Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENENTUAN KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA SUMBER AIR DI KAWASAN GUNUNG SALAK KABUPATEN SUKABUMI DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) lisna dewi; Ginayanti Hadisoebroto
Jurnal Sabdariffarma Vol 9, No 2 (2021): SABDARIFFARMA
Publisher : Prodi Farmasi - Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jsfar.v3i2.393

Abstract

Air adalah bagian terbesar penyusun tubuh makhluk hidup. Tubuh mengandung air lebih dari 60%. Sumber air dari alam terkadang dicemari oleh sampah, limbah dan logam berat yang berasal dari kegiatan pertanian, perindustrian dan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam timbal (Pb) dan tembaga (Cu) pada sumber air di kawasan Gunung Salak dari hulu sampai ke hilir dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Penetapan kadar logam timbal (Pb) dan tembaga (Cu) dilakukan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) pada panjang gelombang λspesifik 283,3 nm untuk logam timbal (Pb) dan λspesifik 324,8 nm untuk logam tembaga (Cu). Pengambilan sampel pada satu titik yaitu di tepi sungai, sampel diambil pada 10 lokasi dengan jarak ±500 m antar lokasi sehingga terdapat 10 titik. Setiap titik lokasi pengambilan sampel dicatat koordinatnya menggunakan Global Possitioning System. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kadar tertinggi logam timbal (Pb) adalah 0,202 mg/L pada titik koordinat 6º48´49.8"S 106º45´12.9"E, kadar tersebut melewati batas maksimum yang diperbolehkan sebesar 0,03 mg/L berdasarkan  Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001, Sedangkan kadar tertinggi logam tembaga (Cu) adalah 0,018 mg/L pada titik koordinat 6º46´34.9"S 106º44´07.6"E, kadar tersebut tidak melewati batas maksimum yang diperbolehkan sebesar 0,02 mg/L. Hasil verifikasi metode menunjukkan bahwa uji linearitas, akurasi, presisi, LOD dan LOQ semua memenuhi syarat.Kata kunci : Air, Timbal (Pb), Tembaga (Cu),  Spektrofotometri Serapan Atom
DETERMINATION ANTIOXIDANT ACTIVITY, TOTAL PHENOLICS, FLAVONOIDS CONTENT, OF JUNGRAHAB LEAVES (Baeckea frutescens L.) Wahyu Priyo Legowo; Irma Erika Herawati; Lisna Dewi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i1.1082

Abstract

Medicinal plants are widely used to treat various diseases, and one of the reasons for this is the safety of medicinal plants. The active compounds in medicinal plants include phenolics and flavonoids, which are known to have antioxidant activity. Antioxidants play an essential role in the body's defense against various diseases because they prevent the negative effects of free radicals. Jungrahab (Baeckea frutescens L.) is a medicinal plant containing phenolics and flavonoids. This study aimed to determine the antioxidant activity of jungrahab leaf extracts using the 2, 2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) method. The results showed the antioxidant activity of the extract, water fraction, ethyl acetate, and n-hexane of jungrahab leaves with IC50 values of 12.62, 61.74, 60.66, and 63.99 ppm, respectively. Meanwhile, jungrahab extract has a total phenolic content of 52.40 mg GAE (Gallic Acid Equivalent)/g and a flavonoid content of 56.72 mg QE (Quercetin Equivalent)/g. Jungrahab extract showed strongest antioxidant category compared to its fractions. Keywords: phenolics content, flavonoids content, antioxidant activity, DPPH, jungrahab
Pengembangan Desa Warnasari melalui Pengolahan Limbah, Inovasi Selai Tomat Momotaro, Es Krim Susu Sapi, Pemasaran Banner, Literasi Akademik, Edukasi Digital Lisna Dewi; Lina Ratnasari Memed; Iyan Hardiansyah; Tazzaka Syahrul Muhammad; Vina Tiara Annisa; Adisty Fazria Suryani; Dera Ammelia Zahra; Sindy Selanisa; Adinda Sevtynova Dwi Putri; Surya Padli; Muhamad Rian Maulana; Dian Hermansyah
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.75

Abstract

Desa Warnasari memiliki berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat. Namun, pemanfaatan potensi tersebut masih menghadapi beberapa kendala, khususnya dalam pengelolaan limbah, pengembangan produk lokal, literasi digital, edukasi kesehatan, dan pendidikan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Berdampak (KKN-TB) dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan berbasis asset melalui identifikasi dan pemanfaatan potensi yang tersedia di desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan tahapan observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, perancangan, pelaksanaan program, pendampingan, hingga evaluasi bersama warga setempat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat secara nyata melalui inovasi pengolahan komoditas lokal menjadi selai tomat dan es krim susu sapi bernilai ekonomis, serta pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos dan pupuk organik cair. Pada sektor lain, program ini berhasil menguatkan identitas visual UMKM melalui pembuatan media promosi, meningkatkan literasi bahasa asing pada anak usia dini dan sekolah dasar, serta meningkatkan kesadaran warga mengenai pencegahan stunting dan tata cara penggunaan obat yang tepat. Kontribusi utama dari pengabdian ini adalah terwujudnya transformasi tantangan desa menjadi peluang ekonomi baru serta terbangunnya kesadaran masyarakat dalam mengelola aset desa secara mandiri dan berkelanjutan.