Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Nutrisi Ibu Nifas Melalui Tingkat Pengetahuan dalam Proses Pemulihan Jahitan Perinium Derajat II di BPS Sulistiany Kaliwungu Kudus Noor Cholifah; Sri Karyati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2014
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.71

Abstract

Nutrisi atau gizi adalah zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan metabolismenya. kebutuhan gizi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25% , karena berguna untuk proses kesembuhan , karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. [1] Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada 5 responden pada ibu masa nifas dengan jahitan perineum derajat II satu minggu pertama yang melakukan pantang makan atau mutih, mengatakan bahwa 3 responden tidak begitu memperhatikan pola kebiasaan nutrisinya, sedangkan yang 2 responden benar-benar memperhatikan pola kebiasaan nutrisinya. Sehingga peneliti menilai dari fenomena studi pendahuluan yang dibandingkan dengan teori yang ada terdapat kesenjangan, yaitu kurangnya kesadaran ibu nifas untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, sehingga mengakibatkan proses pemulihan jahitannya menjadi lebih lama dari seharusnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel berjumlah 20 responden. Didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan tentang nutrisi cukup yaitu sebanyak 8 responden (40%), sedangkan yang paling sedikit adalah responden dengan tingkat pengetahuan nutrisi kurang yaitu sebanyak 5 responden (25%), dan sisanya sebanyak 7 responden (35%) memiliki tingkat pengetahuan tentang nutrisi baik. Didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden mengalami proses pemulihan jahitan perineum derajat II satu minggu pertama baik yaitu sebanyak 14 orang (70%), dan sisanya sebanyak 6 responden (30%) mengalami proses pemulihan jahitan perineum derajat II satu minggu pertama yang kurang baik.   Kata Kunci : Nutrisi; Ibu Nifas; Jahitan Perinium.
APLIKASI TERAPI MUSIK RELIGI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN NYERI POST SEKSIO SESARIA Sri Karyati; Sigit Yuliardi Cahyo; Dewi Hartinah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.973 KB)

Abstract

Salah satu ketakutan terbesar klien seksio sesaria adalah nyeri. Nyeri yang dirasakan klien bedah meningkat seiring dengan berkurangnya pengaruh anastesi.Musik dapat menurunkan nyeri fisiologis, stres, dan kecemasan dengan mengalihkan perhatian seseorang dari nyeri.Mendengarkan musik selama 15 menit dapat memberikan efek terapeutik. Pada perawatan akut, mendengarkan musik dapat memberikan hasil yang sangat efektif dalam upaya mengurangi nyeri pasca operasi klien.Tujuan penelitian mengetahui pengaruh terapi musik religi terhadap tingkat nyeri klien paska operasi seksio sesaria, rancangan studi korelasi (Correlation study), cara pengambilan sampel adalah dengan teknik quota sampling dan jumlah responden sebanyak 35 responden.Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi musik religi sebagian besar responden pada skala nyeri 5 sebanyak 14 orang (40%). Setelah dilakukan terapi musik religi sebagian besar respondenpada skala nyeri 4 sebanyak 10 orang (28.6%) Ada hubungan yang signifikan terapi musik religi terhadap tingkat nyeri klien post operasi sesiosesaria di RSUD Sunan Kalijaga Demak. (α=0.000).Kata Kunci :Terapi Musik Religi, Nyeri Post Seksio Sesari
APLIKASI TERAPI MUSIK RELIGI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN SKALA NYERI PERSALINAN DI KAB. KUDUS TAHUN 2015 Sri Karyati; Noor Hidayah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.754 KB)

