Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PKM Sosialisasi Peraturan Ikatan Pencak Silat Indonesia Hasil Musyawarah Nasional Xiv Tahun 2016 Imam Suyudi; Sudirman Burhanuddin; Silaturrahmi Silaturrahmi
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15719

Abstract

Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Makassar. Masalahnya adalah : Kurangnya pengetahuan dan pemahaman atlet, pelatih, dan wasit juri tentang Perubahan Aturan-aturan Pertandingan Pencaksilat pada kategori tanding dan kategori tunggal ganda dan regu, sebagai Hasil Musyawarah Nasional XIV tahun 2016. Metode yang digunakan adalah : ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya-jawab, mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah : Mitra (atlet, pelatih, dan wasit juri) memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang Perubahan Aturan-aturan Pertandingan Pencaksilat pada kategori tanding dan kategori tunggal ganda dan regu, sebagai Hasil Musyawarah Nasional XIV tahun 2016.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Lompat Jauh Dengan Pendekatan Metode Drilling Pada Siswa SD Negeri Biai Hewilno Simon YF; Ahmad Adil; Imam Suyudi; Irvan Irvan; Muh. Adnan Hudain
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5682

Abstract

This research aims to improve long jump learning outcomes in grade VI at SDN (public elementary school) Biai by using the drilling method. This research is a Classroom Action Research (PTK). The research subjects were 22 students of grade VI at SDN Biai. The data analysis techniques used were observation sheet data analysis and learning result test analysis. The conclusion of this research is that there is an increase in long jump learning outcomes by using the drilling method in grade VI students at SDN BIAI indicated by the increase in the average score of students.
ANALISIS KETERAMPILAN TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT PADA PERGURUAN TAPAK SUCI KOTA MAKASSAR Imam Suyudi
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterampilan tendangan depan atlet pencak silat pada Perguruan Tapak Suci Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet putra yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan tendangan depan yang dikembangkan oleh Johansyah Lubis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan tendangan depan atlet sebesar 92,34 dengan nilai tertinggi 98,66 dan nilai terendah 85,66. Standar deviasi yang diperoleh sebesar 3,77 yang menunjukkan bahwa data relatif homogen. Berdasarkan analisis persentase, sebanyak 28 atlet (93,33%) berada pada kategori sangat baik dan 2 atlet (6,67%) berada pada kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan tendangan depan atlet Perguruan Tapak Suci Kota Makassar berada pada kategori sangat baik. Oleh karena itu, program latihan yang telah diterapkan perlu dipertahankan dan ditingkatkan guna menunjang prestasi atlet dalam kompetisi pencak silat.
Efektivitas Permainan Caterpillar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Guling Depan pada Murid Kelas 3 Sekolah Dasar Dian Wahyuni J; Imam Suyudi; M. Adam Mappaompo; Muh. Adnan Hudain; Muhammadong Muhammadong
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 10 No. 2 (2026): 30 Juli 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/zwc2hr49

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of the caterpillar game in improving forward roll learning outcomes among Grade 3 students at UPT SPF SDI Sambung Jawa 3, Makassar City. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design with two cycles using the Kemmis and McTaggart model, consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The research subjects were 28 Grade 3 students comprising 13 male and 15 female students. Assessment instruments covered three domains: cognitive (30%), affective (20%), and psychomotor (50%), with a minimum learning mastery criterion (KKTP) of 80. Results demonstrated significant improvement from the pre-cycle to Cycle II. In the pre-cycle condition, only 3 students (10.7%) achieved the KKTP; this increased to 15 students (53.6%) in Cycle I; and reached 27 students (96.4%) in Cycle II. The caterpillar game proved effective in improving forward roll learning outcomes as the playful approach successfully reduced fear, increased motivation, and developed the fundamental movement coordination required for the forward roll technique.
Implementasi Fundamental Movement Skills (FMS) Pada Anak Usia Sekolah Dasar Muhammad Harliawan; Imam Suyudi; Andi Ridwan; Awaluddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i1.29

