Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN PASANGAN PENDERITA TB DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN TAHUN 2016 Yurida Olviani; Chrisnawati Chrisnawati
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v1i2.46

Abstract

Latar belakang: Prevalensi TB di Indonesia berdasarkan diagnosis sebesar 0,4% dari jumlah penduduk. Kepatuhan minum obat merupakan kunci keberhasilan pengobatan penderita TB paru, kepatuhan menjalani pengobatan di pengaruhi oleh komunikasi interpersonal petugas kesehatan, motivasi dan peran PMO yang mendampinginya dan membantu penderita TB paru menjalani proses pengobatan sesuai prosedur yang diberikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dukungan pasangan penderita TB dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin tahun 2016. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah penderita TB paru di Puskesmas Pekauman Banjarmasin dengan kriteria penderita TB paru yang masih menjalani pengobatan dan penderita TB paru yang memiliki pasangan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita TB paru di puskesmas Pekauman Banjarmasin yang masih aktif dalam pengobatan, dengan jumlah sampel 38 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu incidental sampling. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner dan analisis bivariat dengan uji chi square ???? (0,05). Hasil: Hasil perhitungan chi square didapatkan hasil ???? (0,000) < ???? (0,05), maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara dukungan pasangan penderita TB dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin tahun 2016
The Effect Of Pre-Phacoemulsification Education On Cataract Patients’ Anxieties In Rumah Sakit Islam Banjarmasin Rabiyatul Adawiah; Yurida Olviani; Sukarlan Sukarlan
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.290

Abstract

Pasien yang akan mengalami tindakan Phacoemulsifikasisering mengalami kecemasan karena kurangnya informasi yang diberikan. Pemberian infromasi ini diperoleh dari edukasi yang dilakukan oleh perawat sebelum tindakan phacoemulsifikasidilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pre-phacoemulsifikasiterhadap kecemasan pasien katarak di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Populasi adalah semua pasien pre-operasi phacoemulsifikasidi Poliklinik Mata pada tanggal 21 November sampai dengan 21 Desember 2020 dengan tekhnik accidental sampling berjumlah 20 orang. Analisis data menggunakan wilcoxon signed rank test. Hasil Penelitian menunjukkan penurunan kecemasan dari kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan sebelum ke sesudah diberikan edukasi dengan nilai ρ = 0,000. Penelitian ini menyarankan agar perawat sebaiknya melakukan edukasi pre-phacoemulsifikasikepada pasien katarak menggunakan SOP yang telah dientukan oleh rumah sakit. Kata Kunci: Edukasi,Katarak, Kecemasan Daftar Rujukan Anggreny, L.O (2018) Hubungan Sumber Akses Informasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Klien Pre Operasi Katarak di Rumah Sakit Mata Smec Balikpapan. Jurnal Nerspedia. Volume 2. Nomor 1. Edisi April 2019 Bruce, J (2015). Lecture Notes Oftalmologi. Alih bahasa: dr. Asri Dwi Rachmawati. Jakarta: Erlangga Evans, D. C (2013). Alleviating Anxiety and Preventing Panic Attacks in the Surgical Patient.” AORN Journal Volume 97. Nomor 3. Edisi 2013 Hawari, D (2015). Manajemen Stres Cemas Dan Depresi Hypnosis. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Mansjoer, A. (2014). Kapita Selekta Kedokteran. Edisi 4. Jakarta: Media Aesculapius McEwen & Wills, (2011). Dasar Teori Keperawatan. Jakarta: EGC Ping, G (2012). A Preoperative Education Intervention to Reduce Anxiety and Improve Recovery Among Chinese Cardiac Patients: A Randomised Controlled Trial. Thesis, University of Nottingham Pirhonen, Silvennoinen, and Sillence, (2014). Patient Education as an Information System, Healthcare Tool and Interaction. Information System Education Journal, Volume 25 Nomor 4. Edisi 2014 Potter & Perry, (2014). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Prektik. Edisi 4. Volume 2. Alih Bahasa: Renata Komalasari, dkk. Jakarta: EGC Riskesdas (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Riskesdas (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Smeltzer, S. (2012). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC Stuart, G, W (2012). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Edisi 5. Jakarta: Buku Kedokteran EGC. Tauqir, (2012) Knowledge of patients’ visual experience during cataract surgery: a survey of eye doctors in Karachi, Pakistan. BMC Ophthalmology. Volume 12. Nomor 55. Edisi 2012 Wahyuningtyas, S. P. (2016). “Hubungan Tingkat Pengetahuan Tindakan Phacoemulsifikasi Dengan Kecemasan Pada Pasien Katarak Di Rumah Sakit Mata Solo‟. skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta World Health Organization, (2018). Prevention of Blindness Program, Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 1-7. Hyperlink "http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-hipertensi.pdf. Diakses pada tanggal 01 April 2021.
Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Air Serai Terhadap Penurunan Nyeri Arthritis Rheumatoid Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Yurida Olviani; Erna Lidia Sari; Erna Lidia Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.124 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.536

