Prepositions in Indonesian have been dealt by many experts. It shows that the preposition is an important element in Indonesian grammar. Among the existing posts, it seems there is no writing that specifically discuss polimorphemes preposition. This paperpresents a study specifically how polymorphemes preposition on the shape and how in sentences. The research method is descriptive and basic techniques and some techniques distributional derivatives. This study produced polymorphemes prepositions in Indonesian has the form as follows: 1) derived from other categories: (a) of the verb: mengingat, mengenai, (b) of the adjective: sepanjang, and, (c) of the adverb: sebelum, sesudah; 2) combination of verbs with prepositions: sesuai dengan, and, 3) the combined propositions: (a) monomorpheme + monomorpheme: di dalam, di luar, di tengah, di atas, di bawah, and (b) monomorpheme + polymorpheme: di sekitar, di sepanjang, di sebelah, di sekeliling, di seputar. Abstrak Preposisi dalam bahasa Indonesia sudah banyak dibincangkan oleh para ahli. Hal itu menunjukkan bahwa preposisi merupakan unsur penting di dalam tata bahasa Indonesia. Dari sekian tulisan yang ada, tampaknya belum ada tulisan yang secara khusus membincangkan preposisi polimorfemis. Tulisan ini secara khusus menyajikan kajian tentang bentuk preposisi polimorfemis dan perilaku sintaktisnya. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif dan teknik dasar distribusional dan beberapa teknik turunannya. Kajian ini menghasilkan preposisi polimorfemis dalam bahasa Indonesia yang memiliki bentuk sebagi berikut: 1) turunan dari kategori lain: (a) dari verba: mengingat, mengenai, (b) dari adjektiva: sepanjang, dan,(c) dari adverbia: sebelum, sesudah; 2) perpaduan verba dengan preposisi: sesuai dengan; dan, 3) gabungan preposisi: (a) monomorfemis + monomorfemis: di dalam, di luar, di tengah, di atas, di bawah dan (b) monoforfemis + polimorfemis: di sekitar, di sepanjang, di sebelah, di sekeliling, di seputar.