Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI TERUSI (CuSO4) TERHADAP PRODUKSI TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA MEDIA GAMBUT R. Riska Wahyuni; Intan Sari; Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.635

Abstract

Penelitian tentang pengaruh pemberian konsentrasi terusi (CuSO4) terhadap produksi tomat(Lycopersicum esculentum Mill) pada media gambut, dilakukan di Kecamatan TembilahanHulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau. Penelitian berlangsung dari bulan Januarisampai April 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberiankonsentrasi terusi (CuSO4) dalam meningkatkan produksi tomat dan mendapatkankonsentrasi terusi (CuSO4) yang optimal untuk produksi tomat yang dibudidayakan padamedia gambut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 tarafperlakuan dan diulang sebanyak 4 kali. Media yang digunakan adalah tanah gambutdengan tingkat pelapukan hemik yang diberikan perlakuan konsentrasi terusi (CuSO4) 0ppm (kontrol), 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, 250 ppm. Parameter pengamatan padapenelitian ini yaitu jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, persentase bungamenjadi buah, diameter buah, bobot per buah dan bobot buah per tanaman. Datapengamatan dianlisa dengan analisis sidik ragam (Uji F) dan dilanjutkan dengan uji lanjutTukey HSD pada taraf 5%. Pemberian konsentrasi terusi (CuSO4) terhadap tanaman tomatyang dibudidayakan pada media gambut mampu memberikan pengaruh yang nyataterhadap parameter jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, diameter buah,bobot per buah dan bobot buah per tanaman dibandingkan dengan tanpa perlakuan(kontrol). Pemberian konsentrasi terusi (CuSO4) 100 ppm mampu memberikan hasil yangoptimal pada hampir seluruh parameter pengamatan kecuali jumlah buah per tanaman.
PEMBERIAN ZPT ALAMI BAWANG MERAH DAN AIR KELAPA UNTUK PERTUMBUHAN STEK PUCUK LENGKENG ( Dimocarpus longan Lour ) Vivi Wahyuni; Elfi Yenny Yusuf; Yoyon Riono
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.690

Abstract

Penelitian Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Alami Bawang Merah Dan Air Kelapa UntukPertumbuhan Stek Pucuk Lengkeng ( Dimocarpus longan Lour ) di Desa Danau Pulai IndahKecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir selama 3 bulan dimulai dari bulan Junisampai dengan Agustus 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruhpemberian Zat Pengatur Tumbuh bawang merah dan air kelapa untuk pertumbuhan stekpucuk lengkeng (Dimocarpus longan Lour).Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan terdiridari 2 faktor pertama adalah dosis pupuk yang terdiri dari 7 taraf perlakuan dengan 3ulangan setiap percobaan terdapat 5 unit tanaman sehingga terdapat 105 tanaman.Perlakuan yang digunakan adalah Air Mineral / Kontrol, air kelapa 20% ( 200 ml/l air), airkelapa 25% ( 250 ml/l air), air kelapa 30% ( 300 ml/l air), ekstrak Bawang Merah 0,5% ( 5ml/l air), ekstrak Bawang Merah 1% ( 10 ml/l air) dan ekstrak Bawang Merah 1,5% ( 15ml/l air)Parameter pengamatan pada penelitian ini yaitu, Umur Muncul Tunas (hari), Jumlah Tunas(buah), Panjang Tunas (cm), Volume Akar (ml) dan Persentase Stek Bertunas (%). Datapengamatan dianalisis dengan sidik ragam, (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjutTurkey HSD pada tahaf 5%.Pemberian ZPT bawang merah dan air kelapa mampu meningkatkan pertumbuhan stekpucuk tanaman lengkeng, umur muncul tunas yang terbaik pada perlakuan air kelapa 25% (250 ml/l air) dan ekstrak bawang merah 1,5% ( 15 ml/l air), terhadap jumlah tunas yangterbaik pada perlakuan ekstrak bawang merah 1% ( 10 ml/l air), perlu penelitian lanjutanpemberian konsentrasi ekstrak bawang merah dan air kelapa yang lebih tinggi mampumempengaruhi pertumbuhan stek.
PENGARUH KOMBINASI AMELIORAN PUPUK KANDANG DAN ABU SEKAM PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max) PADA TANAH GAMBUT Maimunah. Intan Sari. Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v4i2.1270

Abstract

This study aims tostudy the effect of the composition of doses of chicken manure and rice husk ash on the growth and production of soybean (glycine max) on peat soils. This research was conducted in the month of February 2013 to june 2013 in the tembilahan hulu village,tembilahan hulu district,indragiri hilir regency. Initial soil analysis was carried out at the BPTP Yogyakarta Laboratory. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications factors and 3 replications namely without treatment and treatmen of chicken manure doses in the same 3 treatments namely 2500 kg/ha, for rice husk ash using a doses of 5000 kg/ha,1000kg/ha and 1500 kg/ha, so that we can get4 cobinations off repeated 3 replications so that there ar 12 experimental units,each experimental unit consisting of 10 plant pots. The parameters observed were soil chemical properties,plant height,number of effective root nodules (100%), percentage of pithedpods,number of seeds / plants,weight of 100 seeds (grams). The data can be analyzed statiscallyif the F coutis greater than theF table followed by the tukey HSD test at the 5% level. The results showed that the combination of chicken manure and rice husk ash was significantly different from plant height and weight of 100 seeds. In the parameters of the number of effective root nodules (100%),the percentage of effective root nodules,the percentage of pithed pods,the dry weight of seeds/plants,showed no significant effect. The best weight of 100 soybean seeds is found in the combination dose of 2500 kg chicken/ha chicken manure and 1000kg/ha of rice husk ash which is 16.20g.
PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) DENGAN PEMBERIAN SP-36 DAN DOLOMIT DI TANAH GAMBUT Mardaus. Intan Sari. Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v4i2.1271

