Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Efektivitas Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Skala Nyeri Post Operasi Sectio Cesarea di RSUD Kudus Sri Karyati; Muhammad Hanafi; Dwi Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.375 KB)

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman pribadi yang diekspresikan secaraberbeda. Tindakan medis yang sering menimbulkan nyeri adalahpembedahan termasuk SC. Pasien post SC memerlukan perawatan yangmaksimal untuk mempercepat pengembalian fungsi tubuh, denganpemberian intervensi mobilisasi dini. Latihan mobilisasi dini dapatmeningkatkan sirkulasi darah yang akan memicu penurunan nyeri.Penelitian ini termasuk jenis penelitian Quasi Ekperimen dengan desainpenelitian Non Equivalent Control Group. Populasi dalam penelitian iniadalah pasien operasi SC di RSUD Kudus dan diambil sampel 20 orangdengan teknik Accidental Sampling Uji analisa data dengan ujiIndependent Samples T test. Didapatkan hasil pada hari I secarabermakna skala nyeri kelompok 24 lebih tinggi daripada kelompok 48(p= 0.040), namun pada hari II dan III terjadi kebalikannya, yaitusecara bermakna skala nyeri kelompok 24 lebih rendah daripadakelompok 48. Mobilisasi dini 24 jam pada hari II dan III lebih efektifdibandingkan dengan mobilisasi dini 48 jam. Untuk itu diperlukanprosedur tetap terhadap intervensi mobilisasi dini pada pasien pascaSC dan diperlukan kecakapan perawat dalam pemberian terapi.
Usia, Jenis Kelamin, Kondisi Fisik dan Status Gizi dengan Kemampuan Perawatan Diri pada Anak Tunagrahita Dwi Astuti; I Indanah; Sri Karyati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.673 KB)

Abstract

Menurut WHO, sebanyak 15% dari penduduk dunia mengalamigangguan mental dan fisik. Tunagrahita merupakan masalah duniadi negara berkembang. Usia anak yang lebih tua mempunyaikemampuan perawatan diri 4,6 kali lebih baik. Kondisi fisik anaktuna grahita yang tidak memiliki kelemahan motorik 4,7 kali lebihmampu melakukan perawatan diri. Status gizi yang baikmemudahkan anak tunagrahita melakukan aktivitas fisik yang dapatmenunjang kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan antara usia, jenis kelamin, kondisi fisik dan status gizidengan kemampuan perawatan diri pada anak tunagrahita. Jenispenelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional,sampel sebanyak 132 responden dari 197 anak Tunagrahita teknikstratified random sampling. Uji hubungan penelitian menggunakanChi Square. Hasil Penelitian didapatkan terdapat ubungan antarausia dengan kemampuan perawatan diri dengan p.value 0,026 <0,05. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kemampuanperawatan diri dengan p.value 0,534 > 0,05. Ada hubungan antarakondisi fisik dengan kemampuan perawatan diri dengan p.value0,000 < 0,05. Ada hubungan antara status gizi dengan kemampuanperawatan diri dengan p.value 0,043 < 0,05. Kesimpulan :.Adahubungan antara usia,kondisi fisik dan status gizi kemampuanperawatan diri pada anak tunagrahita.