Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

WORKSHOP/PELATIHAN MEMBUAT PERANGKAP NYAMUK MANDIRI DI DESA MUARA JAMBI KECAMATAN MARO SEBO KABUPATEN MUARO JAMBI 2021 Armaidi Darmawan; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Ima Maria; Nuriyah Nuriyah; Guspianto Guspianto
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT One of the most important factors in maintaining the sustainability of public health is to maintain environmental health. One of the flagship programs of PUI SEHAD is the establishment of a SEHAT Tourism Village which is a role model or pilot village in the Muaro Jambi Village area, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. From this activity, it is hoped that a mosquito-free pilot village will be formed. As is known, mosquitoes are vectors of various infectious diseases such as dengue hemorrhagic fever, malaria, chikungunya, filariasis, etc. The tourist area of ​​Muaro Jambi Temple almost every day gets visits from domestic tourists and foreign tourists. Effective mosquito control is needed to break the chain of transmission of infectious diseases caused by mosquitoes. The method of implementing the activity is by workshops/training on making mosquito traps independently to the community in the Muaro Jambi Village area, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. Furthermore, socializing and administering training permits to the puskesmas and village leaders, then gathering the community with the Health protocol. The next activity is conducting mosquito trap training to the community by empowering the community by making their mosquito traps at home and finally evaluating activities. The activity was held on 26 October 2021 in Muara Jambi Village, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. 50 people were present at the event, which were RT representatives from Muara Jambi Village. The public is given an understanding of mosquitoes and the diseases that can be caused by mosquitoes. Then, each workshop participant was given equipment and materials and the practice of making an independent mosquito trap. This activity went well and received support from all parties. With the implementation of this activity, it is hoped that it can suppress diseases caused by mosquitoes and can control mosquito vectors from spreading disease. Keywords: Mosquito Trap, Health Training ABSTRAK Salah satu faktor terpenting dalam menjaga keberlanjutan kesehatan masyarakat adalah dengan menjaga kesehatan lingkungan. Salah satu program unggulan dari PUI SEHAD adalah terbentuknya Desa Wisata SEHAT yang merupakan desa role model atau percontohan di wilayah Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Dari kegiatan ini diharapkan terbentuknya Desa percontohan bebas nyamuk. Seperti diketahui, nyamuk adalah vektor dari berbagai penyakit-penyakit infeksi seperti demam berdarah dengue, malaria, cikungunya, filariasis, dll. Daerah wisata Candi Muaro Jambi hampir tiap hari mendapat kunjungan dari wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Perlu pengendalian nyamuk yang efektif untuk memutus rantai penularan penyakit menular yang diakibatkan oleh nyamuk tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan workshop/pelatihan membuat perangkap nyamuk secara mandiri kepada masyarakat di wilayah Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Selanjutnya mensosialisasikan dan pengurusan perizinan penyelenggaraan pelatihan kepada pihak puskesmas dan pimpinan desa, kemudina mengumpulkan masyarakat dengan protocol Kesehatan. Kegiatan selanjutnyna adalah melakukan pelatihan perangkap nyamuk kepada masyarakat dengan memberdayakan masyarakat dengan membuat perangkap nyamuk sendiri di rumah dan terakhir adalahn melakukan evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan tanggal 26 Okober 2021 di Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Masyarakat yang hadir pada saat kegiatan berjumlah 50 orang, yang merupakan perwakilan RT dari Desa Muara Jambi. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai nyamuk dan penyakit-penyakit yang dapat diakibatkan oleh nyamuk. Kemudian Masing-masing peserta workshop dibagi peralatan dan bahan-bahan dan praktik membuat perangkap nyamuk mandiri. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh pihak. Dengan terlaksananya kegiatan ini maka diharapkan dapat menekan penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk dan dapat mengendalikan vector nyamuk dari penyebaran penyakit. Kata kunci: Perangkap Nyamuk Mandiri, Pelatihan Kesehatan
