Irfan MARTIANSYAH
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimasi sterilisasi permukaan eksplan stek mikro tanaman karet Optimization of surface sterilization on rubber microcutting explan Irfan MARTIANSYAH; Deden Dewantara ERIS; . NURHAIMI-HARIS; Darmono TANIWIRYONO
E-Journal Menara Perkebunan Vol 81, No 1: Juni 2013
Publisher : INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.619 KB) | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v81i1.55

Abstract

AbstractAn increasing number of explants is necessary toobtain plantlets in large quantities, for mass propagationof rubber plants. However, high level of contamination atthe primary culture stage is still a major constraint in invitro microcutting of rubber. The aim of this study was tooptimize surface sterilization procedures to reduce micro-bial contamination at the primary culture. Sterilizationexperiment was conducted in two step., The first step wasto determine the effect of washing the explants withrunning water prior to sterilization and then using Deso-germe, ethanol or H 2 O 2 , while the second step was toidentify the suitable sterilization process on reducing thelevel of contamination. The results showed that the surfacesterilization with only one type of sterilization agent couldnot reduce contamination level caused either by bacteriaor fungi, while sterilization with three types of sterilizingagents increased the number of dead explants. The besttreatment for surface sterilization was the directsterilization of explants using 70% ethanol for one minuteand 17.6% H 2 O 2 for 20 minutes without washing with tapwater (A-CD treatment). The percentage of viable andaseptic explantsof this treatment was 76.7%, which wassignificantly higher than those of other treatments. Thistreatment reduced contamination level to 21.7%.AbstrakPeningkatan jumlah eksplan sangat diperlukan untukmemperoleh planlet dalam jumlah besar pada perbanyakanmassal tanaman karet secara in vitro. Namun, tingginyatingkat kontaminasi pada tahap kultur primer masih me-rupakan kendala utama dalam kultur stek mikro tanamankaret. Tujuan penelitian adalah mengoptimasi prosedursterilisasi permukaan eksplan untuk mengurangi jumlaheksplan yang terkontaminasi mikroba pada tahap kulturprimer. Percobaan sterilisasi dilaksanakan dalam duatahap, tahap pertama untuk mengetahui pengaruh pen-cucian eksplan dengan air mengalir pada awal sterilisasiserta penggunaan Desogerme, etanol dan H 2 O 2 , sedang-kan tahap kedua untuk mendapatkan proses sterilisasi yangpaling sesuai dalam menurunkan tingkat kontaminasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sterilisasipermukaan yang menggunakan satu jenis bahan sterilantidak dapat mengurangi kontaminasi, baik oleh bakterimaupun cendawan. Perlakuan sterilisasi eksplan dengantiga jenis bahan sterilan meningkatkan kematian eksplan.Perlakuan sterilisasi permukaan terbaik adalah sterilisasilangsung eksplan menggunakan etanol 70% selama satu  menit dan H 2 O 2 17,6% selama 20 menit, tanpa pencuciandengan air mengalir (perlakuan A-CD). Persentase eksplansteril yang hidup sebesar 76,7%, berbeda nyata dibanding-kan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan tersebut dapatmengurangi kontaminasi menjadi sebesar 21,7%.
Optimasi sterilisasi permukaan eksplan stek mikro tanaman karet Optimization of surface sterilization on rubber microcutting explan Irfan MARTIANSYAH; Deden Dewantara ERIS; . NURHAIMI-HARIS; Darmono TANIWIRYONO
Menara Perkebunan Vol. 81 No. 1: 81 (1), 2013
Publisher : INDONESIAN OIL PALM RESEARCH INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v81i1.55

Abstract

AbstractAn increasing number of explants is necessary toobtain plantlets in large quantities, for mass propagationof rubber plants. However, high level of contamination atthe primary culture stage is still a major constraint in invitro microcutting of rubber. The aim of this study was tooptimize surface sterilization procedures to reduce micro-bial contamination at the primary culture. Sterilizationexperiment was conducted in two step., The first step wasto determine the effect of washing the explants withrunning water prior to sterilization and then using Deso-germe, ethanol or H 2 O 2 , while the second step was toidentify the suitable sterilization process on reducing thelevel of contamination. The results showed that the surfacesterilization with only one type of sterilization agent couldnot reduce contamination level caused either by bacteriaor fungi, while sterilization with three types of sterilizingagents increased the number of dead explants. The besttreatment for surface sterilization was the directsterilization of explants using 70% ethanol for one minuteand 17.6% H 2 O 2 for 20 minutes without washing with tapwater (A-CD treatment). The percentage of viable andaseptic explantsof this treatment was 76.7%, which wassignificantly higher than those of other treatments. Thistreatment reduced contamination level to 21.7%.AbstrakPeningkatan jumlah eksplan sangat diperlukan untukmemperoleh planlet dalam jumlah besar pada perbanyakanmassal tanaman karet secara in vitro. Namun, tingginyatingkat kontaminasi pada tahap kultur primer masih me-rupakan kendala utama dalam kultur stek mikro tanamankaret. Tujuan penelitian adalah mengoptimasi prosedursterilisasi permukaan eksplan untuk mengurangi jumlaheksplan yang terkontaminasi mikroba pada tahap kulturprimer. Percobaan sterilisasi dilaksanakan dalam duatahap, tahap pertama untuk mengetahui pengaruh pen-cucian eksplan dengan air mengalir pada awal sterilisasiserta penggunaan Desogerme, etanol dan H 2 O 2 , sedang-kan tahap kedua untuk mendapatkan proses sterilisasi yangpaling sesuai dalam menurunkan tingkat kontaminasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sterilisasipermukaan yang menggunakan satu jenis bahan sterilantidak dapat mengurangi kontaminasi, baik oleh bakterimaupun cendawan. Perlakuan sterilisasi eksplan dengantiga jenis bahan sterilan meningkatkan kematian eksplan.Perlakuan sterilisasi permukaan terbaik adalah sterilisasilangsung eksplan menggunakan etanol 70% selama satu  menit dan H 2 O 2 17,6% selama 20 menit, tanpa pencuciandengan air mengalir (perlakuan A-CD). Persentase eksplansteril yang hidup sebesar 76,7%, berbeda nyata dibanding-kan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan tersebut dapatmengurangi kontaminasi menjadi sebesar 21,7%.