Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA PERBANDINGAN PERAMALAN DATA PENUMPANG PT KAI ANTARA METODE SIMULASI MONTE CARLO DAN DOUBLE MOVING AVERAGE Bella Budiani; Intan Bunga; Siti Amalia; Faris Gumelar
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.802 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol6.iss3.2020.398

Abstract

Simulasi Monte Carlo digunakan sebagai metode untuk menganalisa suatu sistem yang terdapat ketidakpastian. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan simulasi Monte Carlo dengan Metode Double Moving Average (DMA) terhadap peramalan yang memberikan hasil akhir mendekati dengan hasil akhir sebenarnya. Simulasi Monte Carlo didasari dari percobaan pada unsur peluang atau bersifat probabilistik dengan menggunakan pengambilan sampel secara acak. Pengumpulan data jumlah penumpang kereta api pada PT KAI dilakukan dengan cara mengambil data dari Badan Pusat Statistik sebanyak 156 periode kebelakang dimulai dari tahun 2006 hingga 2018. Pengolahan data dikakukan dengan cara simulasi Monte Carlo dan forecasting metode Double Moving Average menggunakan aplikasi Ms. Excel untuk meramalkan 12 periode kedepan atau peramalan untuk tahun 2019 yang selanjutnya dibandingkan dengan data asli di BPS saat ini. Hasil prediksi jumlah penumpang pada tahun 2019 yang dihasilkan dari simulasi Monte Carlo dan forecasting DMA menujukkan bahwa hasil peramalan menggunakan DMA lebih mendekati hasil data BPS. Hasil prediksi untuk tahun 2020 dari peramalan menggunakan DMA menunjukkan bahwa akan terjadi lonjakan penumpang di tahun 2020 sebesar 27.16%.
STANDARISASI PELABELAN LARUTAN PEREAKSI DI LABORATORIUM QUALITY CONTROL MENGGUNAKAN METODE POKA YOKE UNTUK MENGHINDARI PENGGUNAAN LARUTAN KADALUARSA Bella Budiani; Fajar Permana; Hari Fadlisyah
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.684 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol7.iss1.2020.492

Abstract

GlaxoSmithKline (GSK) is a multinational pharmaceutical company headquartered in Brentford, London, England. GSK has a Quality Control (QC) department which is responsible for ensuring the quality of raw materials, packaging materials and finished products. In its operational activities, QC requires a reagent solution. The use of the reagent solution which is not suitable causes the test results to be doubtful, so the suitability of the components, especially the expiration date, needs to be considered. The effort made to prevent the use of expired reagent solutions in the testing process carried out by the QC department at GSK is to implement one of the tools of lean manufacturing, namely Poka Yoke. The approach model used is the Poka Yoke control. Control is done by adding a colored dot sticker to the label of the reagent solution based on the month it expires.