Kusuma Hati
AMIK BSI Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM CAREER CENTER UNTUK DEPARTEMEN KONSELING DAN PENGEMBANGAN KARIR DI INSTITUT TEKNOLOGI BUDI UTOMO Arman Syahputra; Kusuma Hati
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 3, No 2 (2015): Periode Desember 2015
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.779 KB) | DOI: 10.31294/jki.v3i2.1664

Abstract

The department of counseling and career development (DKPK), is a departments in Insitut Tecnology Of Budi Utomo that moves in the field of service center for a career and job fair. DKPK as of service center for a career, help the alumni to look for a job, and to improve career. DKPK work, as an exchange serves as bridge between job seekers ( job seeker ) and employer ( employer ), where between job seekers and employer this is to be formed an information that is job vacancies. So far, the employer always have difficulty in acquiring employee candidates in accordance with the criteria vacancy. The great number of applicants with kriteria-kriterianya data candidates each cause problems for both employer in determine a candidate applicants work exact conformity to the needs of the company. Therefore, required a the support system decision that could ease firm in determine a candidate a suitor who exactly corresponding criteria vacancy expected. With the existence of the application of the determination of a candidate applicants work dna-based the web being a candidate of applicants would obtain work in accordance with the criteria vacancy. A candidate a suitor who according to be confirmed to perform phases recruitment available at the company.Keyword: career center system, Job Seeker, Employer
PENERAPAN KONSEP DASAR LOGIKA DAN ALGORITMA DALAM PEMBUATAN PROGRAM SEDERHANA Kusuma Hati
Paradigma Vol 8, No 1 (2006): Periode September 2006
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/p.v8i1.1077

Abstract

Logika dan Algoritma merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena keduanya saling berkaitan. Logika adalah suatu bentuk penalaran atau pemikiran, sedangkan logika adalah suatu urutan dari barisan langkah-langkah atau instruksi untuk menyelesaikan suatu masalah. Untuk menyelesaikan suatu algoritma maka diperlukan suatu penalaran yang baik dan benar. Hal tersebut dapat kita lihat dalam kriteria algoritma yang meliputi: Algoritma harus memiliki output, efektif dan efesien, jumlah langkahnya berhingga, harus dapat berakhir dan terakhir bentuk algoritma harus terstruktur. Selain itu juga diperlukan pemahaman atau studi tentang algoritma dengan pembuatan program, misalnya dalam tulisan ini program sederhana yang akan dibuat adalah program untuk menghitung luas persegi panjang. Adapun studi tentang algoritma tersebut meliputi bagimana merencanakan suatu algoritma, menyatakan algoritma, menguji validitas algoritma, menganalisa algoritma dan menguji program dari suatu algoritma.
HUBUNGAN PERALATAN PENDUKUNG SISTEM PADA CONTOH KASUS PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN DATA ORDER PAKAIAN BERBASIS KOMPUTER PADA BINATU ”KSH” Kusuma Hati
Paradigma Vol 9, No 2 (2007): Periode April 2007
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/p.v9i2.1156

Abstract

Peralatan pendukung yg dibutuhkan untuk perancangan sistem diantaranya adalah : Diagram Alir Data (DAD atau Data Flow Diagram/DFD), Kamus data (Data Dictionary),  Normalisasi dan Pengkodean atau pengggunaan struktur kode. Pada penulisan ini akan dibahas mengenai hubungan antara peralatan pendukung dalam perancangan sistem dengan mengambil satu contoh sistem pengolahan data order pakaian berbasis komputer pada binatu ”KSH” dengan tujuan untuk memberikan gambaran sejauh mana hubungan antara peralatan pendukung seperti DAD, Kamus data, Normalisasi dan pengkodean, dalam perancangan sistem. Selama ini diketahui bahwa hubungan antara DAD dengan kamus data dilihat berdasarkan dokumen yang mengalir pada DAD yang dijadikan sumber dalam pembuatan kamus data. Sedangkan hubungan antara DAD, Kamus data dengan normalisasi adalah bahwa normalisasi dibentuk berdasarkan dokumen output yang terdapat pada DAD maupun kamus data. Untuk pengkodean, struktur kode yang dibentuk dilihat berdasarkan kunci-kunci yang terdapat pada normalisasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI SARANA PENDUKUNG PROSES BELAJAR MENGAJAR BERDASARKAN PENDEKATAN ”TAM” Kusuma Hati
Paradigma Vol 9, No 1 (2007): Periode Januari 2007
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/p.v9i1.1146

Abstract

Kebutuhan penyajian informasi yang cepat hampir meliputi seluruh bidang, baik dibidang bisnis, pendidikan, dan lain-lain. Hal ini didukung pula dengan pesatnya perkembangan teknologi yang dapat membantu manusia untuk memenuhi kebutuhan informasi tersebut. Saat ini di bidang pendidikan, penggunaan internet sudah merupakan kebutuhan. Sudah banyak sekolah-sekolah, lembaga-lembaga pendidikan maupun universitas yang menggunakan internet sebagai sarana pendukung bagi kegiatan akademisnya terutama dalam proses belajar mengajar.  Menarik untuk diketahui, kira-kira faktor–faktor apa saja yang dapat mempengaruhi user (dalam hal ini dosen maupun instruktur) dalam menggunakan internet sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar serta seberapa besar faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap penggunaan internet. Untuk mengetahui hal tersebut maka dilakukan penelitian berdasarkan Pendekatan Technology Acceptance Models (TAM). TAM digunakan untuk memprediksi penerimaan pengguna terhadap penggunaan teknologi baru. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) pada perangkat lunak Analisys of MOment Structure (AMOS) versi 6.0.