Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Effect of RPG Maker Mobile Learning Model in Learning English Afief Fakhruddin; Abdur Rasyid
ETERNAL (English Teaching Journal) Vol 14, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/eternal.v14i1.14199

Abstract

The aimed of this research was to measure the effect of application (RPG) MakerMV. This research belongs to experimental research and quasi experimental design. It described about the effect of using of the application. The research methodology was a quantitative method. The population of this study was one Class XI students from MA Siti Khadijah, and the sample was twenty students or two classes throughpurposive sampling. The research result showed that this application were very effective and very easy to use.The researcher concluded that the experimental group through this application in the right way. The average percentage of student activity is 75.6%, which is included in both categories.The experimental group had higher score (429) after learning English vocabulary using direct method than control group (274). The conclusions of this study was RPG Maker mobile effective in the teaching learning English. This study recommended to use this aplication in teaching english. The application help students to follow the lesson
Pelatihan Bahasa Inggris bagi Resepsionis Hotel di Kabupaten Majalengka Rama Dwika Herdiawan; Afief Fakhruddin; Eva Fitriani Syarifah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5418

Abstract

Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada resepsionis hotel. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris para resepsionis hotel, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada tamu-tamu asing yang datang. Pelatihan ini diselenggarakan dalam beberapa tahap, yaitu tahap pendahuluan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pendahuluan meliputi penentuan materi pelatihan, penyusunan bahan ajar, dan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan cara memberikan pelatihan secara langsung kepada para resepsionis hotel. Materi pelatihan meliputi kosa kata dan ungkapan dalam situasi pelayanan di hotel, serta latihan berbicara dan mendengarkan dalam bahasa Inggris. Metode pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran interaktif yang mengutamakan praktik langsung dalam situasi yang mirip dengan situasi yang sebenarnya di hotel. Setelah pelatihan selesai dilaksanakan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelatihan. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara langsung dengan para resepsionis hotel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan bahasa Inggris bagi resepsionis hotel ini berhasil meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris mereka. Dalam kesimpulannya, pelatihan bahasa Inggris bagi resepsionis hotel ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para resepsionis hotel dan tamu-tamu asing yang datang. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi hotel-hotel lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam menyambut tamu-tamu asing di Indonesia
Project – Based Learning: Facilitating the Development of Students’ Critical Thinking in English Essay Writing Eva Fitriani Syarifah; Afief Fakhruddin; Eka Nurhidayat
ETERNAL (English Teaching Journal) Vol 14, No 2 (2023): August
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/eternal.v14i2.16137

Abstract

This study aimed to investigate how the project – based learning was implemented to facilitate the development of students’ critical thinking skills in English essay writing in higher education context. An exploratory case study research design was used in this study while the participants were one lecturer and 15 students. The data were gleaned from classroom observations, interview, and documents. The data analysis results that teaching English essay writing in which project- based learning was implemented covers three stages including preparation, implementation, and presentation. The other result from data analysis shows that the students can write essay cohesively and coherently in which this results indicates students’ critical thinking skills.  The results lead to the conclusion that all of the students had chance to be actively involved during the project and in teaching and learning prosess. It indicates that project – based learning apparently could facilitate the development of students’ critical thinking in English essay writing.
Student’s Learning Strategies During Pandemic To Get A High Score On TOEIC Test Titin Kustini; Afief Fakhruddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6294

Abstract

TOEIC is one indicator for mastery of English language skills. SMKN 1 Kadipaten and SMKN 1 Majalengka are two vocational schools that get the opportunity for a free TOEIC test from Ministry of Education and Culture. This research was conducted to find out how students' learning strategies in the pandemic dealing with the TOEIC test to achieve high scores related to learning situations during the pandemic. The study was conducted on the12th grade students in two vocational schools. Data were obtained from the distribution of questionnaires to students in the two vocational schools, observations and interviews with English teachers. The most of them said they didn’t prepare specially for the test (61,9%). For learning strategy they used, just prepare by browse and look at TOEIC tutorial video (24,2%), discuss with a friend (11%), and 6,6% said they did the exercise from the sources that teacher shared. Only 1,6% who got guidance from teacher by WhatsApp chat, 4,9% by direct explanation, 0,5% by zoom/google meet. In conclusion, they used learning strategy by self-study. The lack of guidance from the teachers caused their TOEIC test score to be low. This is also correlated with their low awareness of the benefits of taking the TOEC test. They said did the test just for experience (51,9%). To improve test results in the future, it is very necessary to have more intensive guidance from teachers and also to growth motivation so that they have the purpose to get the best results.
Pelatihan Bahasa Inggris bagi Resepsionis Hotel di Kabupaten Majalengka Rama Dwika Herdiawan; Afief Fakhruddin; Eva Fitriani Syarifah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5418

Abstract

Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada resepsionis hotel. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris para resepsionis hotel, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada tamu-tamu asing yang datang. Pelatihan ini diselenggarakan dalam beberapa tahap, yaitu tahap pendahuluan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pendahuluan meliputi penentuan materi pelatihan, penyusunan bahan ajar, dan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan cara memberikan pelatihan secara langsung kepada para resepsionis hotel. Materi pelatihan meliputi kosa kata dan ungkapan dalam situasi pelayanan di hotel, serta latihan berbicara dan mendengarkan dalam bahasa Inggris. Metode pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran interaktif yang mengutamakan praktik langsung dalam situasi yang mirip dengan situasi yang sebenarnya di hotel. Setelah pelatihan selesai dilaksanakan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelatihan. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara langsung dengan para resepsionis hotel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan bahasa Inggris bagi resepsionis hotel ini berhasil meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris mereka. Dalam kesimpulannya, pelatihan bahasa Inggris bagi resepsionis hotel ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para resepsionis hotel dan tamu-tamu asing yang datang. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi hotel-hotel lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam menyambut tamu-tamu asing di Indonesia