Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE CLASSROOM, GEOOGLE MEET DAN ZOOM GURU SMP NEGERI 2 BATUBARA Rakhmawati Purba; Aisyah Siregar; Rumiris Siahaan; Suci Etri Jayanti S.; Rusmewahni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.982 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i4.464

Abstract

Pandemi Covid 19 telah mengubah seluruh tatanan kehidupan, terutama dunia pendididkan. Melalui Kebijakan Pemerintah, sistem pengajaran tatap muka dalam proses belajar mengajar dialihkan kesistem on line atau dikenal dengan sistem daring. Permasalahan yang timbul dalam memilih metode yang tepat dipakai dalam proses belajar mengajar ditengah pandemi ini menjadi dilema bagi para guru. Beberapa alternatif aplikasi yang ditawarkan harus disesuaikan dengan kondisi sekolah, guru dan peserta didik. Aplikasi yang digunakan harus mampu diakses,dan pahami oleh setiap guru dan peserta didik agar tujuan dalam pembelajaran tetap tercapai. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk Mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian Kepada Masyarakat, membekali Guru-Guru agar memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang aplikasi pembelajaran daring serta dapat mempergunakannya dalam proses belajar mengajar secara on line. Metode yang dipakai pada kegiatan pengabdian ini adalah menggunakan sistem ceramah, memaparkan materi-materi yang berhubungan dengan aplikasi pengajaran daring berbasis Google Classroom, Google Meet dan Zoom serta praktek langsung pemakaian aplikasi tersebut dengan bantuan team pendamping praktek terhadap 20 orang guru UPTD SMP Negeri 2 Air Putih. Hasil yang diperoleh para guru dapat memahami dan mengerti menggunakan metode pengajaran daring sehingga proses pembelajaran dapat berjalan efektif sesuai dengan tujuan Kurikulum Nasional di tengah Pandemi Covid 19.
Kerangka Integratif Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara dalam Konteks Reformasi Birokrasi: Kajian Kepustakaan Aisyah Siregar; Genta Lutfi Djaingsastro; Husnul Zen; Ilham Purnomo; Kiki Hasanah; Lestiohadi Lestiohadi; Linda Hertaty Saragih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i3.3617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan konseptual antara manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan reformasi birokrasi berkelanjutan serta merumuskan kerangka integratif yang dapat menjadi acuan dalam pengelolaan talenta di sektor publik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis 31 sumber yang terdiri atas artikel ilmiah, regulasi pemerintah, dan dokumen resmi yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis yang dipadukan dengan thematic synthesis untuk mengidentifikasi pola, hubungan konseptual, serta kesenjangan dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen talenta ASN telah berkembang melalui penguatan sistem merit, digitalisasi tata kelola sumber daya manusia, dan peningkatan kompetensi aparatur. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa belum terintegrasinya proses manajemen talenta dengan pengembangan karier, manajemen kinerja, dan perencanaan suksesi, disertai kesenjangan kompetensi digital, budaya organisasi, serta komitmen kepemimpinan. Penelitian ini menghasilkan kerangka integratif yang terdiri atas empat dimensi, yaitu fondasi kelembagaan, proses inti manajemen talenta, faktor pengungkit implementasi, dan luaran strategis. Kerangka tersebut menempatkan sistem merit sebagai fondasi tata kelola, manajemen talenta sebagai mekanisme implementasi, serta kepemimpinan digital, transformasi digital, budaya organisasi, dan dukungan kelembagaan sebagai faktor akselerator reformasi birokrasi. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat hubungan antara manajemen talenta dan reformasi birokrasi berkelanjutan serta menjadi dasar pengembangan kebijakan pengelolaan ASN yang lebih strategis, adaptif, dan berorientasi pada penciptaan nilai publik.
Strategi Pengembangan Talenta Aparatur Sipil Negara Berdasarkan Hasil Nine Box Talent Mapping pada Pemerintah Kota Tebing Tinggi Rangga Ramadia Krisna; Reni Liliace; Ricki Steven Manalus; Rini Verayana Harahap; Riyan Nugraha; Safarina Safarina; Aisyah Siregar
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i4.3620

Abstract

Manajemen talenta merupakan bagian penting dalam penerapan sistem merit guna mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, kompeten, dan berdaya saing dalam reformasi birokrasi. Pemetaan talenta yang akurat menjadi prasyarat agar organisasi pemerintah dapat mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia aparatur secara tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi talenta ASN berdasarkan hasil Nine Box Talent Mapping serta merumuskan strategi pengembangan talenta di Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder hasil Tes Profiling ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap 1.737 ASN yang terdiri atas Pejabat Pengawas, Jabatan Fungsional Ahli Pertama, dan Jabatan Fungsional Ahli Muda. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui tabulasi frekuensi dan persentase untuk memetakan posisi setiap ASN ke dalam sembilan kuadran talenta berdasarkan dimensi kinerja dan potensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ASN, yakni 94,65%, berada pada kelompok Low Talent, sementara hanya 4,55% berada pada kelompok Moderate Talent dan 0,81% pada kelompok High Talent, menunjukkan adanya kesenjangan talenta yang signifikan dan memerlukan intervensi pengembangan yang segera. Distribusi talenta ini juga berbeda pada setiap kelompok jabatan, sehingga strategi pengembangan yang diterapkan perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing kelompok. Penelitian ini menghasilkan kerangka strategi pengembangan talenta ASN berbasis hasil Nine Box Talent Mapping, yang dapat menjadi dasar penyusunan program pengembangan kompetensi, pembentukan talent pool, dan perencanaan suksesi (succession planning) secara lebih terarah. Kerangka ini diharapkan dapat mendukung implementasi sistem merit secara berkelanjutan di Pemerintah Kota Tebing Tinggi, sekaligus menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain dalam merancang kebijakan manajemen talenta berbasis data.