari nilai r product moment (rxy0.455 > r product moment 0,367) kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai rxy yang diperoleh dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: Ada Hubungan antara Sikap Kemandirian Belajar dengan Empati Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 24 Mataram Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020, dengan demikian dalam penelitian ini dinyatakan Signifikan.Kata Kunci: Kemandirian Belajar, Empati
PENGARUH TEKNIK MODELING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EMPATI SISWA Aji Dupa Prita Putra; Mustakim Mustakim; Aluh Hartati
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10961

Abstract

ABSTRACT Empathy is an important aspect of students’ social development because it plays a significant role in building positive interpersonal relationships within the school environment. However, low levels of empathy among some students may affect their social interactions and daily behavior. This study aimed to determine the effect of the modeling technique on improving the empathy of eleventh-grade students at SMAN 1 Lingsar in the 2019/2020 academic year. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The sampling technique used was purposive sampling, with a population of 184 students and a research sample of 10 students. Data were collected using questionnaires as the primary instrument, while observation, interviews, and documentation were used as supporting data. Data analysis using the t-test indicated that the calculated t value was higher than the t table value at the 5% significance level. The findings revealed that the modeling technique had a positive effect on increasing students’ empathy through the process of observing and imitating positive social behaviors. Therefore, the modeling technique can be used as an alternative guidance and counseling strategy to enhance students’ empathy in the school environment. ABSTRAK Empati merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial siswa karena berperan dalam membangun hubungan interpersonal yang positif di lingkungan sekolah. Namun, rendahnya kemampuan empati pada sebagian siswa dapat memengaruhi interaksi sosial dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik modeling terhadap peningkatan empati siswa kelas XI SMAN 1 Lingsar Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 184 siswa dan sampel penelitian sebanyak 10 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagai instrumen utama, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Analisis data menggunakan uji t-test yang menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dibandingkan t tabel pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modeling memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan empati siswa melalui proses pengamatan dan peneladanan perilaku sosial yang baik. Dengan demikian, teknik modeling dapat digunakan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling untuk membantu meningkatkan empati siswa di lingkungan sekolah.