SKRINING GANGGUAN PENGLIHATAN TERHADAP KEBIASAAN ANAK SDN 04 ARAB MELAYU KOTA SEBERANG JAMBI Imat Rahmatillah; Ridwan Ridwan; Fairuz Fairuz; Nuriyah Nuriyah; Erny K; Wahyu Indah D A
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 1 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Visual disturbances, especially in school children, are currently receiving less attention. Children's habits are one of the triggers for eye disorders in this case is visual acuity. Myopia is one of the causes of decreased visual acuity in children, even though vision is needed in the teaching and learning process. Objective: The objective of this community service is to find visual impairments in the habits of the children of SDN04 Arab Melayu Seberang Jambi City so that if visual impairment is found, the service team can provide education to teachers. Methods: Eye health checks include good vision checks using a snellen card and trial lens. Results: The sample for this service was all 261 students of SD 04 Arab Melayu Seberang, Jambi City. Where it was found that as many as 183 students had a habit of using gadgets and as many as 81 students read while lying down. After a visual examination, 179 students were declared normal and 82 students with visual impairments. Keywords: Visual disturbances, Habits, Myopia ABSTRAK Latar Belakang: Gangguan penglihatan terutama pada anak sekolah saat ini kurang diperhatikan. Kebiasaan anak merupakan salah satu pemicu terjadinya gangguan pada mata dalam hal ini adalah ketajaman penglihatan. Myopia merupakan salah satu penyebab penurunan ketajaman penglihatan pda anak, padahal penglihatan saat diperlukan dalam proses belajar mengajar. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah untuk menemukan gangguan penglihatan terhadap kebiasaan anak SDN04 Arab Melayu Kota Seberang Jambi sehingga apabila ditemukan gangguan penglihatan maka tim pengabdian dapat meberikan edukasi terhadap guru. Metode: Pemeriksaan kesehatan mata meliputi pemeriksaan visus baik menggunakan snellen card dan trial lens. Hasil: Sampel pada pengabdian ini adalah seluruh siswa SD 04 Arab Melayu Kota Seberang Jambi sebanyak 261 siswa. Dimana didapatkan bahwa sebanyak 183 siswa yang mempunyai kebiasaan penggunaan gadget dan sebanyak 81 siswa membaca sambil berbaring. Setelah dilakukan pemeriksaan visus maka sebanyak 179 siswa dinyatakan normal dan 82 siswa dengan gangguan penglihatan. Kata Kunci: Gangguan penglihatan, Kebiasaan, Myopia
SKRINING HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI Armaidi Darmawan; Ima Maria; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Nuriyah Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Background: Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that can be evaluated through HbA1c examination. The hemoglobin A1c test is a test used to control blood sugar levels within 6 weeks to 3 months. Objective: This service aims to determine the HbA1c value in DM patients in the work area of the Pakuan Baru Health Center, so that the HbA1c results can be used as basic data for adherence to treatment and changes in healthy living behavior. Methods: Counseling on DM and HbA1C examination was conducted in SAGU (Sugar Aware) Village. Blood samples were taken and examined at the Emerald Clinical Laboratory, Jambi City. Results: The most abnormal HbA1c was found in the age range of 50-54 years and 64.81% had HbA1c values above the reference normal range (4.5-6.3%). Keywords: Diabetes Mellitus, HbA1c Abstrak Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat dievaluasi melalui pemeriksaan HbA1c. Tes hemoglobin A1c merupakan tes yang dipergunakan untuk mengontrol kadar gula darah dalam waktu 6 minggu hingga 3 bulan. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui nilai HbA1c pada penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Pakuan Baru, sehingga hasil HbA1c tersebut dapat dijadikan data dasar untuk kepatuhan menjalani pengobatan dan perubahan perilaku hidup sehat. Metode: Penyuluhan tentang DM dan pemeriksaan HbA1C dilakukan di Kampung SAGU (Sadar Gula). Sampel darah dibawa dan diperiksa ke Laboratorium Klinik Emerald, Kota Jambi. Hasil: HbA1c abnormal terbanyak ditemukan pada rentang usia 50-54 tahun dan 64,81% memiliki nilai HbA1c di atas batas normal rujukan (4,5-6,3%).
JAMBAN SEHAT DAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN DI MUARA KUMPE Armaidi Darmawan; Ima Maria; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Nuriyah Nuriyah
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v11i1.25102

