Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Hukum Sukuk Daerah Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah Dede Dede
JURNAL PEMULIAAN HUKUM Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pemuliaan Hukum
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.213 KB) | DOI: 10.30999/jph.v2i2.1020

Abstract

Pasal 169 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tidak memberikan pilihan mengenai jenis obligasi yang dapat diterbitkan Pemerintah Daerah. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara, tidak memasukkan obligasi daerah dalam pengertian dan materi muatannya. Peraturan Pemerintah, demikian pula dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2011 Tentang Pinjaman Daerah hanya mengatur mengenai syarat dan prosedur perbitan obligasi, tetapi tidak memberikan pilihan mengenai jenis obligasi. Bagaimana agar Pemerintah Daerah dapat menerbitkan obligasi syariah? Sesuai dengan pasal 33 ayat (4) UUD 1945, perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi yang berkeadilan, maka konsekuensinya pemerintah harus memberi pilihan peran serta masyarakat dalam pembangunan ekonomi dengan penguatan substansi sukuk daerah dalam peraturan perundang-undangan. Sukuk daerah sebaiknya diterbitkan dalam bentuk ritel, sehingga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembiayaan proyek pemerintah daerah yang bermanfaat dan sekaligus masyarakat dapat mengawasi terhadap proyek yang dibiayai dengan sukuk daerah. 
Floods Early Warning System: Aplikasi Pengukuran Ketinggian Air Sungai berbasis LoRa-MQQT Imam Fadli; Dede Dede; Umi Pratiwi; Rudi Ripandi
JURNAL INFORMATIKA DAN KOMPUTER Vol 9, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jiko.v9i2.1627

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan curah hujan tinggi yang rentan terhadap berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir. Salah satu daerah yang sering menghadapi ancaman banjir adalah Daerah Aliran Sungai Serayu (Daerah Aliran Sungai Serayu) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, khususnya di Desa Kedunguter. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi pemantauan ketinggian air Sungai Serayu di Desa Kedunguter, Kabupaten Banyumas. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan informasi ketinggian air secara real-time sebagai dasar sistem peringatan dini banjir berbasis teknologi Long Range (LoRa). Sistem ini terdiri dari perangkat pemantauan yang melibatkan satu unit pemancar dan satu unit penerima, masing-masing menggunakan LoRa untuk komunikasi data jarak jauh. Perangkat ini ditenagai oleh panel surya untuk memastikan operasi otonom dan berkelanjutan di lapangan. Data yang diperoleh dari pemantauan dikirim secara real-time ke aplikasi, memberikan informasi yang akurat tentang kondisi permukaan air sungai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat memiliki tingkat kesalahan relatif 1,31%, dengan akurasi 98,69%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem tersebut dapat memberikan data yang andal dan sebagai peringatan dini banjir bagi masyarakat sekitar.