Berdasarkan observasi dan refleksi peneliti di kelas IX SMP Negeri 3 Terisi Kab. Indramayu menunjukkan bahwa permasalahan yang teridentifikasi menyebabkan kemampuan dalam menguasai materi pelajaran sangat lemah, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, kurangnya kreativitas siswa dalam proses pembelajaran, sehingga kegiatan belajar mengajar sangat pasif, siswa. Salah satu masalah yang dihadapi adalah masalah lemahnya pelaksanaan proses pembelajaran IPA. Maka dari itu dilakukan perbaikan dengan salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan peran guru sebagai pembimbing dan fasilitator untuk mengembangkan potensi siswa yaitu model discovery learning. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I tindakan 1 pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning sebesar 65,38%. Pada tindakan 2 keberhasilan pelaksanaan 76,92% sedangkan pada siklus II tindakan 1 keberhasilan pelaksanaan pembelajaran learning sebesar 88,46%, pada tindakan 2 keberhasilan pelaksanaan learning sebesar 100%.. siklus II tindakan 2 yakni keberhasilannya telah lebih dari 85%.. Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I tindakan 1 rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 76,53, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 17 siswa atau sebesar 65,38% meningkat pada siklus I tindakan 2 rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,46, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 20 atau sebesar 76,92%, sedangkan pada siklus II tindakan 1 rata-rata nilai yang diperoleh siswa 84,42, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 23 atau sebesar 88,46%, meningkat lagi pada siklus II tindakan 2 rata-rata nilai yang diperoleh siswa 87,30 jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 26 siswa atau sebesar 100%, sehingga pada siklus II tindakan 1 baru tercapainya target yang ditentukan yakni 85%.