Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MADRASAH DAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Moh. Miftachul Choiri
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.165 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.17

Abstract

Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berciri khas agama Islam mempunyai karakteristik yang unik. Mayoritas madrasah lahir dari prakarsa masyarakat di mana madrasah tersebut lahir. Karena dilahirkan dari masyarakat maka kualitas madrasah menjadi beragam. Madrasah yang didukung oleh masyarakat yang secara sosio-ekonomi dan cultural memadai, maka dapat berkembang dengan baik. Sebaliknya madrasah yang tidak didukung oleh masyarakat yang mempunyai modal sosial yang kuat akan mengalami masalah. Oleh sebab itu, menjadi penting untuk mencari alternatif, bagaimana agar mayoritas madrasah yang lahir dari masyarakat yang secara sosial-ekonomi kurang memadai dapat tumbuh berkembang dengan baik, sehingga mutu pendidikannya dapat memenuhi keinginan masyarakat pengguna jasa layanan pendidikan. Maka dari itu, pemberdayaan madrasah sangat diperlukan, terutama dalam mengelola sumberdaya manusia yang tersedia dan sumber daya yang ada di sekitarnya.Kata kunci; madrasah, pemberdayaan dan pendidikan berbasis masyarakat
MANAJEMEN PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PENDEMI COVID 19 DI MADRASAH DINIYAH WUSTHA AL JARIYAH JARAKAN BANYUDONO PONOROGO: Studi Kasus di Madrasah Diniyah Wustho Al Jariyah Zainal Abidin; Moh. Miftachul Choiri
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 01 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i01.215

Abstract

Mewabahnya Covid 19 menuntut lembaga pendidikan melaksanakan pembelajaran online. Selama ini pembelajaran online mengalami permasalahan dan hambatan. Dalam situasi demikian, diperlukan solusi pembelajaran online yang efektif dan efisien. Setelah melalui proses penelusuran, ditemukan bahwa untuk menjawab permasalahan tersebut Madrasah Diniyah Wustho Al Jariyah melaksanakan kegiatan pembelajaran online.Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan perencanaan (planning) pembelajaran online, pelaksanaan (actuating) pembelajaran online dan evaluasi (evaluating) pembelajaran online di Madrasah Diniyah Wustho Al Jariyah. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus single case studies. Teknik pengumpulan data melaui kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu melalui data collection, display, reduction dan conclution. Hasil penelitian menunjukkan planning pembelajaran online meliputi penetapan WhatsApp Grup dan YouTube sebagai media pembelajaran, mengurangi jam pembelajaran, menunjuk santri ulya sebagai tim pelaksana dan menetapkan kompensasi gaji. Actuating pembelajaran online melalui WhatsApp Grup dilaksanakan oleh wali kelas, ngaji online Kitab Naṣāiḥu al-‘Ibād melalui streaming YouTube sedangkan manajer maupun supervisor dilakukan oleh admin madin. Evaluasi pembelajaran online menunjukkan ketidakefektifan pembelajaran dilihat dari adanya permasalahan berupa kendala jaringan internet, penurunan semangat dan fokus santri , sulit memberikan pemahaman, santri tidak mengumpulkan tugas, kelelahan santri dalam belajar serta wali kelas yang terkadang lupa tidak mendampingi belajar. Berdasarkan evaluasi yang ada, Madrasah Diniyah Al Jariyah mengupayakan peningkatan kualitas pembelajaran dengan meningkatkan kinerja wali kelas dalam mendampingi pembelajaran online seperti memberi motivasi santri, menjelaskan materi pembelajaran dengan voice note WhatsApp, serta menelepon dan menge-chat pribadi santri yang kurang aktif di luar chat yang ada di grup.
Pengarusutamaan Moderasi Beragama Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Membentuk Generasi yang Inklusif dan Berkarakter Helmina Kholifatul Maghfiroh; Moh. Miftachul Choiri; Ahmad Sulton
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 5 No. 2 (2025): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v5i2.5199

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari fenomena menurun karakter dan sikap toleran di kalangan generasi muda yang menjadi isu krusial dalam dinamika kehidupan sosial saat ini. Perkembangan teknologi, arus informasi yang tidak terfilter, serta minimnya pendidikan karakter yang aplikatif menjadi faktor dominan yang memengaruhi perilaku intoleran, individualistik, dan kurang empati antar generasi muda. Salah satu penyebab utamanya adalah pemahaman keagamaan yang semakin eksklusif. Moderasi beragama sebagai solusi mendorong sikap toleran, inklusif, dan penghargaan terhadap perbedaan, yang sejalan dengan tujuan pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka. SMAN 1 dan MAN 1 Ponorogo merupakan sekolah umum dan juga sekolah berbasis madrasah yang didalamnya terdapat beragam kepercayaan pada peserta didik maupun pendidiknya. SMAN 1 dan MAN 1 Ponorogo sudah menerapakan P5 sejak tahun 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi P5 di SMAN 1 Ponorogo dan MAN 1 Ponorogo, Nilai-nilai moderasi beragama yang diarusutamakan melalui P5 di SMAN 1 Ponorogo dan MAN 1 Ponorogo, dan bagaimana implikasi dari pengarusutamaan nilai-nilai moderasi beragama melalui P5 dalam membentuk generasi yang inklusif dan berakarakter di SMAN 1 Ponorogo dan MAN 1 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pendekatan kualiatatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua sekolah telah mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam berbagai tema P5, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 mampu menjadi media yang efektif dalam mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama yang dapat membentuk sikap toleransi, keterbukaan, serta semangat kebhinekaan sesuai dengan nilai karakter profil pelajar pancasila.