Abstract

Latar Belakang: Arthritis Rheumatoid merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering terjadi pada usia lanjut. Gangguan pada system muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis atau kualitas hidup lansia. Manajemen nyeri bisa dilakukan dengan farmakologi dan nonfarmakologi, salah satu intervensi non farmakologi yaitu dengan melakukan kompres serai hangat. Tanaman serai mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat pedas dan bersifat hangat sebagai anti radang dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kompres hangat rebusan air serai terhadap penurunan nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru.Metode: Rancangan penelitian menggunakan pre-eksperimental design dengan one group pretest-postest pada 30 responden lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan waslap dan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS).Hasil: Hasil penelitian dapat diketahui dari 30 responden sebelum diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori sedang (83,3%), setelah diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori ringan (83,3%). Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p value sebesar 0,000 nilai tersebut secara statistik bermakna (p0,05).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh kompres serai terhadap penurunan intensitas nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia.Kata Kunci : Arthritis Rheumatoid, Kompres Serai Hangat. Usia Lanjut, Abstract Background: Rheumatoid arthritis is a musculoskeletal disease that often occurs in the elderly. Disorders of the musculoskeletal system, characterized by joint pain and stiffness that result in decreased physiological abilities or quality of life in the elderly. Pain management can be done with pharmacology and non-pharmacology, one of the non-pharmacological interventions is to do warm lemongrass compresses. Lemongrass contains essential oils that have spicy and warm properties like anti-inflammatory and relieves pain or aches.Objective: To determine the effect of warm compresses boiled lemongrass water on the reduction of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly at the Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Home, Banjarbaru.Methods: The research design used a pre-experimental design with one group pretest-postest on 30 elderly respondents who met the inclusion and exclusion criteria using a purposive sampling method. The research instrument used a washcloth and the Numeric Rating Scale (NRS) observation sheet.Results: The results of the study can be seen from 30 respondents before being given lemongrass compresses complaining of pain in the moderate category (83.3%), after being given lemongrass compresses complained of pain in the mild category (83.3%). Based on the analysis using the Wilcoxon test, it shows a p-value of 0.000, this value is statistically significant (p 0.05).Conclusion: Based on the results of the study, it shows that there is an effect of lemongrass compresses on reducing the intensity of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly. Keywords: Elderly, Rheumatoid Arthritis, Warm Lemongrass Compress. 
Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Air Serai Terhadap Penurunan Nyeri Arthritis Rheumatoid Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Yurida Olviani; Erna Lidia Sari; Erna Lidia Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.536

Abstract

Latar Belakang: Arthritis Rheumatoid merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering terjadi pada usia lanjut. Gangguan pada system muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis atau kualitas hidup lansia. Manajemen nyeri bisa dilakukan dengan farmakologi dan nonfarmakologi, salah satu intervensi non farmakologi yaitu dengan melakukan kompres serai hangat. Tanaman serai mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat pedas dan bersifat hangat sebagai anti radang dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kompres hangat rebusan air serai terhadap penurunan nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru.Metode: Rancangan penelitian menggunakan pre-eksperimental design dengan one group pretest-postest pada 30 responden lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan waslap dan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS).Hasil: Hasil penelitian dapat diketahui dari 30 responden sebelum diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori sedang (83,3%), setelah diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori ringan (83,3%). Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p value sebesar 0,000 nilai tersebut secara statistik bermakna (p0,05).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh kompres serai terhadap penurunan intensitas nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia.Kata Kunci : Arthritis Rheumatoid, Kompres Serai Hangat. Usia Lanjut, Abstract Background: Rheumatoid arthritis is a musculoskeletal disease that often occurs in the elderly. Disorders of the musculoskeletal system, characterized by joint pain and stiffness that result in decreased physiological abilities or quality of life in the elderly. Pain management can be done with pharmacology and non-pharmacology, one of the non-pharmacological interventions is to do warm lemongrass compresses. Lemongrass contains essential oils that have spicy and warm properties like anti-inflammatory and relieves pain or aches.Objective: To determine the effect of warm compresses boiled lemongrass water on the reduction of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly at the Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Home, Banjarbaru.Methods: The research design used a pre-experimental design with one group pretest-postest on 30 elderly respondents who met the inclusion and exclusion criteria using a purposive sampling method. The research instrument used a washcloth and the Numeric Rating Scale (NRS) observation sheet.Results: The results of the study can be seen from 30 respondents before being given lemongrass compresses complaining of pain in the moderate category (83.3%), after being given lemongrass compresses complained of pain in the mild category (83.3%). Based on the analysis using the Wilcoxon test, it shows a p-value of 0.000, this value is statistically significant (p 0.05).Conclusion: Based on the results of the study, it shows that there is an effect of lemongrass compresses on reducing the intensity of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly. Keywords: Elderly, Rheumatoid Arthritis, Warm Lemongrass Compress.Â