Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Lanjut Usia dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di Dusun Kawan, Desa Bakas, Kabupaten Klungkung Astawa, I Putu Mertha; Pugra, I Wayan; Suardani, Made
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 8 No. 2 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i2.108-116

Abstract

Desa Bakas merupakan salah satu desa yang dikembangkan menjadi desa wisata perlu didukung oleh atraksi berbasis pada industri kreatif. Desa Bakas memiliki potensi sumberdaya alam dan potensi sumberdaya manusia yang memadai untuk dapat mengembangkan industri kreatif berupa produk anyaman berbahan baku bambu. Untuk itu program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian dilakukan untuk membantu masyarakat usia lanjut untuk mendukung pengembangan desa wisata di Bakas. Pendekatan yang digunakan dalam program pemberdayaan ini adalah pendekatan model Asset Based Community Development (ABCD Model) merupakan model pemberdayaan masyarakat yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada di sekitar dan dimiliki oleh komunitas masyarakat itu sendiri. Partisipan program adalah kelompok masyarakat yang berusia diatas 60 tahun yang tergabung ke dalam Kelompok Werda Kerti dengan jumlah anggota sebanyak 16 orang. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini secara umum untuk menunjang Desa Bakas sebagai desa wisata dengan mengembangkan industri kreatif anyaman bambu sebagai alternatif atraksi wisata tradisi masyarakat. Tujuan khususnya adalah memberdayakan masyarakat usia lanjut dalam mengatasi tiga persoalan sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat usia lanjut.
Community-Based Participatory Mapping for Tourism Development in Tuwed Village, Bali I Nyoman Meirejeki Meirejeki; I Putu Mertha Astawa; Ni Ketut Pradani Gayatri Sarja; I Ketut Suarta; I Komang Mahayana Putra; I Made Rony Mulia Kusuma Putra
International Journal of Green Tourism Research and Applications Vol. 8 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/ijogtra.v8i1.122-134

Abstract

Tuwed Village, located in Melaya, Jembrana, Bali, has rich natural and cultural resources with strong potential for sustainable tourism development. However, it has not yet been officially designated as a tourism village. Based on interviews with local community leaders, Tuwed Village holds various tourism potentials, such as a mangrove forest that serves as a habitat for diverse biota and a forest area that functions as a birdwatching site with various bird species that attract tourists. In addition, the village has agricultural potential, including extensive rice fields, cocoa, and avocado plantations. Tuwed Village offers unique local traditions, such as the traditional buffalo racing, which is distinctive and promising to be developed as part of cultural tourism. Despite these strengths, tourism development in Tuwed Village remains underutilized due to the absence of structured, data-driven zoning and spatial planning, and limited community involvement. This research aims to identify and mapping the tourism potential in Tuwed Village through direct community participation. The research methods include identifying existing potentials by engaging directly with the local community, conducting focus group discussions to plan the mapping process and developing a digital map using Geographic Information System. This research result is a tourism potential map that can be utilized by the Tuwed Village management for the sustainable development of the village towards becoming a tourism destination. Furthermore, involving the community in the mapping process enhances the spatial data accuracy, strengthens social capacity, and fosters sense of ownership, consequently, it becomes a strategic instrument for strengthening community-driven tourism initiatives.