Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSMAT

Studi Pendahuluan Analisis Ukuran Partikel CuAl2O4 Berdasarkan Difraktogram Sinar-X Shielda Natalia Joris; Yuli Ainun Rosidah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2020): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat92153862020

Abstract

Penelitian pendahuluan analisis ukuran partikel CuAl2O4 dilakukan untuk mengetahui probabilitas menghasilkan nanopartikel ini dalam sistem air menggunakan teknik sol-gel. Tembaga nitrat, aluminium nitrat, dan asam sitrat digunakan sebagai bahan prekursor. Proses pembentukan senyawa ini diawali dengan kompleks prekursor dan melibatkan intermediet stabil yang homogen. Struktur nanopartikel CuAl2O4 terjadi ketika semua prekursor dikalsinasi pada 700 °C di tungku selama satu jam. Produk dikarakterisasi dengan menggunakan metode difraksi sinar-X. Penentuan ukuran partikel dihitung dengan metode Hukum Scherrer diperoleh hasil sebesar 9,56 nm.Kata kunci: Nanopartikel, CuAl2O4, sol-gel, Hukum Scherrer, sinar-X  Preliminary research on CuAl2O4 particle size analysis was conducted to determine the probability of synthesizing these nanoparticles in water system by using the sol-gel technique. Precursors materials which have been used i.e Copper nitrate, aluminium nitrate, and citric acid. This technique starts from the precursor complex, and involves the formation of homogeneous stable intermediates. The structure of CuAl2O4 nanoparticle occurred when all precursors were calcinated at 700 °C at the furnace for an hour. The product was characterized by using X-ray diffraction method. The particle size was measured by Scherrer Law's and it showed to be  9,56 nm.Keywords: Nanoparticle, CuAl2O4, sol-gel, Scherrer Law, X-ray
Dispersi: Studi Pendahuluan Revitalisasi Pemanfaatan Karbon Aktif sebagai Material Elektroda. Shielda Natalia Joris; Nelson Gaspersz; Mario Rowan Sohilait
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat121428772023

Abstract

Karbon aktif merupakan salah satu material karbon yang murah, memiliki luas permukaan spesifik, porositas, dan nilai konduktivitas elektrik yang cukup tinggi. Hal ini membuat adanya beragam aplikasi karbon aktif sebagai adsorben, pengolahan air, dan juga dalam bidang energi. Studi dispersi karbon aktif memudahkan pengaplikasian karbon aktif sebagai material dasar dalam desain elektroda pada sel bahan bakar maupun baterai. Dalam penelitian ini, studi dispersi karbon aktif dilakukan dalam sistem air menggunakan agen aktif permukaan (surfaktan) Cetyl Trimethyl Ammonium Bromida (CTAB), Sodium Dodecyl Sulfate (SDS), dan Polysorbate 80 (Tween 80). Perbandingan karbon aktif dengan surfaktan divariasikan dari 1:0–1:5 untuk masing-masing surfaktan. Hasil pengukuran menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200–500 nm menunjukan bahwa surfaktan Tween 80 dengan perbandingan 0,05 gram karbon aktif dengan 3 mL Tween 80 mendispersikan karbon aktif dalam pelarut air dengan lebih baik dibandingkan dengan CTAB dan SDS.Kata kunci: karbon aktif, CTAB, SDS, Polysorbate, Tween 80, disperse, surfaktan