Abstract

Nyeri persalinan merupakan keadaan fisiologis yang dapat menghambat proses persalinan. Nyeri yang berlebihan dapat mengganggu homeostatis tubuh. Ini dapat mengakibatkan pemakaian energi berlebihan yang tidak bermanfaat. Terapi music religi dipercaya dapat menenangkan fisik, psikis dan spiritual yang pada akhirnya dapat menurunkan skala nyeri persalinan. Populasi penelitian ini ibu bersalin spontan di BPM di Kabupaten Kudus sebanyak 420 orang. Jumlah sampel 66 terdiri dari 33 orang kelompok intervensi dan 33 orang kelompok control. Sampel diambil secara insidential sampling. Metode penelitian menggunakan intervensi semu (quasi experiment), rancangan post test with control group dengan intervensi terapi music religi. Analisa data dilakukan dengan uji t-test independent. Hasil penelitian didapatkan rata-rata usia responden adalah 26,15, paritas anak kedua (43,90%), rata-rata skala nyeri maksimal dan persalinan pada kelompok intervensi 4,33 dan 3,33 sedangkan pada kelompok control keduanya 7,99. Simpulannya terdapat perbedaan signifikan skala nyeri antara kelompok yang mendapat terapi music religi dengan yang tidak mendapatkannya dengan nilai p=0,00Kata kunci : terapi music religi - skala nyeri persalinan
Efektivitas Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Skala Nyeri Post Operasi Sectio Cesarea di RSUD Kudus Sri Karyati; Muhammad Hanafi; Dwi Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.375 KB)

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman pribadi yang diekspresikan secaraberbeda. Tindakan medis yang sering menimbulkan nyeri adalahpembedahan termasuk SC. Pasien post SC memerlukan perawatan yangmaksimal untuk mempercepat pengembalian fungsi tubuh, denganpemberian intervensi mobilisasi dini. Latihan mobilisasi dini dapatmeningkatkan sirkulasi darah yang akan memicu penurunan nyeri.Penelitian ini termasuk jenis penelitian Quasi Ekperimen dengan desainpenelitian Non Equivalent Control Group. Populasi dalam penelitian iniadalah pasien operasi SC di RSUD Kudus dan diambil sampel 20 orangdengan teknik Accidental Sampling Uji analisa data dengan ujiIndependent Samples T test. Didapatkan hasil pada hari I secarabermakna skala nyeri kelompok 24 lebih tinggi daripada kelompok 48(p= 0.040), namun pada hari II dan III terjadi kebalikannya, yaitusecara bermakna skala nyeri kelompok 24 lebih rendah daripadakelompok 48. Mobilisasi dini 24 jam pada hari II dan III lebih efektifdibandingkan dengan mobilisasi dini 48 jam. Untuk itu diperlukanprosedur tetap terhadap intervensi mobilisasi dini pada pasien pascaSC dan diperlukan kecakapan perawat dalam pemberian terapi.
Usia, Jenis Kelamin, Kondisi Fisik dan Status Gizi dengan Kemampuan Perawatan Diri pada Anak Tunagrahita Dwi Astuti; I Indanah; Sri Karyati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.673 KB)

Abstract

Menurut WHO, sebanyak 15% dari penduduk dunia mengalamigangguan mental dan fisik. Tunagrahita merupakan masalah duniadi negara berkembang. Usia anak yang lebih tua mempunyaikemampuan perawatan diri 4,6 kali lebih baik. Kondisi fisik anaktuna grahita yang tidak memiliki kelemahan motorik 4,7 kali lebihmampu melakukan perawatan diri. Status gizi yang baikmemudahkan anak tunagrahita melakukan aktivitas fisik yang dapatmenunjang kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan antara usia, jenis kelamin, kondisi fisik dan status gizidengan kemampuan perawatan diri pada anak tunagrahita. Jenispenelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional,sampel sebanyak 132 responden dari 197 anak Tunagrahita teknikstratified random sampling. Uji hubungan penelitian menggunakanChi Square. Hasil Penelitian didapatkan terdapat ubungan antarausia dengan kemampuan perawatan diri dengan p.value 0,026 <0,05. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kemampuanperawatan diri dengan p.value 0,534 > 0,05. Ada hubungan antarakondisi fisik dengan kemampuan perawatan diri dengan p.value0,000 < 0,05. Ada hubungan antara status gizi dengan kemampuanperawatan diri dengan p.value 0,043 < 0,05. Kesimpulan :.Adahubungan antara usia,kondisi fisik dan status gizi kemampuanperawatan diri pada anak tunagrahita.
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF Dewi Hartinah; Sri Karyati; Nur Rochma Hestu L
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.26 KB)