Abstract

Child growth and development is something complex. This means that there are many factors that influence and are interconnected in the process of child growth and development, basic child movement refers to efforts to help children in developing basic motor and movement skills, Fundamental Movement Skills (FMS) are basic movement skills that are the foundation for doing more complex physical activities, such as sports or daily activities. FMS helps someone develop the physical abilities needed to move efficiently and safely. The purpose of this service is to provide children with an understanding of basic movements that are the foundation for more complex sports and physical activity skills, the method used is the game method, the results of this service are increased motor coordination abilities, increased balance and stability in students, increased flexibility and mobility, improved mental and physical coordination, increased cooperation and social skills, increased physical strength, increased concentration and focus and increased discipline.
Sosialisasi Olahraga Tonis Dikalangan Masyarakat Kota Makassar Wahyudin Wahyudin; Ricardo Valentino Latuheru; Imam Suyudi; Ruslan; Muhammad Dika Raswadi
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiasaan olahraga sepanjang hayat merupakan salah satu outcome yang diharapkan dari proses kehidupan dalam masyarakat khususnya masyarakat perkotaan. Hal ini penting dalam upaya pembentukan karakter pribadi yang matang pada masyarakat dari kecil hingga dewasa. Guru penjas sebagai ujung tombak pembentukan karakter peserta didik perlu menganalisis lebih jauh bagaimana kebutuhan masyarakat pada jaman sekarang. Generasi milenial yang serba digital dan lebih memilih untuk menghabiskan waktunya dengan gadget masing-masing. Aktifitas fisik sangat penting bagi masyarakat terutama pada masa pertumbuhan. Masyarakat harus senantiasa disajikan aktifitas gerak yang menyenangkan dan bermanfaat untuk tubuh serta perkembangan gerak peserta didik terutama masyarakat sehingga tertarik melakukan aktifitas olahraga. Tonis merupakan olahraga yang menyenangkan, mudah, murah bagi semua kalangan. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan materi sosialisasi tentang olahraga tonis dalam keilmuan olahraga yang dikemas dalam kegiatan sosialisasi permainan tonis dan pelatihan secara langsung kepada masyarakat bagaimana teknik permainan tonis. Kegiatan ini melibatkan masyarakat yang ada di Kota Makassar sebagai khalayak sasaran antara yang strategis. Harapan dari kegiatan ini adalah (1) Kegiatan sosialisasi akan memberikan landasan keilmuan kepada masyarakat tentang permainan tonis dari aspek fisik dan fisiologi, (2) Kegiatan sosialisasi akan memberikan pengetahuan dan keterampilan teknik permainan tonis serta mengupas bagaimana peraturan permainan tonis dan perwasitannya, dan (3) Kegiatan PKM secara umum akan memberikan kontribusi untuk menjaga nilai-nilai konservasi kebugaran jasmani melalui permainan tonis
Sosialisasi Gerakan Seni Tunggal Pencak Silat Pada Siswa SMA Insan Cendekia Muslim Bin Ilyas; Imam Suyudi; Wahyudin; Muhammad Qasash Hasyim; Andi Sahrul Jahrir
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i2.334

Abstract

The socialization activity of the single artistic movement of pencak silat for students of SMA Insan Cendekia aimed to improve students’ knowledge, understanding, and interest in pencak silat as an Indonesian cultural heritage as well as a medium for character building among students. This activity involved 50 students and was conducted through lecture methods, demonstrations, direct practice, discussions, and question-and-answer sessions. The materials presented included an introduction to pencak silat, character values contained in pencak silat, and practice of the basic movements of single artistic pencak silat. The results of the activity showed that the students demonstrated high enthusiasm during the socialization program. Before the activity was conducted, most participants had limited understanding of the single artistic form of pencak silat. After participating in the program, students began to understand that pencak silat is not only a martial art sport but also contains elements of art, culture, discipline, sportsmanship, and self-control. In addition, students were able to practice the basic movements of single artistic pencak silat quite well under the guidance of the instructors. This socialization activity also had a positive impact on increasing students’ self-confidence, cooperation, and awareness in preserving local culture. Through this activity, students gained new experiences that could support the development of positive character while fostering a sense of love for Indonesian cultural heritage. Therefore, the socialization of single artistic pencak silat movements can serve as an alternative educational activity in schools to support cultural preservation and character development among students