Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Kreativitas Matematis Siswa melalui Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) berbasis Project Based Learning (PjBL) Rosliana Harahap; Nurul Qomariyah Ahmad; Ridasa Fiteri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2621

Abstract

Rendahnya kreativitas siswa kelas VIII SMP IT Az-Zahra Takengon, dapat menghambat siswa dalam mengoptimalkan daya imajinasi daya kreasi dalam menyelesaikan masalah matematika. Rendahnya kemampuan kreativitas siswa dapat disebabkan oleh kurang tepatnya  pendekatan yang digunakan guru, sehingga untuk meminimalisir hal tersebut perlu adanya suatu pendekatan yang lebih efektif. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) merupakan salah satu pendekatan yang baik digunakan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan kreativitas siswa melalui pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) di kelas VIII SMP IT Az-Zahra Takengon. Metode penelitian yang bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 4 kelas, Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sampel bentuk purposive sampling atau pertimbangan tertentu yaitu: Siswa yang memiliki kemampuan kreativitas paling rendah dibandingkan kelas lainnya yang di lihat dari  hasil rata-rata siswa, kelas VIII-1 nilai rata-ratanya 40, kelas VIII-2 nilai rata-ratanya 44, kelas VIII nilai rata-ratanya 29, kelas VIII-4 nilai rata-ratanya 30 Berdasarkan pra penelitian, persetujuan responden yang diizinkan pada masa pandemi (covid-19) Dari syarat di atas subjek penelitian yang diambil adalah kelas VIII-3. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah Tes tertulis berbentuk uraian, soal berjumlah 5 soal. Soal terdiri dari 5 soal preteas dan 5 soal posttest, untuk melihat peningkatan kemampuan kreativitas siswa, akan digunkan uji gain ternomalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kreativitas siswa dalam melakukan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan STEM. Sebanyak 62%  responden mengalami peningkatan kemampuan kreativitas dalam kategori tinggi, 33% dalam kategori sedang dan 5 % dalam kategori rendah. Dan secara keseluruhan kemampuan kreativitas matematis siswa di kelas VIII SMP IT Al-Zahra mengalami peningkatan dalam kategori tinggi dengan nilai gain ternomalisasi sebesar 0,7.
Optimization of Educational Television for Equity and Quality Improvement of Education in Indonesia Ilham Marnola; Yulia Rahmi; Nurul Qomariyah Ahmad; Ali Umar; Siska Wahyuni
Edutechnium Journal of Educational Technology Vol. 3 No. 2 (2025): Edutechnium Journal of Educational Technology
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/edujet.v3i2.56

Abstract

This paper provides an overview of Televisi Edukasi, a Television program and channel developed by the Ministry of Education and Culture to provide learning support. Televisi Edukasi has been active for a long time in Indonesia that can reach remote and outer areas with the help of satellite transmitters. Has content for educational and teaching activities as well as information about the policies of the Ministry of Education and Culture. Televisi Edukasi content can be used as content or learning material in the classroom, for the deepening of learning material either done in class with the subject teacher, studying at home under the guidance of the teacher or independent student learning. The government utilizes Televisi Edukasi to support learning that took place during the Covid Pandemic 19 period. With the help of Relay from TVRI, students can watch learning shows that have been made by Televisi Edukasi. However, efforts need to be made to increase the utilization of Televisi Edukasi programs both during the Pandemic and post-pandemic periods, as in fact there are still many limitations that occur so that education has not been optimally utilized in Indonesia both in structured learning activities and also in student independent learning activities.