Abstract

Massage effleurage, merupakan salah satu dari metode massage yang digunakan dalam mengatasi nyeri persalinan. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap tingkat nyeri persalinan kala I fase aktif di RSUD Kelet Kabupaten Jepara Tahun 2017. Metode penelitian ini termasuk jenis penelitian quasy eksperimen dengan menggunakan pre test dan post test nonequivalent control group. Sampel dalam penelitian ini 22 responden dengan 11 kelompok intervensi dan 11 kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan uji analisa wilcoxon dikarenakan data non parametrik (skala nominal dan ordinal). Hasil uji statistik dengan wilcoxon test didapatkan nilai P 0,002 < 0,05, maka Ho ditolak. Artinya Ada Penurunan Yang Signifikan Tingkat Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Setelah Diberikan Massage Effleurage. Kesimpulan Massage Effleurage berpengaruh yang signifikan terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Di Rsud Kelet Kabupaten Jepara Tahun 2017
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN CKD DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Sri Karyati; Sukarmin Sukarmin; Siti Listyaninsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.225 KB)

Abstract

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi pasien yang dapat memperparah kondisi pasin CKD adalah retensi cairan. Hal ini yang mengharuskan pasien CKD melakukan pembatasan asupan cairan sesuai keluaran cairannya. Dukungan keluarga memiliki peranan yang penting untuk merawat pasien selama ada dirumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD di RSUD RAA Soewondo Pati. Sampel 78 pasien CKD yang melakukan hemodialisa di ruang Hemodialisa RSUD RAA Soewondo Pati. Instrument penelitian menggunakan kuesioner kepatuhan pembatasan cairan dan kuesioner dukungan keluarga. Hasil penelitian menemukan sebagian besar pasien CKD memiliki dukungan keluarga yang kurang yaitu sebanyak 40 (51,3%) orang. Kepatuhan pembatasan cairan pasien CKD sebagian besar kurang yaitu 49 (62,8%) orang. Analisa chi square diperoleh nilai p=0,000 dan OR : 4,2. Terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD di Ruang Hemodialisa RSUD RAA Soewondo Pati. Pasien CKD yang mendapatkan dukungan keluarga berpeluang lebih patuh melakukan pembatasan cairan sebesar 4,2 kali dibanding yang sebaliknya.
Efektifitas Pemberian ASI terhadap Penurunan Kadar Bilirubin I Indanah; Sri Karyati; Y Yusminah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.266 KB)

