Selamat bertemu lagi Teman Sejawat sekalian. Tahun baru, mudah-mudahan memberi semangat dan kegairahan baru bagi kita dalam menggali dan menyebar-luaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang kefarmasian, baik kepada sesama Teman Sejawat maupun kepada masyarakat luas. Di tahun baru 2011 ini kami kembali mengunjungi Teman Sejawat dengan berbagai artikel yang merupakan hasil penelitian para peneliti kefarmasian di seluruh Indonesia. Optimasi sediaan merupakan topik yang menarik dalam bidang kefarmasian karena merupakan penelitian yang cukup dekat ke ‘hilir”, ke arah produk, berupa sediaan farmasi. Dalam edisi ini kami menyajikan hasil penelitian tentang optimasi sediaan transdermal patch tipe matriks yang diisi dengan natrium diklofenak. Ini merupakan upaya mencari alternatif bentuk sediaan yang lebih aman dan lebih efektif untuk natrium diklofenak yang umumnya diberikan per oral, namun seringkali menimbulkan banyak kerugian, antara lain terjadinya first pass metabolism yang cepat dan efek samping obat seperti masalah pada gastrointestinal dan reaksi idiosynchratic. Dengan pemberian transdermal, tentu saja diharapkan efek-efek merugikan tersebut akan dapat dihindarkan. Penelitian tentang bahan alam juga merupakan topik yang banyak dilakukan, mengingat sumber daya alam Indonesia yang berlimpah dan tak akan pernah selesai diteliti. Kali ini kami menyajikan tiga penelitian bahan alam, yaitu tentang aktivitas peredaman radikal bebas yang dihubungkan dengan aktivitas antidiabetik dari kacang koro benguk atau velvet bean (Mucuna pruriens L.), aktivitas sitotoksik 3 jenis tumbuhan Zingiberaceae atau jahe-jahean, dan karakterisasi ekstrak daun dewa (Gynura pseudochina L.) dengan kromatografi cair kinerja tinggi. Karakterisasi ekstrak berbagai jenis tumbuhan obat memang sangat penting dilakukan untuk meningkatkan performa obat bahan alam. Karakterisasi ekstrak dengan menggunakan KCKT merupakan cara yang saat ini dianggap cukup mudah dilakukan. Dari hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal edisi ini, pola KCKT ekstrak daun dewa yang ditemukan ternyata dapat dipakai sebagai salah satu parameter untuk standardisasi ekstrak daun dewa. Dalam edisi ini juga disajikan beberapa penelitan lain, antara lain tentang hubungan struktur dan aktivitas antibiotika, suatu bidang bahasan menarik yang lebih dikenal dengan istilah SAR (Structure-Activity Relationship) dan ketepatan penggunaan antibiotika di rumah sakit. Kami mengharapkan semua artikel yang kami sajikan dapat menambah wawasan kita bersama, sehingga semakin bersemangat dan semakin berkualitas dalam menjalankan profesi kita masing-masing. Selamat membaca, selamat menambah wawasan iptek kefarmasian Anda. Maju terus Farmasi Indonesia. Salam Hangat Redaksi