Abstract

Introduction: An unhealthy environment can cause various diseases. Environmental-based diseases are a concern because they are among the 10 most common diseases in public health centers throughout Indonesia. The use of healthy latrines is one of the indicators contained in the achievement of Community-Based Total Sanitation, Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) indicators, and Healthy Indonesia Program Process with Family Approach (PIS-PK) indicators. Objective: This study aims to describe the application of healthy latrines and the incidence of environmental-based diseases in Muara Kumpe. Methods: This study is an observational analytic study that used a cross-sectional design. Samples were 100 households in Muara Kumpe, simple random sampling. Data were collected by direct observation with a checklist and questionnaire. Diseases observed within the last 6 months: Dengue Fever/DHF, Diarrhea, Malaria, TBC, Acute respiratory infection, typhoid, itchy complaint. Results: A total of 69% of households had an environmental-based disease in the last 6 months, households that meet all the criteria for healthy latrines are 14%, households with healthy domestic sewerage (HDS) are 42%, households that meet all the criteria for a good waste disposal facility are 21%. Households that meet all the criteria for clean water are 76%. There is a significant effect of healthy domestic sewerage and clean water to environmental disease. Conclusion: Improving on-site latrine quality can deliver health benefits when latrine use practices are in place Keywords: Latrine, environment, disease
PENILAIAN STATUS GIZI PADA BALITA SEBAGAI BENTUK PENCEGAHAN STUNTING DAN PELAYANAN KHITAN GRATIS DI KOTA JAMBI Ridwan Ridwan; Aulia Satria; Armaidi Darmawan; Nuriyah; Imat Rahmatulillah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 1 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i1.25100

Abstract

ABSTRACT Introduction: Nutritional status in Indonesia in 2022 shows that 24.4% of children are stunted. Stunting is not only a problem in Indonesia but also in the world. In Jambi province, the prevalence of stunting is 22.4% (SSGI 2021) where the highest category is based on WHO, at least 20%. Circumcision or circumcision is an operative procedure with the aim of preventing the accumulation of smegma which can cause inflammation. This activity was followed by 35 toddlers who carried out nutritional status checks where 16 toddlers were detected stunting while the circumcision service was attended by 16 participants where the youngest participant was 4 years old and the oldest was 11 years old. Method: This activity was carried out on October 20, 2022 in Jambi City. Previously the participants would be recorded first. To assess the nutritional status of participants, measurements of height, weight and a brief history with their mothers will be carried out. While circumcision services are carried out or carried out by a medical and paramedical team according to their expertise. Results: From this activity, it was found that the Nutritional Status of the children examined was 16 people (45.715%) suffering from stunting, and 18 people (51.43%) with severe stunting. Meanwhile, based on nutritional status, 18 children (51.43%) were underweight and 9 children (25.71) were severely underweight. Conclusion: From this activity it was concluded that there are still many children who suffer from stunting and underweight in the city of Jambi so that better management is needed by the government and the community. Keyword: Nutritional Status, circumcision ABSTRAK Pendahuluan: Status gizi di Indonesia pada tahun 2022 didapatkan 24,4% anak mengalami stunting. Stunting bukan hanya permasalahan di Indonesia saja tetapi juga didunia. Di provinsi jambi sendiri prevalensi stunting sebesar 22,4% (SSGI 2021) dimana kategori tertinggi berdasarkan WHO minimal 20%. Khitan atau sirkumsisi merupakan suatau tindakan operatif dengan tujuan mencegah terjadinya penumpuka smegma yang dapat menyebabkan inflamasi. Dari kegiatan ini diikuti 35 balita yang melakukan pemeriksaan status gizi dimana 16 balita terdeteksi stunting sedangkan pada pelayanan khitan diikuti 16 peserta dimana peserta yang termuda berusi 4 tahun dan tertua berusia 11 tahun. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2022 di Kota Jambi. Sebelumnya peserta akan didata terlebih dahulu. Untuk penilaian status gizi peserta akan dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan serta anamesis secara singkat dengan ibunya. Sedangkan pelayanan khitan dilakukan atau dikerjakan oleh tim medis dan paramedis sesuai dengan keahliannya. Hasil: Dari kegiatan ini didapatkan Status Gizi TB/U anak yang diperiksa, yang menderita stunting sebanyak 16 orang (45,715%), dan severe stunting sebanyak 18 orang (51,43%). Sedangkan berdasarkan status gizi BB/U didapatkan anak yang underweight sebanyak 18 orang (51,43%) dan severe underweight sebanyak 9 orang (25,71). Kesimpulan: Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa masih banyaknya anak yang menderita stunting dan underweight di Kota Jambi sehingga diperlukan penanggulangan yang lebih baik lagi oleh pemerintah maupun masyarakat. Kata Kunci: Status Gizi, Sirkumsisi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU PENGENDALIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEBUN HANDIL KOTA JAMBI Yuliza Ashari; Nuriyah; Ima Maria
Journal of Medical Studies Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v1i2.16570