Abstract

Hiperbilirubinemia merupakan salah satu kegawatan yang sering terjadi pada bayi baru lahir. Sebanyak 25-50% terjadi hiperbilirubinemia pada bayi cukup bulan dan 80% pada bayi dengan berat lahir rendah. Hiperbilirubinemia merupakan diagnosa awal sebelum terjadi kernikterus. Hiperbilirubinemia adalah kadar bilirubin yang dapat menimbulkan efek patologi, Untuk mengendalikan kadar bilirubin pada bayi baru lahir dapat dilakukan pemberian ASI sedini mungkin. Pemberian ASI pada bayi dianjurkan 2-3 jam sekali atau 8-12 kali dalam sehari. Dengan Pemberian ASI yang lebih sering mencegah Bayi mengalami dehidrasi dan kekurangan asupan kalori . Terlambatnya bayi mendapatkan nutrisi (ASI) mengakibatkan bilirubin direk yang sudah mencapai usus tidak terikat oleh makanan dan tidak dikeluarkan melalui anus bersama makanan. Di dalam usus, bilirubin direk ini diubah menjadi bilirubin indirek yang akan diserap kembali ke dalam darah dan kondisi tersebut akan mengakibatkan menetapnya kondisi hiperbilirubin. Penelitian bertujuan mengetahui efektifitas pemberian ASI (tiap 2 jam) terhadap penurunan kadar bilirubin pada bayi hiperbilirubinemia di RSU X Wilayah Kabupaten Pati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan kuasi eksperimen pre-test dan post-test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi cukup bulan yang mengalami hiperbilirubinemia pada masa rawat September sampai Desember 2017 sejumlah 122 bayi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive Random Sampling dengan jumlah 92 responden, dengan 46 responden mendapatkan ASI tiap 2 jam dan sebagai kontrolnya adalah bayi hiperbilirubinemia yang diberikan ASI tiap 3 jam. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapatkan dari rekam medis pasien. Hasil dan kesimpulan dalam penelitian menunjukan bahwa rata rata penurunan kadar bilirubin bayi yang diberikan ASI tiap 2 jam adalah 7,17 mg/dl. Pada bayi yang diberikan ASI tiap 3 jam, rata rata penurunan kadar bilirubin bayi adalah 7,01 mg/dl, Hal tersebut menunjukkan Pemberian ASI tiap 2 jam efektif dalam menurunkan kadar bilirubin bayi dengan hiperbilirubinemia dengan p value 0,000 ( α : 0,05).
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan LBP pada Perawat di Ruang Rawat Dalam dan bedah Rumah Sakit Umum Daerah RAA Soewondo Pati Sri Karyati; I Indanah; Wiwin Maryani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.204 KB)

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan system syaraf dan sistem musculoskeletal yang bersiko diderita oleh semua pekerja termasuk perawat. Usia, jenis kelamin, beban kerja, dan sikap selama bekerja menjadi pemicu kejadian LBP pada perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan keluhan LBP pada perawat di ruang rawat penyakit dalam dan ruang penyakit bedah. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh perawat di ruang penyakit dalam dan ruang penyakit bedah RSUD RAA Soewondo Pati dengan 42 sampel secara proporsional stratified random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah dengan chi square. Hasil uji statistik analisis terdapat hubungan bermakna antara lama kerja, beban kerja, dan sikap kerja dengan keluhan LBP didapatkan p value 0,001; 0,000 dan 0,000. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan SPO mengenai sikap kerja atau posisi kerja perawat saat melakukan tindakan keperawatan serta digunakan sebagai bahan acuan untuk pemberian informasi pada perawat dalam menurunkan resiko LBP.
HUBUNGAN LAMANYA PUASA PRE ANESTESI DENGAN STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN OPERASI ELEKTIF DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL (IBS) RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Heny Siswanti; Sri Karyati; Fuji Nurul Hidayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.027 KB)

