Imma Rokhmatul Aysa
Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perhitungan Bagi Hasil Simpanan Mudharabah di KSSU Harum Dhaha Kediri Choliqul Abdaiyatus Sholihah; Imma Rokhmatul Aysa
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal At Tamwil, September 2019
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v1i2.1060

Abstract

Abstrak Koperasi Syari’ah merupakan suatu lembaga keuangan yang menggunakan prinsip syari’ah. Koperasi Syari’ah sendiri memiliki beberapa produk penghimpun dana dan penyalur dana. Salah satu produk penghimpun dana yang ditawarkan Koperasi Syari’ah untuk para anggotanya adalah Simpanan Mudharabah. Simpanan Mudharabah merupakan simpanan anggota yang akan dikelola/dialokasikan oleh pihak koperasi dengan menggunakan akad mudharabah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara langsung dengan direktur dan karyawan KSSU Harum Dhaha Kediri. Serta menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan perhitungan bagi hasil simpanan mudharabah di KSSU Harum Dhaha Kediri anggota/pemilik modal menyerahkan dananya kepada pihak koperasi/pengelola untuk dialokasikan/dikelola dari pengalokasian dana tersebut maka pihak anggota dan koperasi akan mendapatkan keuntungan dan dari keuntungan tersebut akan dihitung bagi hasil untuk kedua belah pihak. Analisis syari’ah terhadap perhitungan bagi hasil simpanan mudharabah yaitu sudah sesuai dengan rukun mudharabah. Jenis mudharabah yang digunakan adalah mudharabah mutlaqah.
Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif di Era Digital: Studi Kasus Zydnaa Edukasi Jombang Imma Rokhmatul Aysa
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal At Tamwil, September 2020
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v2i2.1337

Abstract

Zydnaa education as a creative economy actor is creating a creative work whose results can be useful for the community, especially in the world of education. This study aims to analyze the strategies that have been carried out by Zydnaa Education in developing its products in the current digital era so that they can survive even in the midst of the Covid-19 outbreak that hit Indonesia. Research on creative economic development strategies is carried out using a qualitative approach with a case study technique. The data used in this research consists of primary data (owner) and secondary data (literature). The technique of determining informants using purposive sampling. From the research results, it was found that the strategies implemented by zydnaa education consist of internal factors (strengths and opportunities) and external (weaknesses and threats). Whereas suggestions from researchers for educational zydnaa related to strategies that will be taken in the future include collaborating with formal or non-formal educational institutions to distribute their products as learning tools that are of interest to children, making simple financial reports regularly both monthly and annually, and adding a positive image of the business because it will appear to be implementing professional business practices.
Tantangan Transformasi Digital Bagi Kemajuan Perekonomian Indonesia Imma Rokhmatul Aysa
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal At Tamwil, September 2021
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v2i3.1458

Abstract

Ekonomi digital saat ini terus berkembang di dunia tak terkecuali di Indonesia, hal ini ditandai dari meningkatnya pengguna internet. Awal tahun 2021 pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020. Terlebih saat pandemi covid-19 telah merubah mekanisme pelayanan jasa dan perilaku konsumen. Para pelaku usaha perlu berinovasi agar bagaimana bisa menyelaraskan kebiasaan baru para konsumen dari model jual beli konvensional menjadi e-commerce. Asosiasi Ecommerce Indonesia mencatat bahwa hingga Maret 2021 jumlah UMKM yang tergabung dalam berbagai marketplace telah mencapai kisaran 4,8 juta. Angka tersebut mengalami kenaikan dari akhir 2020 sebesar 3,8 juta. Namun ternyata kemajuan digitalisasi tak hanya mendatangkan keuntungan bagi pelaku usaha yang mampu berkembang dalam mengikuti kemajuan teknologi, namun juga menjadikan ketimpangan bagi yang tidak mampu mengikuti perkembangan digitalisasi. Penelitian ini adalah kajian pustaka dan hasil olah pikir peneliti. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan pendekatan kualitatif. Beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari digitalisasi bagi perkembangan perekonomian Indonesia diantanya pangsa pasar luas, transaksi lebih mudah, produksi meningkat, pembayaran lebih sederhana, dan promosi lebih variatif. Sedangkan sisi mudharat diantaranya kurangnya serapan tenaga kerja, rentan terjadi penipuan, dan plagiarisme. Selain itu sektor yang potensial berkembang di era digitalisai diantanya sektor keuangan, sektor pertanian, dan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.