Abstract

ABSTRACT Background: Hypertension is often referred to as the silent killer because it can cause sudden death. The number of people with hypertension in the world continues to grow every year and it is predicted that by 2025 there will be 1.5 billion people with hypertension. Objectives: The purpose of this study was to determine the knowledge level, attitudes and family support on hypertension control behavior in Kebun Handil Community Health Center of Jambi City. Methods: This is a quantitative study with a cross sectional design. A sample of 91 respondents was taken by the accidental sampling method. Analysis of the relationship between variables was carried out using the chi-square test. Results: The results showed that knowledge level, attitudes and family support on hypertension control behavior got p value 0,000, 0,100 and 0,003. Conclusions: The level of knowledge and family support on hypertension control behavior at the Kebun Handil Community Health Center of Jambi City has a significant relationship. Meanwhile, attitudes on hypertension control behavior at the Kebun Handil Community Health Center of Jambi City did not have a significant relationship. Keywords: Knowledge Level, Attitude, Family Support, Hypertension Control Behavior ABSTRAK Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena dapat menyebabkan kematian secara mendadak. Jumlah pengidap hipertensi di dunia terus bertambah tiap tahunnya dan diprediksi pada tahun 2025 terdapat 1,5 miliar jiwa yang mengidap hipertensi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap perilaku pengendalian hipertensi di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel sebanyak 91 responden diambil dengan metode accidental sampling. Analisis hubungan antara variabel dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga terhadap perilaku pengendalian hipertensi mendapatkan nilai p 0,000, 0,100 dan 0,003. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap perilaku pengendalian hipertensi di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi memiliki hubungan yang signifikan. Sedangkan sikap terhadap perilaku pengendalian hipertensi di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi tidak memiliki hubungan yang signifikan. Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dukungan Keluarga, Perilaku Pengendalian Hipertensi
STUDI LITERATUR: PENGARUH KADAR VITAMIN D TERHADAP KEJADIAN MIOPIA Nurul Kurnia Murti; Kuswaya Waslan; Nuriyah Nuriyah
Journal of Medical Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v2i1.18095