Abstract

Latar Beakang : Operasi atau pembedahan merupakan semua tindakanpengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka ataumenampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Saat dilakukan operasipasien terlebih dahulu dilakukan anestesi untuk menidurkan danmenghilangkan nyeri selama operasi. Pasien sebelum dilakukan operasiminimal satu hari sebelumnya melakukan puasa. Lama puasa normaladalah 4 samoai 6 jam. Saat pasien masuk di ruang operasi terjadiperubahan status hemodinamik antara pasien yang puasanya normaldengan pasien yang puasanya memanjang. Hal ini dikarenakan jumlahcairan tubuh pasien yang berkurang sehingga hemodinamik mengalamiperubahan.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lamanyapuasa pre anestesi dengan status hemodinamik pada pasien operasi elektifdi Ruang IBS RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskripsi korelasional denganpendekatan cross sectional dengan populasi berjumlah 399 pasien.Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlahsebanyak 80 responden.Hasil : Hasil uji bivariat mengunakan spearman rho antara lamanya puasapre anestesi dengan status hemodinamik pada pasien operasi elektif diRuang IBS RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara, dengan hasil uji spearmanrho diperoleh p value = 0,000 (p < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterimaKesimpulan : Ada hubungan lamanya puasa pre anestesi dengan statushemodinamik pada pasien operasi elektif di Ruang IBS RSUD RA KartiniKabupaten Jepara.
Co-Authors Ahlul Nazar Ainuddin -, Ainuddin Ali Solikin Althofia, Zanadira Ammar Surya Sorimuda Lubis Andriyani, A Ani, Putri Anny Rosiana M Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Arham, Zawil Ary Wahyudi Aswadi, Khairul Aulia, Qurrotu A'yuni Bidara, Tanaya Trustha Darwin Witarsa Della Puspita, Dwi Dewi Hartinah Dewi, Yetty Kusuma Dhina Megayati Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Diana Lestari Diana Lestari, Diana Diana Tri Lestari Dwi Astuti Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dzulfania, Rishma Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Effendi, Raden Gunawan Eka Nihayatur Rohmah Endang Sulandari Estetika Putri Eswanti, Noor Eva Untar Fadhilah Sekar Aji Widyawati Fauziyah, Aulia Fera Wardana Fuji Nurul Hidayah Gusti Ayu Ratih Damayanti Hadi Sabdo Haerani, Ruslan Hafizatul Ulum Hanifah, Sirli Heny Siswanti Hidayah, Fuji Nurul IKA RISTIYANINGSIH Ika Ristiyaningsih Ika Widyawati Ika Yuliana Susilawati Ikhsan Kamil, Muhammad Indah Risnawati Indanah Irma Istihara Zain Islami Islami Islami, Islami Ismiyati Haniah Itrawadi, Itrawadi Junariah Junariah Kamil, M. Ikhsan Kusuma, Jauhari Dewi Kusumaningrum, Rafika Putri Ayu L, Nur Rochma Hestu Listyaninsih, Siti Luluk Ulya Lulut Yatmiatun M. Octaviano Eka Mahendra M. Sukarno Maryani, Wiwin Miftahul Jannah Muhamad Jauhar Muhammad Hanafi Muhammad Hanafi Muhammad Kamil Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Novie Afif Mauludin Nugraheni, Sofiana Dewi Nur Astu Dwi Rahma Nur Rochma Hestu L Nurfaiz Najunda Sari Nurfajri Lutfiana Pranata, Vicky Riyan Pri Astuti pri Astuti Puji Krisbiantoro Purnomo, M. Putri, Estetika Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Rahmasari, Lutfir Fitri Rina Yuliana Rinda Rizky Ananda Riyan, Vicky Rizka Himawan Rochmawati, Lia Rohmah, Eka Nihayatur Rokhani, Siti rusnoto rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin S. Januar Ashadi Saepul Rahman Safitri, Adinda Anisa Salis Nur Hidayah Saparudin, Muhammad Maulana Sari, Nurfaiz Najunda Septiningsih, Yuni Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati, Ety Retno Shofanida, Nabila Adisty Sholihah - Sholihah Sholihah SHOLIHAH SHOLIHAH, SHOLIHAH Sigit Yuliardi Cahyo Siti Listyaninsih Siti Rokhani Sri Handayani Dwi Astuti Sridamayanti, Kardina Putri Subiwati Subiwati Suhardiman Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukarmo , I Gede Sukarmo, I Gede Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Suranto - Suranto Suranto Suranto Suranto Tukiyo Tukiyo Ulum, Hafizatululum Umi Faridah Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wahana, Haryo Srijaya Wardana, Fera Widaningsih Widaningsih Wina Yuliati Wiwin Maryani Wulandari, Ni Luh Risma Melda Y Yusminah Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Yuni Septiningsih Yusminah, Y Z Zuliana Zuliana Zuliana Zuliana, Z