Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX PADA PEMBELAJARAN IPA Safrudin Juhri
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 5, No 2 (2020): Bio Educatio (The Journal of Science and Biology Education)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.329 KB) | DOI: 10.31949/be.v5i2.2597

Abstract

Berdasarkan observasi dan refleksi peneliti di kelas IX  SMP Negeri 3 Terisi Kab. Indramayu menunjukkan  bahwa permasalahan yang teridentifikasi menyebabkan kemampuan dalam menguasai materi pelajaran sangat lemah, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, kurangnya kreativitas siswa dalam proses pembelajaran, sehingga kegiatan belajar mengajar sangat pasif, siswa. Salah satu masalah yang dihadapi adalah masalah lemahnya pelaksanaan proses pembelajaran IPA. Maka dari itu dilakukan perbaikan dengan salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan peran guru sebagai pembimbing dan fasilitator untuk mengembangkan potensi siswa yaitu model discovery learning. Penelitian  yang  dilakukan  merupakan penelitian  tindakan  kelas  dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I tindakan 1 pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning  sebesar 65,38%. Pada tindakan 2 keberhasilan pelaksanaan 76,92% sedangkan pada siklus II tindakan 1 keberhasilan pelaksanaan pembelajaran learning sebesar 88,46%, pada tindakan 2 keberhasilan pelaksanaan learning  sebesar 100%.. siklus II tindakan 2 yakni keberhasilannya telah lebih dari 85%.. Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning  mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I tindakan 1 rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 76,53, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 17 siswa atau sebesar 65,38% meningkat pada siklus I tindakan 2 rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,46, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 20 atau sebesar 76,92%, sedangkan pada siklus II tindakan 1 rata-rata nilai yang diperoleh siswa 84,42, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 23 atau sebesar 88,46%, meningkat lagi pada siklus II tindakan 2 rata-rata nilai yang diperoleh siswa 87,30 jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 26 siswa atau sebesar 100%, sehingga pada siklus II tindakan 1 baru tercapainya target yang ditentukan yakni 85%.