Abstract

ABSTRACT Background: Myopia is one of the most common types of eye refractive error in the world, where the image of an object that is too far away is focused right in front of the retina. As a result, the eyes will blur when you see objects that are far away. Decreased levels of vitamin D in the body are associated with an increase in the prevalence of myopia because vitamin D functions as an anti-hypertrophy of the ciliary muscle and is useful in the formation of collagen which is the main component of the sclera. Objectives: this study was to determine the effect of vitamin D levels on the incidence of myopia.Methods: This study uses a literature study approach with a scoping review study design using 12 articles according to the inclusion criteria set by the researcher. Results: Based on the results of the literature study, myopic patients tend to have lower serum vitamin D levels than non-myopic patients. Conclusions: The risk of myopia decreases as vitamin D levels increase, especially in childhood and adolescence, but not in old age and in children with preterm birth. Keywords: Literatur Review, Myopia, Vitamin D ABSTRAK Latar Belakang: Miopia merupakan salah satu jenis kelainan refraksi mata terbanyak urutan pertama yang ada di dunia dimana bayangan benda jaraknya terlalu jauh difokuskan tepat di depan retina. Akibatnya, mata akan kabur saat melihat benda yang jaraknya jauh. Penurunan kadar vitamin D di dalam tubuh dikaitkan dengan peningkatan prevelensi terjadinya miopia dikarenakan vitamin D berfungsi sebagai anti hipertrofi otot siliaris serta bermanfaat dalam pembentukan kolagen yang merupakan komponen utama dari sklera. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kadar vitamin D terhadap kejadian miopia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan desain studi scoping review menggunakan 12 artikel sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan peneliti. Hasil: Berdasarkan hasil studi literatur, penderita miopia cenderung memiliki kadar serum vitamin D yang lebih rendah dibandingkan dengan penderita non-miopia. Kesimpulan: Resiko terjadinya miopia akan menurun seiring dengan adanya peningkatan kadar vitamin D terutama pada masa anak-anak dan remaja, tetapi tidak pada usia dewasa tua serta pada anak-anak dengan kelahiran prematur. Kata Kunci: Studi Literatur, Kadar Vitamin D, Miopia
PENGGUNAAN MEDIA AJAR DALAM STATISTIK KEDOKTERAN Ima Maria; Armaidi Darmawan; Erny Kusdiyah; Wahyu Indah Dewi Aurora; Nuriyah Nuriyah
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.664 KB)

Abstract

ABSTRACT Introduction: Statistics have an important role in the world of education, one of which is in the field of medicine. Medical students in the final stages who are undergoing thesis often experience difficulties in data processing. The purpose of this study was to determine the relationship between statistical learning videos and students' statistical abilities. Methods: This study was conducted on 140 students who were divided into a control group and an intervention group. Both groups received modules and lectures. Only the intervention group received the learning video. The data was taken from the students' pretest and posttest scores, which were then processed using IBM SPSS version 25. Results and Conclusions: The results of data processing showed that the score in the intervention group was higher than the control group, however the Mann-Whitney test showed that there was no relationship between learning videos and students' statistical scores. Keywords: Teaching Media, Medical Statistics ABSTRAK Pendahuluan: Statistik memiliki peranan yang penting dalam dunia pendidikan, salah satunya di bidang kedokteran. Mahasiswa kedokteran di tahap akhir yang sedang menjalani skripsi sering kali mengalami kesukaran dalam pengolahan data. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara video pembelajaran statistik terhadap kemampuan statistik mahasiswa. Metode: Penelitian ini dilakukan pada 140 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Kedua kelompok tersebut mendapatkan modul dan perkuliahan. Hanya kelompok intervensi yang mendapatkan video pembelajaran. Data diambil dari nilai pretest dan posttest mahasiswa, yang kemudian diolah menggunakan IBM SPSS versi 25. Hasil dan Kesimpulan: Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai pada kelompok intervensi lebih tinggi daripada kelompok kontrol, namun demikian uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara video pembelajaran dengan nilai statistik mahasiswa. Keywords: Media Ajar, Statistik Kedokteran