Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VERBA KEKUASAAN SBY DALAM SURAT KABAR BERBAHASA INDONESIA M. Abdul Khak
Kandai Vol 11, No 1 (2015): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.439 KB) | DOI: 10.26499/jk.v11i1.215

Abstract

Dalam kehidupan modern saat ini media massa telah menjadi corong atau alat kekuasaan. Bahkan, media massa sendiri juga menjadi bagian dari penguasa itu. Media massa telah menjadi perekam kekuasaan individu atau kelompok dan pada saat yang bersamaan telah menjadi bagian dari kekuasan itu. Dalam konteks di Indonesia pada 2009--2014, kekuasaan yang banyak direkam oleh media massa adalah kekuasaan seorang SBY, baik sebagai presiden maupun sebagai ketua umum partai politik. Masalah yang dibahas dalam tulisan ini adalah apa saja jenis verba yang menggambarkan kekuasaan SBY. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan jenis-jenis verba yang menunjukkan kekuasaan SBY. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua jenis verba yang digunakan SBY, yaitu verba tindak tutur dan verba nontindak tutur. Dalam kaitannya dengan kekuasaan, kedua jenis verba itu dapat dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu (1) verba konfliktif, (2) verba kompetitif, (3) verba kolaboratif, dan (4) verba konvival.
PREPOSISI POLIMORFEMIS DALAM BAHASA INDONESIA M. Abdul Khak; Lien Sutini
SAWERIGADING Vol 18, No 3 (2012): SAWERIGADING, Edisi Desember 2012
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v18i3.391

Abstract

Prepositions in Indonesian have been dealt by many experts. It shows that the preposition is an important element in Indonesian grammar. Among the existing posts, it seems there is no writing that specifically discuss polimorphemes preposition. This paperpresents a study specifically how polymorphemes preposition on the shape and how in sentences. The research method is descriptive and basic techniques and some techniques distributional derivatives. This study produced polymorphemes prepositions in Indonesian has the form as follows: 1) derived from other categories: (a) of the verb: mengingat, mengenai, (b) of the adjective: sepanjang, and, (c) of the adverb: sebelum, sesudah; 2) combination of verbs with prepositions: sesuai dengan, and, 3) the combined propositions: (a) monomorpheme + monomorpheme: di dalam, di luar, di tengah, di atas, di bawah, and (b) monomorpheme + polymorpheme: di sekitar, di sepanjang, di sebelah, di sekeliling, di seputar. Abstrak  Preposisi dalam bahasa Indonesia sudah banyak dibincangkan oleh para ahli. Hal itu menunjukkan bahwa preposisi merupakan unsur penting di dalam tata bahasa Indonesia. Dari sekian tulisan yang ada, tampaknya belum ada tulisan yang secara khusus membincangkan preposisi polimorfemis. Tulisan ini secara khusus menyajikan kajian tentang bentuk preposisi polimorfemis dan perilaku sintaktisnya. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif dan teknik dasar distribusional dan beberapa teknik turunannya. Kajian ini menghasilkan preposisi polimorfemis dalam bahasa Indonesia yang memiliki bentuk sebagi berikut: 1) turunan dari kategori lain: (a) dari verba: mengingat, mengenai, (b) dari adjektiva: sepanjang, dan,(c) dari adverbia: sebelum, sesudah; 2) perpaduan verba dengan preposisi: sesuai dengan; dan, 3) gabungan preposisi: (a) monomorfemis + monomorfemis: di dalam, di luar, di tengah, di atas, di bawah dan (b) monoforfemis + polimorfemis: di sekitar, di sepanjang, di sebelah, di sekeliling, di seputar.