Abstract

Reseach the ifluece ofthe produktion of a crop tomatos. By the SP-36 and dolomite in peat soil hasee implementd in the garden experiment the fakulty of agrikulture UNISI Riau provice.During 4month from may to the augustus. reseach purpose the provision of avariety ofdoses to SP-36 and dolomite crop of tomato plants in the lads of peat. Medium used to a SP-36 and dolomite, 200kg SP-36/Ha+2Ton, 200kg SP-36/Ha+3Ton, 200kg SP-36/Ha+4Ton, 250kg SP-36/Ha+2Ton, 250kg SP-36/Ha+3Ton, 250kg SP-36/Ha+4Ton. The experimetwork on this useful the parameter observation the ground, pH tall pland, the age of flower theage ofthe frist fruit, heavy brangkas dry. Data analyzedy by obervation ingerprint variety of(ANOVA) and continiued by test further HSD 5% perpecent during the preparattory pheseof turkey the of various doses of combinasi already afford uprade production crop tomato whit the highest on the in creased production of treatment 250kg SP-36/Ha +4 Tons dolomite/Ha, against the age of flowering recorder on treatment 200kg SP-36/ha+4 Tons dolomite/Ha, the frist crop to the age of the fas test intreatmet 250kg SP-36/Ha+4 Tons dolomite/Ha, talll plant to exist at the level of treatmet 250kg SP-36/Ha+4 Tons dolomite/Ha, on the increase intreatment exsist at the level of pH 4 Ton dolomite/Ha againt brangkasan dry planet on the highest treatment 250kg SP-36/Ha+4 Ton dolomite/Ha.
PENGARUH GENOTIP CEKAMAN KEKERINGAN DAN TINGKAT NETRALISASI Al TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERAKARAN KEDELAI Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v4i2.1273

Abstract

Cultivation of plants on dry acid land faces several obstacles, including drought and high Al3 + solubility. The response of soybean to water deficit varies depending on the plant species, the size and duration of stress and the growth phase. The high solubility of Al3 + in the soil is toxic to plants, thus inhibiting root function and growth. The purpose of this study was to study the growth response and tolerance mechanisms of soybeans under drought and aluminum stress conditions. This study used a completely randomized design (CRD) 3 factors with 3 replications, consisting of soybean genotypes (SP 30-4, PG 57-1, Anjasmoro and Tanggamus), drought periods (2, 6 and 10 days), and Al neutralization ( 0 x Aldd and 1 x Aldd). The difference in growth response between genotypes to Al stress and drought was seen in the variables of plant height, number of leaves, and crown dry weight
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L) DENGAN PEMBERIAN MIKROORGANIME LOKAL (MOL) FESES WALET PADA MEDIA GAMBUT Amelia Nanda; Intan Sari; Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v9i1.1854

Abstract

Penelitian pengaruh konsentrasi mikroorganisme lokal (MOL) feses walet terhadap pertumbuhan bawang merah (Allium cepa L) pada media gambut telah dilaksanakan di Kebun percobaan Universitas Islam Indragiri UNISI Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau selama 3 bulan dari bulan Janurai sampai Maret Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi mikroorganisme lokal (MOL) feses walet terhadap pertumbuhan bawang merah (Allium cepa L) pada media gambut Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non factorial yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 3 kali ulangan yaitu terdiri dari 0%, 5%, 10%, 15 %, 20 %, 25 % Parameter pengamatan pada penelitian ini yaitu, tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun, bobot umbi per rumpun. Data pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (ANNOVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjut tukey HSD dengan taraf 5% Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 25% mampu meningkatkan parameter yaitu Tinggi tanaman, Berat basah umbi per rumpun, Berat kering umbi perrumpun, bobot kering umbi, dan buah layak jual, kecuali pada perlakuan jumlah umbi perrumpun;
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN KELAPA UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAHE MERAH (Zingiber officinale rubrum)PADA MEDIA GAMBUT Kailani; Yoyon Riono; Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v8i1.2471

Abstract

Penelitian ini tentang pertumbuhan dan produksi jahe merah (Zingiber officinale rubrum) dengan menggunakan pupuk organik cair tandan kelapa pada media gambut, telah dilaksanakan di lahan Kampung Meranti Desa Bente Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir, dimulai pada bulan Juni sampai Oktober 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh POC tandan kelapa dan untuk mendapatkan dosis yang optimum untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi jahe merah pada media gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah POC dengan kosentrasi 0%, 25%, 50%, 75% 100%. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, jumlah anakan, berat basah brangkasan, data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji tukey HSD pada taraf kepercayaan 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, memperlihatkan berpengaruh nyata pada semua parameter. Pemberian POC tandan kelapa 100% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi jahe merah.