Carolina Etnasari Anjaya
Sekolah Tinggi Teologi Ekumene, Jakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Futuristik Melalui Konstruksi Masyarakat Pancasila sebagai Implementasi Pendidikan Multikultural: Sebuah Perspektif Kristiani Swandriyani Hudianto; Kalis Stevanus; Carolina Etnasari Anjaya
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 5, No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v5i2.375

Abstract

Kepesatan teknologi informasi saat ini membuka peluang selebar-lebarnya bagi pengadopsian nilai-nilai, pengajaran, dan ideologi yang tidak sesuai dengan kultur bangsa. Dampak sangat kuat terjadi pada kaum muda sebagai generasi yang sangat terbuka terhadap hal-hal baru. Mengatasi hal ini peran dunia pendidikan sangat dibutuhkan agar dapat mengantisipasi dan mengembalikan nilai-nilai yang sesuai dengan kepribadian bangsa. Riset ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Tujuan dari riset ini adalah memberikan deskripsi dan analisa tentang transformasi pendidikan yang futuristik melalui pembangunan masyarakat Pancasila. Hasil riset menunjukkan bahwa transformasi pendidikan futuristik dalam perspektif kristiani perlu mengedepankan pengembangan soft skills. Internalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dapat dikontekstualisasikan dalam konteks pendidikan Kristen. Aktualisasi pembangunan masyarakat Pancasila dapat dilakukan dengan metode pembelajaran role play, berbasis proyek dan riset serta pembentukan kelompok atau komunitas sosial lintas agama, suku, budaya, status sosial dan generasi.
Kecerdasan Spiritual sebagai Dasar Terbentuknya Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Kristen Carolina Etnasari Anjaya; Yonatan Alex Arifianto; Andreas Fernando
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 1: Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i1.20

Abstract

This study aims to describe the role of spiritual intelligence in increasing the professionalism of Christian Religious Education teachers. The professionalism of Christian Religious Education teachers plays an important role in the success of giving birth to students with Christ's character. Spiritual intelligence is the result of an intimate and intense relationship with God. Through this research, the author conveys that through spiritual intelligence, God actually speaks and guides teachers in living their professional lives and responsibilities. The indicators of spiritual intelligence presented in this study help to understand how spiritual intelligence actually works. The research method used is qualitative. Collecting data using the method of observation and literature study. The results of the study concluded that when a teacher has spiritual intelligence, the ability to understand the nature of oneself is created, able to understand God's will so that the spirit to move his life is the Holy Spirit. Thus his existence both body and soul (all thoughts and feelings) is directed to become a teacher similar to the Lord Jesus Christ. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peranan kecerdasan spiritual dalam peningkatan profesionalitas guru pendidikan agama Kristen.  Profesionalitas pada guru PAK memegang berperan penting dalam keberhasilan melahirkan anak didik yang berkarakter Kristus. Kecerdasan spiritual merupakan hasil dari hubungan yang intim dan intens dengan Tuhan. Melalui penelitian ini penulis menyampaikan bahwa melalui kecerdasan spiritual, sejatinya Allah berbicara dan menuntun para guru dalam menjalani hidup dan tanggung jawab profesinya. Indikator-indikator kecerdasan spiritual yang dikemukakan dalam penelitian ini membantu memahami bagaimana sesungguhnya kecerdasan spiritual bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data menggu-nakan metode observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ketika seorang guru memiliki kecerdasan spiritual maka tercipta kemampuan memahami hakikat diri, mampu memahami kehendak Tuhan sehingga spirit untuk menggerakkan hidupnya adalah Roh Kudus. Dengan demikian keberadaan dirinya baik tubuh dan jiwa (segenap pikiran dan perasaan) terarah untuk menjadi guru yang serupa dengan Tuhan Yesus Kristus.