Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTING DUOLINGO ENGLISH TEST TO PREPARE STUDENTS FOR THE INTERNATIONAL MOBILITY PROGRAM AND INDEPENDENT LEARNING INDEPENDENT CAMPUS (MBKM) Resdiana, Widia; Yulientinah, Dewi Selviani
JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) English Departement of STKIP PGRI Jombang Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jeell.v10i2.3463

Abstract

This research aims to determine the students’ perceptions at an international university in Bandung, Indonesia, regarding the DET or Duolingo English Test, which is often used as a requirement for continuing studies and applying for scholarships, and also for internship or international student exchange requirements or often referred to as mobility program called IISMA or Indonesian International Student Mobility Awards, which is an implementation of Independent Learning Independent Campus (MBKM). Then, a DET English proficiency test was held for Year 1 vocational students at the beginning of the semester of the Academic Year 2023/2024 to see the baseline scores, and compare the average scores from the two study programs at the Faculty of Vocational Studies, which are the Diploma 3 and Diploma 4 Study Programs. The score results were analyzed by calculating the average results of the independent sample t-Test, which aims to test whether there is a significant difference in English language skills between the two study programs. The study results showed that 96.5% of respondents had never used Duolingo for an English test, even though 50.9% already knew about Duolingo. Of all the respondents, only one person had a Duolingo score, which is 90. Then, the average score for the D3 Study Program was 68, and D4 was 55, with the highest score from D3 being 105 and from D4 being 95, and the lowest from D3 being 35 and the lowest D4 is 15. Referring to Duolingo's score requirements for the D4 level, which is 100, the study program is still unable to send its candidates for IISMA Program. At the D3 level, the minimum Duolingo score requirement is 90, so this study program can send its candidates for this Program. And the results of the independent sample t test calculations also show that the two study programs have significant differences in English language skills based on the DET.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Copywriting Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Strategi Promosi Digital Hamidin, Dini; Resdiana, Widia; Marismiati, Marismiati
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i1.2164

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing 20 orang peserta pelatihan membuat kue di Alma Catering and Bakery melalui optimalisasi strategi promosi digital. Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dan kemampuan copywriting dalam mendukung pemasaran produk UMKM, khususnya di sektor kuliner. Salah satu kegiatan utama dalam program PKM ini berfokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan platform digital sebagai upaya untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efektivitas promosi, serta mendorong efisiensi proses bisnis UMKM. Kegiatan PKM ini meliputi pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan konten digital copywriting berbasis AI dengan menerapkan kaidah AISAS (Attention, Interest, Search, Action, and Share), yang dirancang untuk membantu peserta menghasilkan materi promosi yang lebih profesional, persuasif, dan menarik bagi konsumen. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan penyampaian materi, praktik langsung, serta pendampingan intensif dalam penyusunan konten promosi digital. Hasil dari kegiatan PKM ini berupa terciptanya berbagai konten promosi digital yang dapat digunakan oleh 20 peserta pelatihan di Alma Catering and Bakery untuk mendukung kegiatan pemasaran produk mereka. Dampak dan hasil akhir kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan teknik pembuatan konten digital copywriting, khususnya dalam mempromosikan produk makanan secara digital. Dengan adanya kegiatan PKM ini, para peserta pelatihan di Alma Catering and Bakery memiliki strategi penulisan pemasaran digital berbasis AI yang lebih terarah dan adaptif, sehingga mampu terus berkembang dan bersaing di era digital.