Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Perbandingan Kinerja Protokol Routing RIP dan OSPF Pada Jaringan Skala Kecil Alfian Nasrudin; Ramdan Satra; Lukman Syafie
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 3, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v3i2.3639

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan kinerja protokol routing Open Shortest Path First (OSPF) dan Routing Information Protocol (RIP) pada jaringan berbasis MikroTik yang dibangun menggunakan GNS3. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan pemilihan protokol routing yang tepat untuk meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kecepatan konvergensi jaringan, terutama pada lingkungan dengan topologi dinamis. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi perbedaan kinerja kedua protokol berdasarkan empat parameter utama, yaitu delay (waktu tunda), packet loss, Throughput, dan convergence time. Metode penelitian meliputi perancangan topologi jaringan menggunakan dua router MikroTik dan tiga klien, konfigurasi OSPF dan RIP, serta pengujian performa dengan skenario lalu lintas data yang sama. Hasil pengujian menunjukkan bahwa OSPF memiliki kinerja yang lebih baik pada seluruh parameter dibandingkan RIP. Rata-rata delay OSPF lebih rendah, packet loss mencapai 0% di semua skenario, Throughput lebih tinggi, serta waktu konvergensi lebih cepat (6–7 detik) dibandingkan RIP yang memerlukan 18–21 detik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa OSPF lebih cocok digunakan pada jaringan dengan kebutuhan jalur optimal dan konvergensi cepat, sedangkan RIP dapat digunakan pada jaringan kecil yang bersifat statis dengan sedikit perubahan topologi
Rancang Bangun Sistem Penyewaan Lapangan Tenis dengan Fitur Real-Time Chat Berbasis Web Menggunakan Metode Spiral Ahmad Muflih; Irawati Irawati; Lukman Syafie
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 3, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v3i2.3645

Abstract

Permasalahan utama dalam manajemen fasilitas olahraga di Kota Makassar, khususnya lapangan tenis, terletak pada penggunaan sistem reservasi konvensional yang memicu inefisiensi operasional dan ketidakpastian informasi ketersediaan bagi penyewa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi manajemen penyewaan lapangan tenis berbasis web yang mengintegrasikan fitur real-time chat, yaitu mekanisme komunikasi digital yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan pesan secara langsung tanpa jeda waktu yang signifikan sehingga pengguna dan pengelola dapat berinteraksi secara instan dalam satu platform. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Spiral, yaitu pendekatan pengembangan perangkat lunak yang bersifat iteratif dan berorientasi pada analisis risiko. Model ini menggabungkan pendekatan prototyping dan model sekuensial, di mana setiap siklus pengembangan melalui tahapan komunikasi pelanggan, perencanaan, analisis risiko, rekayasa, konstruksi, dan evaluasi untuk menghasilkan sistem yang lebih stabil dan sesuai kebutuhan penggunaan Hipotesis penelitian mengasumsikan bahwa implementasi sistem informasi yang terintegrasi dengan fitur komunikasi langsung dapat mereduksi kesalahan pencatatan jadwal dan meminimalisir konflik pemesanan (double booking) secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengotomatisasi aliran kerja manajemen, menyediakan transparansi ketersediaan lapangan secara presisi, serta memfasilitasi koordinasi responsif antara pengelola dan penyewa melalui protokol WebSocket. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital pada manajemen lapangan tenis di wilayah urban seperti Makassar memberikan dampak positif terhadap efektivitas administrasi dan kepuasan pengguna, sekaligus menyediakan dasar bagi pengembangan ekosistem olahraga yang lebih modern dan terorganisir
Enhancing Digital Literacy Through the Introduction of Robotics and Scratch for Primary School Students in Kedah, Malaysia Lukman Syafie; Herman Herman; Ihwana As'ad; Anita Badriah
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang4519

Abstract

This community service program aims to improve digital literacy among elementary school students in Kedah, Malaysia through introducing robotics and Scratch programming. The main issue faced was students' limited exposure to computational thinking and STEM-based learning. Through intensive training provided by Universitas Muslim Indonesia, students from 13 schools were equipped with fundamental skills in visual programming using Scratch and basic robotics concepts. The training was officially opened by the Special Officer to the Minister of Education Malaysia and covered introduction to computational thinking, hands-on Scratch programming, and educational robotics demonstrations. Results showed significant improvement in students' understanding of programming concepts and increased enthusiasm towards technology. Additionally, an educational module was created for continued learning. The program successfully enhanced students' digital literacy and received strong appreciation from school principals who expressed interest in ongoing collaboration for similar activities.
An IoT-Based Fuzzy Decision Support System for Rhizobium Inoculation to Improve Soybean Productivity Andi Ulfah Tenripada; Lukman Syafie; Muh Mu'min; Raqhib Ataillah; Muh Nawir
Indonesian Journal of Data and Science Vol. 7 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Data and Science
Publisher : Yocto Brain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56705/ijodas.v7i2.458

Abstract

Introduction: Soybean productivity in Indonesia remains below national demand, while the effectiveness of Rhizobium inoculation depends strongly on dynamic soil conditions such as pH, moisture, temperature, and nitrogen availability. This study develops an Internet of Things (IoT)-based decision support system for adaptive Rhizobium inoculation in highland soybean cultivation. Method: The system integrates a Soil NPK RS485 Modbus sensor, ESP32-WROOM-32D microcontroller, MQTT communication, and the SMARTO web dashboard to monitor four environmental parameters in real time. A Mamdani Fuzzy Inference System was implemented using 17 membership functions and 25 expert-derived IF–THEN rules, with centroid defuzzification producing Rhizobium dose recommendations from 0 to 200 g/ha. Results and Discussion: Field readings of pH 7.5, soil moisture 55%, temperature 26°C, and nitrogen 155 mg/kg generated a recommendation of 16.56 g/ha, classified as Very Low, with a pump volume of 33 mL/ha. Expert validation across 30 simulated highland scenarios produced an overall agreement rate of 83.3%, demonstrating satisfactory consistency between system recommendations and agronomic judgment. Conclusion: The proposed IoT-Fuzzy DSS demonstrates the feasibility of location-specific, real-time, and interpretable Rhizobium inoculation support for highland soybean cultivation, providing a practical foundation for precision biological-input management.