Agustin Lilawati
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Gresik

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Orang Tua dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran di Rumah pada Masa Pandemi Agustin Lilawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.630

Abstract

Studi yang dilakukan memiliki tujuan sebagai pendeskripsian peran orangtua yang dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini di RA Team Cendekia Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dengan analisis data deskriptif. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran orang tua terhadap penerapan pembelajaran di rumah pada masa pandemi dalam mendidik anak meliputi pendampingan dan sebagai motivator. (2) dampak peran orang tua terhadap pembelajaran pada masa pandemi di RA Team Cendekia Surabaya, orangtua memfasilitasi keterlibatan kegiatan pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini di RA Team Cendekia Surabaya
Korelasi Status Gizi dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun: Pendekatan Studi Observasional di Komunitas Pesisir Agustin Lilawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8287

Abstract

Usia 4–5 tahun merupakan fase golden age yang sangat menentukan perkembangan kognitif anak. Status gizi menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan struktur dan fungsi otak, di mana kekurangan gizi dapat menyebabkan keterlambatan kognitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status gizi dan perkembangan kognitif anak usia 4–5 tahun pada komunitas pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur melalui antropometri berdasarkan Z-score WHO, sedangkan perkembangan kognitif dinilai menggunakan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan korelasi Spearman (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64% anak memiliki status gizi normal dan 60% berada pada kategori perkembangan kognitif sesuai. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dan perkembangan kognitif (p = 0,028) dengan kekuatan korelasi sedang (ρ = 0,54). Disimpulkan bahwa status gizi berkontribusi signifikan terhadap perkembangan kognitif anak pada komunitas pesisir..
Analisis Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini di Lembaga PAUD Kabupaten Gresik: Studi Kalitatif Deskriptif Agustin Lilawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7326

Abstract

Latar belakang tulisan ini atas dasar adanya urgensi perkembangan kognitif anak usia dini di lembaga PAUD. Tingkat pencapaian perkembangan kognitif anak distimulasi sesuai dengan usianya, perkembangan kognitif pada anak yang berusia 4-6 tahun yang dalam lingkup perkembangan kognitif dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: 1) belajar dan pemecahan masalah, 2) berfikir logis dan 3) berfikir simbolik. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis tingkat capaian kompetensi perkembangan kognitif anak usia dini di beberapa lembaga PAUD kabupaten Gresik. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan pendapat atau opini dari orang serta tindakan yang diamati. Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya merancang aktivitas pembelajaran yang menyenangkan dan efektif agar perkembangan kognitif anak di lembaga PAUD dapat optimal.