Patricia Ikaria Ratnasari
Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan aktivitas promosi perpustakaan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ratnasari, Patricia Ikaria; Sulhan, Muhammad
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promotion is essential for the Central Java Bank Indonesia Representative Office Library is in a state of the COVID-19 pandemic. Upgrades need to be adjusted to changing user behavior and needs. Restricting access presents challenges, but libraries try to maximize promotion in a limited environment. This research analyzed the differences in promotional activities before and during PSBB to understand their impact on library existence and services. This study used a qualitative approach to understand Central Java Bank Indonesia Representative Office Library promotion activities changes during the PSBB. Selection of informants using purposive sampling with two librarians as informants. Data was collected through in-depth interviews, document analysis, and observation. Central Java Bank Indonesia Representative Office Library promotion activities changes during the PSBB was significant, namely switching from physical promotions to online, focusing on digital collections, and promoting virtual events for visitors. Promotional messages emphasize the benefits of online services, free access to digital collections, and involvement during PSBB. This change allows for adjustments to the promotion mix and optimization of the service in the future. Central Java Bank Indonesia Representative Office Library needs to evaluate promotional activities during the PSBB, understand changes in user behavior, and work closely with the mass media. Flexibility and adaptation are vital in dealing with future changes. Regular promotion strategy adjustments are essential to stay relevant and connected with users.
Kemampuan Wirausaha Pustakawan di Era Berkembangnya Teknologi Mahdi, Reza; Ratnasari, Patricia Ikaria
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v7i2.27931

Abstract

Istilah librarianpreneur merupakan gabungan dari dua kata yaitu librarian dan entrepreneur. Kegiatan wirausaha itu sendiri berarti menghasilkan suatu produk atau jasa dengan inovasi yang dilakukan oleh seseorang guna melayani masyarakat. Wirausaha tidak hanya berarti membuat perusahaan atau bisnis sendiri, namun juga bisa dilakukan oleh profesi lain seperti pustakawan.  Kemampuan untuk berwirausaha bagi seorang pustakawan diperlukan untuk menambah profesionalisme mengingat informasi dan ilmu pengetahuan merupakan aset yang penting bagi masyarakat. Sekarang kita sudah ada di era industri 4.0, di mana teknologi informasi berkembang sehingga terdapat peluang inovasi yang dapat dilakukan oleh pustakawan (librarianpreneur). Artikel ini mendeskripsikan librarianpreneur dan bagaimana praktiknya. Dari hasil studi pustaka, penulis menemukan bahwa penggunaan media sosial sebagai pembuatan produk berupa konten perpustakaan merupakan salah satu kegiatan wirausaha yang dapat dilakukan oleh pustakawan dengan mudah dan murah. Masyarakat dapat ikut berkomunikasi dengan pustakawan dengan mengoptimalkan pemanfaatan media sosialnya serta memberikan feedback terhadap konten perpustakaan yang dibuat. Selain media sosial, penulis bahas mengenai teknologi terkini seperti Artificial Intelligent dan pengolahan data dalam berkreasi di era industri 4.0 Sebenarnya, masih perlu adanya pengkajian terhadap kewirausahaan di bidang perpustakaan oleh akademisi maupun praktisi, sehingga diharapkan pustakawan kedepannya bisa berinovasi dan berkreasi dalam bidangnya.